5 Cara Elegan Menolak Tanpa Menyakiti Perasaan Orang Lain

Tria Oktyana | Beautynesia
Sabtu, 28 Feb 2026 18:00 WIB
Tawarkan Alternatif Jika Memungkinkan
Tak bisa memenuhi permintaan? Berikan alternatif yang menunjukkan kepedulian agar hubungan tetap terjaga dengan baik/Foto: Freepik/freepik

Beauties, pernahkah kamu merasa tidak enak saat menolak permintaan orang lain? Rasanya serba salahkan? Menolak memang bukan perkara yang mudah. Terkadang ada rasa takut akan dianggap tidak peduli atau bukan teman yang baik. Terlebih lagi jika yang meminta adalah teman dekat atau keluarga sendiri.

Tidak semua permintaan harus kita terima atau setujui lho, Beauties. Ada kalanya kita perlu menolak demi menjaga waktu, energi, dan juga kesehatan mental. Mengatakan “tidak” bukan berarti egois, tetapi juga dapat menjadi bentuk kejujuran pada diri sendiri. Namun, perlu diperhatikan bagaimana untuk menyampaikan penolakan ini agar tetap menghargai perasaan orang lain nih.

Nah, berikut ini lima cara elegan untuk menolak permintaan tanpa menyinggung perasaan. Jangan lupa dicatat ya, Beauties!

Mulai dengan Apresiasi yang Tulus

Menolak bukan berarti menutup diri. Pelajari cara membuka penolakan dengan apresiasi tulus agar orang lain tetap merasa dihargai dan dihormati/Foto: Freepik/freepik

Bayangkan seorang teman mengajak untuk bergabung dalam proyek tambahan, padahal kamu sedang kewalahan. Sebelum kamu langsung mengatakan tidak, cobalah untuk memulai dengan mengapresiasi kepercayaannya. Misalnya, “Terima kasih sudah memikirkan aku untuk hal ini. Aku senang kamu percaya.”

Kalimat pembuka seperti ini menunjukkan bahwa kamu menghargai niat dan usaha mereka. Penolakan pun terasa lebih halus karena didahului dengan pengakuan yang positif. Orang yang mendengar akan merasa dihargai dan bukan ditolak mentah-mentah.

Sampaikan Alasan dengan Jujur dan Singkat

Temukan cara menyampaikan alasan penolakan secara jujur, jelas, dan tidak berlebihan agar tetap terlihat dewasa dan profesional/Foto: Freepik/prostooleh

Beauties, kamu tidak harus memberikan penjelasan panjang yang justru terdengar seperti pembelaan diri. Jelaskan alasan penolakan secara singkat dan masuk akal, seperti, “Saat ini jadwalku sudah penuh,” atau “Aku sedang fokus pada prioritas lain.”

Alasan yang sederhana namun jelas akan lebih mudah diterima. Hindari alasan yang dibuat-buat karena itu bisa merusak kepercayaan jika suatu hari terbongkar. Ingat bahwa kejujuran adalah kunci. 

Gunakan Nada yang Lembut dan Bahasa yang Positif

Pilihan kata dan nada sangat menentukan. Ketahui bagaimana bahasa yang positif dapat membuat penolakan terasa lebih halus dan empatik/Foto: Freepik/freepik

Hal yang paling penting dalam menolak permintaan orang lain adalah cara penyampaiannya. Kalimat seperti, “Maaf, kali ini aku belum bisa membantu,” terdengar jauh lebih hangat dibandingkan, “Aku tidak bisa.” Nada suara, ekspresi wajah, atau bahkan pilihan kata dalam pesan tertulis bisa memengaruhi bagaimana penolakan diterima, Beauties. Jadi, penting banget menggunakan bahasa yang positif dan mengekspresikan empati untuk menyampaikan alasan penolakan.

Tawarkan Alternatif Jika Memungkinkan

Tak bisa memenuhi permintaan? Berikan alternatif yang menunjukkan kepedulian agar hubungan tetap terjaga dengan baik/Foto: Freepik/freepik

Beauties, jika situasinya memungkinkan, kamu juga bisa menawarkan alternatif sebagai bentuk respons atas permintaan tersebut. Misalnya, ketika seorang teman menawarkan dagangan, tetapi kamu memang tidak membutuhkan produk tersebut. Kamu bisa menyampaikan dengan halus bahwa meskipun belum bisa membeli, kamu bersedia membantu mempromosikannya pada rekan kerja atau keluarga.

Dengan menawarkan opsi lain, kamu tetap menunjukkan kepedulian meskipun tidak dapat memenuhi permintaan utama. Cara ini membuat penolakan terasa lebih sebagai penyesuaian situasi, bukan penolakan sepenuhnya. Hubungan pun tetap terjaga tanpa ada rasa tidak enak di kedua belah pihak, Beauties.

Tegas pada Batasan, Tanpa Rasa Bersalah

Belajar berkata tidak tanpa rasa bersalah. Pahami pentingnya menjaga batasan pribadi demi hubungan yang sehat dan saling menghargai/Foto: Freepik/freepik

Sering kali yang membuat kita sulit menolak adalah rasa bersalah. Padahal, setiap orang berhak memiliki batasan. Jika kamu sudah memutuskan untuk berkata tidak, sampaikan dengan tegas namun tetap sopan. Tidak perlu berulang kali meminta maaf atau terkesan ragu.

Ketegasan justru membuat orang lain lebih mudah memahami posisi kita. Ketika kamu konsisten menjaga batasan, orang lain pun akan belajar menghormatinya lho, Beauties.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

 

(dmh/dmh)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE