5 Cara Jadi Pendengar yang Lebih Baik, Biar Orang Makin Nyaman Cerita ke Kamu

Dewi Maharani Astutik | Beautynesia
Sabtu, 06 Jun 2026 12:30 WIB
Atur Ritme Percakapan
Kemampuan mendengarkan tidak hanya terlihat dari seberapa sering seseorang diam saat orang lain berbicara/Foto: Freepik

Sering kali, seseorang bercerita bukan untuk mencari jalan keluar, melainkan hanya ingin didengar dan divalidasi perasaannya. Kemampuan mendengarkan dengan penuh perhatian inilah yang tanpa disadari mampu menciptakan ikatan emosional yang lebih erat sekaligus memberikan rasa nyaman dalam sebuah hubungan atau komunikasi interpersonal.

Namun, menjadi pendengar yang baik tentu bukan sekadar diam dan menanti giliran berbicara, melainkan tentang bagaimana kita membuka hati untuk memahami sudut pandang lawan bicara dengan tulus. Yuk, mulai asah kepekaan kita dengan cara jadi pendengar yang baik seperti yang diulas dalam Indeed berikut ini!

Fokus Penuh saat Orang Lain Berbicara

Kemampuan mendengarkan tidak hanya soal diam saat orang lain berbicara, tetapi juga memberi perhatian penuh tanpa terdistraksi hal lain. Kebiasaan kecil seperti memainkan ponsel atau membuka email bisa membuat percakapan terasa kurang bermakna. Karena itu, fokus penuh menjadi bagian penting dalam membangun komunikasi yang lebih nyaman dan efektif.
Kemampuan mendengarkan tidak hanya soal diam saat orang lain berbicara, tetapi juga memberi perhatian penuh tanpa terdistraksi hal lain/Foto: Freepik

Gangguan kecil sering kali membuat seseorang sulit untuk benar-benar fokus saat mendengarkan orang lain berbicara. Oleh karena itu, penting untuk memberikan perhatian penuh kepada pembicara jika ingin menjadi pendengar yang baik.

Kamu bisa memulainya dengan membisukan ponsel, mematikan komputer, dan menghindari kebiasaan multitasking, seperti mengecek email atau mengerjakan hal lain di waktu yang sama. Dengan perhatian yang tidak terbagi, kamu akan lebih mudah memahami apa yang sebenarnya ingin disampaikan oleh lawan bicara. Selain itu, mengatur waktu dengan baik juga penting agar kamu bisa mendengarkan tanpa banyak distraksi.

Tunjukkan Perhatian Lewat Bahasa Tubuh

Cara jadi pendengar yang baik bisa dimulai dari bahasa tubuh yang sederhana tetapi tepat/Foto: Freepik/rawpixel.com

Memberikan isyarat nonverbal yang tepat kepada pembicara dapat membantu mereka merasa lebih tenang dan nyaman saat kamu mendengarkan. Komunikasi nonverbal memungkinkanmu menunjukkan perhatian dan dukungan tanpa harus memotong pembicaraan.

Hal ini dapat dilakukan dengan menjaga kontak mata yang cukup, duduk dengan postur tegak, dan tersenyum pada situasi yang sesuai. Komunikasi nonverbal yang baik saat mendengarkan juga dapat membuat pembicara merasa lebih nyaman dan lebih terbuka dalam menyampaikan ide atau pendapat mereka.

Atur Ritme Percakapan

Kemampuan mendengarkan tidak hanya terlihat dari seberapa sering seseorang diam saat orang lain berbicara/Foto: Freepik

Menjadi pendengar yang baik bukan hanya soal mendengar, tetapi juga memberi ruang agar percakapan mengalir dengan nyaman. Oleh karena itu, penting untuk mengatur ritme percakapan dengan memahami tujuan lawan bicara serta memperhatikan bahasa tubuh atau isyarat nonverbal mereka sebelum merespons.

Jangan terburu-buru mengisi jeda atau memotong pembicaraan. Biarkan mereka menyelesaikan pikirannya terlebih dahulu, lalu berikan tanggapan yang sesuai. Selain menunjukkan perhatian, cara ini juga membantumu memahami pesan yang disampaikan dengan lebih baik sebelum menjawabnya.

Ajukan Pertanyaan yang Benar-Benar Bermakna

Cara jadi pendengar yang baik dimulai dari kemampuan mengajukan pertanyaan yang benar-benar relevan dan bermakna/Foto: Freepik

Saat mulai membangun percakapan yang lebih dalam, penting untuk mengajukan pertanyaan yang bermakna dan menunjukkan ketertarikan tulus pada apa yang disampaikan lawan bicara. Pertanyaan yang tepat tidak hanya membantu memperjelas bagian yang masih membingungkan, tetapi juga memberi ruang bagi kedua belah pihak untuk memahami pembicaraan dengan lebih baik.

Selain itu, pertanyaan semacam ini dapat membantu lawan bicara mengingat hal lain yang ingin mereka ungkapkan. Pertanyaan juga bisa membantu membuka topik baru yang menarik untuk didiskusikan lebih lanjut.

Ingat dan Kaitkan dengan Hal yang Pernah Lawan Bicara Ceritakan

Cara jadi pendengar yang baik bisa dimulai dengan mengingat kembali poin penting yang pernah disampaikan lawan bicara/Foto: Freepik

Mengingat kembali informasi yang sudah disampaikan lawan bicara dan merangkum poin-poin utama dalam respons dapat membuat kemampuan mendengarkan menjadi lebih efektif. Cara ini menunjukkan bahwa kamu benar-benar memperhatikan dan memahami apa yang mereka sampaikan, bukan sekadar mendengar lalu langsung menanggapi.

Selain membantu percakapan terasa lebih nyaman dan terarah, kebiasaan ini juga memberi kesempatan bagi lawan bicara untuk meluruskan jika ada bagian yang kurang tepat dipahami. Dengan begitu, komunikasi menjadi lebih jelas, minim salah paham, dan membuat lawan bicara merasa dihargai karena pendapat serta perasaannya benar-benar diperhatikan.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.