Mungkin beberapa waktu lalu kamu sudah sering terpapar soal informasi pemusnahan ikan sapu sapu (Hypostomus plecostomus) yang ada di sungai-sungai di berbagai daerah, seperti Jakarta. Padahal, sebelumnya ikan sapu-sapu dikenal sebagai ikan yang mampu untuk membersihkan akuarium.
Seperti yang dilansir dari Petco, hal ini karena ikan sapu-sapu terkenal mampu memakan alga atau lumut, serta sisa-sisa makanan dan berbagai bahan organik lainnya. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, populasi ikan sapu sapu di perairan tawar dan sungai di Indonesia semakin meningkat bahkan mulai mengkhawatirkan.
Tak hanya berdampak pada lingkungan, ikan sapu sapu juga berpotensi membahayakan kesehatan kita kalau digunakan untuk bahan membuat makanan. Misalnya seperti siomay yang kerap diberitakan.
Lalu, apa saja dampak negatif ikan sapu sapu baik untuk ekosistem perairan atau kesehatan manusia? Simak penjelasan berikut ini.