5 Cara Cerdas Menanggapi Teman yang Suka Mengajak Bergosip

Hanny A | Beautynesia
Kamis, 15 Jan 2026 10:00 WIB
5. Ubah Topik Utama
Ilustrasi membawa topik baru / Foto: pexels.com/Alena Darmel

Diam dan tak ikut menanggapi gosip bisa jadi salah satu tanda kalau kamu adalah tipikal orang yang tak suka bergosip. Gosip, menurut KBBI, adalah obrolan tentang orang lain atau cerita negatif tentang seseorang.

Bagi siapapun yang menginginkan ketenangan hidup, gosip adalah salah satu hal yang paling perlu dihindari. Salah satu kutipan terkenal dari Eleanor Roosevelt adalah:

"Orang hebat berbicara tentang ide, orang biasa berbicara tentang hal-hal, sementara orang kecil berbicara tentang orang lain."

Orang cerdas cenderung tidak tertarik untuk terlibat dalam lingkar pergosipan. Sayangnya, diam atau pasif menanggapi gosip akan membuatmu terjebak dalam aktivitas tersebut.

Untuk Beauties, yang ingin menghindarinya, ini dia cara cerdas menghindari gosip tanpa terlihat canggung atau menyinggung. Simak!

1. Sadari Gosip Hanya akan Membuat Pikiranmu Penuh

Ilustrasi pikiran penuh / Foto: pexels.com/Karola G

Tidak sedikit yang menilai bahwa menggosip adalah salah satu cara pelarian yang terasa nyaman. Itu karena menggosip dapat memicu dopamin di otak dan memberikan perasaan lebih tahu serta lebih dekat dengan orang lain.

Tapi sadarilah, informasi yang kamu dapatkan dari gosip besar kemungkinannya sudah bercampur dengan asumsi si pembawa gosip. Ini artinya, informasi tersebut rawan tidak akurat dan mengaburkan fakta sebenarnya.

Kamu tentunya tidak ingin memenuhi isi kepala dengan informasi yang simpang siur seperti itu, bukan? Kesadaran ini bisa mempertebal tekadmu untuk keluar dari aktivitas tersebut.

2. Tanyakan Apakah Sudah Bicara Langsung

Ilustrasi tanya jawab / Foto: pexels.com/Greta Hoffman

Cara ini berpotensi menghentikan gosip secara tak langsung. Saat seseorang menceritakan keburukan orang lain dan menanyakan pendapatmu, kamu bisa mengajukan pertanyaan: "Apakah kamu sudah bicara langsung dengan orangnya?"

Jika jawabannya "belum", kamu bisa menyarankan mereka untuk langsung bicara dengan pihak yang sedang dibicarakan. Bisa saja ada kesalahpahaman yang perlu diluruskan.

3. Alihkan Jadi Empati atau Apresiasi Positif

Ilustrasi mengobrol / Foto: pexels.com/RDNE Stock project

Jika cara sebelumnya belum efektif membuatmu keluar dari lingkaran gosip, respon pertanyaan dengan tenang, penuh empati, atau fokus pada hal yang bisa diapresiasi. Hindari jawaban yang menambah bara gosip. Sebaliknya arahkan ke respons yang meredamnya.

Misalnya, saat ada yang berujar, “Tahu nggak, dia sampai harus lima kali ujian tapi gagal terus!”, kamu bisa menjawab, “Dia tipe pribadi yang pantang menyerah rupanya. Semoga di ujian berikutnya dia berhasil lolos”.

4. Ajak Berpikir Tentang Alasan di Baliknya

Ilustrasi diskusi / Foto: pexels.com/Pavel Danilyuk

Belokkan fokus gosip dengan mempertanyakan alasan di balik suatu perilaku. Cara ini bisa disebut dengan metode Sokrates. Mengutip dari Positive Psychology, teknik Sokrates bertujuan untuk menantang cara berpikir yang tidak rasional, tidak logis, atau negatif. Dengan kata lain, teknik ini mengubah asumsi negatif menjadi diskusi yang lebih bijak.

Contoh gosip: "Dia selalu datang terlambat, kayaknya emang nggak respek sama orang lain."

Contoh tanggapan: "Menurutmu kenapa ya seseorang bisa sering terlambat? Apa mungkin ada kendala transportasi atau tanggung jawab lain?"

Dengan begitu, gosip berubah jadi diskusi menarik tanpa kamu terlihat menghakimi atau membela siapa pun.

5. Ubah Topik Utama

Ilustrasi membawa topik baru / Foto: pexels.com/Alena Darmel

Alihkan pembicaraan secara alami. Bisa dengan membahas jadwal sehari-hari, bertanya progres kerja, minta solusi atas masalah yang sedang dihadapi, atau lempar candaan lucu agar fokus obrolan teralihkan. Beberapa cara yang bisa dicoba antara lain:

  • "Eh, ngomong-ngomong, kalian udah planning akhir pekan ini belum?"
  • "Btw, gimana nih proyekmu yang kemarin? Dengar-dengar sukses besar ya?"
  • "Guys, aku butuh saran nih. Ada rekomendasi tempat makan enak nggak?"

Kunci dari teknik ini adalah melakukannya dengan natural, seolah kamu memang teringat hal lain yang ingin dibicarakan.

Sejatinya, keluar dari lingkaran gosip bukan berarti kamu tidak ingin bersosialisasi. Justru ini menunjukkan kedewasaanmu dalam memilih untuk tidak terlibat dalam drama yang tidak perlu. Setuju gak, Beauties?

____

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk gabung ke komunitas pembaca Beautynesia B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(ria/ria)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE