5 Cara Bekerja Efektif dengan Tipe Orang Dominan

Budi Rahmah Panjaitan | Beautynesia
Selasa, 01 Sep 2026 19:00 WIB
Jangan Terlalu Memasukkan Sikapnya ke Hati
Gaya bicara yang tegas dan blak-blakan tidak selalu berarti marah atau tidak menyukai kita. Pahami gaya komunikasinya tanpa langsung mengambilnya secara personal/ Foto: Magnific.com/Tirachardz

Ada banyak hal yang sering berada di luar kendali kita. Salah satunya adalah dengan tipe orang seperti apa kita akan bekerja. Sangat mungkin kita akan bertemu dengan orang yang tegas, percaya diri, cepat mengambil keputusan, dan sangat fokus pada target. Tipe seperti ini biasanya disebut kepribadian dominan.

Mereka bisa menjadi penggerak yang baik dalam tim, tetapi gaya komunikasi yang terlalu langsung terkadang membuat rekan kerja merasa kurang nyaman. Lalu, bagaimana cara bekerja efektif dengan mereka?

1. Fokus pada Hasil, Bukan Proses

Saat bekerja dengan orang dominan, sampaikan target, manfaat, dan hasil yang ingin dicapai secara jelas agar komunikasi lebih efektif/ Foto: Magnific.com/Tirachardz
Saat bekerja dengan orang dominan, sampaikan target, manfaat, dan hasil yang ingin dicapai secara jelas agar komunikasi lebih efektif/ Foto: Magnific.com/Tirachardz

Tipe dominan biasanya lebih tertarik pada hasil yang ingin dicapai daripada prosesnya. Ini bukan berarti mengesampingkan proses, melainkan target yang jelas. Jadi, saat menyampaikan ide atau pekerjaan, langsung jelaskan tujuan, manfaat, dan hasil yang diharapkan. Hindari penjelasan yang terlalu panjang atau berputar-putar. Dengan begitu, mereka bisa lebih cepat memahami situasi dan menentukan langkah yang perlu dilakukan.

2. Langsung ke Inti Pembicaraan

Orang dominan cenderung menghargai efisiensi, sehingga sampaikan masalah, ide, atau keputusan secara singkat, jelas, dan konkret/ Foto: Magnific.com/Tirachardz

Orang dominan umumnya menghargai waktu dan efisiensi. Saat berdiskusi, rapat, atau mengirim pesan, sebaiknya langsung sampaikan masalah, ide, atau keputusan yang dibutuhkan. Mengutip dari Psychology Today, tipe dominan cenderung berorientasi pada tugas sehingga komunikasi yang jelas, singkat, dan konkret akan lebih mudah diterima. Jadi, tidak perlu terlalu banyak basa-basi sebelum masuk ke pokok pembicaraan.

2. Berikan Ruang untuk Mengambil Keputusan

Setelah menetapkan target dan tanggung jawab, berikan ruang bagi mereka untuk menentukan cara terbaik dalam menyelesaikan pekerjaan/ Foto: Magnific.com/Tirachardz

Tipe dominan biasanya senang memiliki kebebasan dan kendali atas pekerjaannya. Setelah menjelaskan target dan tanggung jawab, beri mereka ruang untuk menentukan cara terbaik dalam menyelesaikan pekerjaan. Terlalu banyak mengatur setiap langkah justru bisa membuat mereka merasa dibatasi. Sebaliknya, kepercayaan dan batas tanggung jawab yang jelas dapat membuat mereka lebih leluasa bekerja sekaligus bertanggung jawab atas hasilnya.

Sampaikan Kritik dengan Cara yang Tepat

Alih-alih menyerang pribadi, jelaskan dampak perilaku dan tawarkan solusi agar kritik dapat diterima sebagai masukan yang membangun/ Foto: Magnific.com/Katemangistar

Memberikan masukan kepada orang dominan membutuhkan cara yang tepat. Daripada hanya mengatakan bahwa perilakunya kurang baik, jelaskan dampaknya terhadap pekerjaan dan hasil yang ingin dicapai. Misalnya, jika cara komunikasinya terlalu keras, jelaskan bahwa komunikasi yang lebih baik dapat membuat anggota tim merasa nyaman dan membantu pekerjaan berjalan lebih efektif. Dengan cara ini, kritik terasa seperti solusi, bukan sekadar teguran.

Jangan Terlalu Memasukkan Sikapnya ke Hati

Gaya bicara yang tegas dan blak-blakan tidak selalu berarti marah atau tidak menyukai kita. Pahami gaya komunikasinya tanpa langsung mengambilnya secara personal/ Foto: Magnific.com/Tirachardz

Orang dominan terkadang berbicara singkat, tegas, atau terdengar blak-blakan. Namun, jangan langsung menganggapnya sebagai tanda bahwa mereka marah atau tidak menyukai kita. Gaya komunikasi yang singkat atau tegas dapat menjadi bagian dari pola perilaku mereka dan tidak selalu mencerminkan penilaian terhadap orang lain. Jadi, cobalah memahami gaya komunikasinya tanpa mengambil semuanya secara personal.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(dmh/dmh)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.