5 Cara Memulai Hobi Membaca untuk Pemula

Nina T | Beautynesia
Jumat, 13 Mar 2026 19:00 WIB
2. Pilih Buku yang Sesuai dengan Minatmu
Memilih buku sesuai dengan minat/ Foto: pexels.com/Thang Nguyen

Membaca buku adalah salah satu kebiasaan yang paling sering masuk dalam daftar resolusi, namun jarang benar-benar terwujud. Padahal, membangun hobi membaca tidak membutuhkan kondisi yang sempurna, hanya butuh pendekatan yang tepat.

Melansir dari laman Mind Joggle, membaca bukan sekadar aktivitas yang perlu dilakukan dalam satu sesi panjang agar terasa bermakna. Membaca beberapa halaman sehari pun sudah cukup untuk mulai membangun fondasi kebiasaan yang kuat. Simak 5 cara memulai hobi membaca yang bisa kamu coba berikut ini, Beauties!

1. Luangkan Waktu Khusus untuk Membaca

Langkah pertama yang paling penting adalah memutuskan untuk membuat waktu membaca, bukan sekadar menunggu waktu luang yang tepat. Jika kamu masih meluangkan waktu untuk scrolling media sosial atau menonton televisi, maka kamu sebenarnya sudah punya waktu untuk membaca, hanya tinggal soal prioritas.

Waktu sebelum tidur adalah pilihan yang populer dan efektif bagi banyak orang, Beauties. Suasana yang tenang tanpa gangguan membuat otak lebih mudah fokus pada buku, dan kebiasaan ini secara bertahap akan menjadi rutinitas yang kamu nantikan setiap malam. Oleh karena itu, mulailah dengan target yang realistis. Bahkan, hanya sepuluh menit per hari sudah merupakan awal yang baik.

2. Pilih Buku yang Sesuai dengan Minatmu

Memilih buku sesuai dengan minat

Memilih buku sesuai dengan minat/ Foto: pexels.com/Thang Nguyen

Salah satu alasan terbesar orang berhenti membaca adalah karena memaksakan diri membaca buku yang nggak benar-benar mereka nikmati. Kunci untuk jatuh cinta pada membaca adalah mengikuti minat yang sudah ada, bukan membaca berdasarkan apa yang sedang populer atau apa yang dianggap "seharusnya" dibaca.

Coba perhatikan konten apa yang paling sering kamu konsumsi secara online, atau film dan serial apa yang paling kamu sukai, Beauties. Dari sana, kamu bisa mulai mencari buku dalam genre atau topik yang serupa. Namun jika di tengah jalan kamu merasa tidak menikmatinya, jangan ragu untuk berhenti dan beralih ke buku lain. Tidak ada yang menghakimimu karena tidak menyelesaikan sebuah buku.

3. Selalu Bawa Buku ke Mana Saja

Salah satu kunci agar kebiasaan membaca cepat terbentuk adalah memastikan buku selalu tersedia saat ada jeda waktu. E-book di smartphone adalah solusi praktis yang memungkinkan kamu membaca kapan saja, saat mengantre, menunggu transportasi, atau di sela-sela jam istirahat kerja.

Momen-momen kecil seperti ini, jika dimanfaatkan secara konsisten, bisa menjadi waktu membaca yang sangat berarti, Beauties. Lima menit di sini dan sepuluh menit di sana akan terakumulasi menjadi puluhan halaman dalam sehari tanpa kamu sadari. Oleh karena itu, mengunduh aplikasi perpustakaan digital di ponselmu adalah investasi kecil dengan dampak yang besar.

4. Jangan Terpaku pada Target Jumlah Buku

Jangan terpaku pada target jumlah buku.

Jangan terpaku pada target jumlah buku./ Foto: Pexels.com/Agung Pandit Wiguna

Banyak orang yang baru memulai hobi membaca langsung membebani diri dengan target jumlah buku yang harus diselesaikan. Melansir dari laman Mind Joggle, beberapa penelitian menunjukkan bahwa melacak aktivitas hiburan secara berlebihan justru bisa membuatnya terasa seperti pekerjaan, sehingga mengurangi kesenangan yang seharusnya dirasakan.

Tidak semua buku memiliki tebal yang sama dan tidak semua pembaca memiliki kecepatan yang sama, Beauties. Fokus pada pengalaman membacanya, bukan angkanya. Ketika kamu membaca karena menikmatinya, bukan karena mengejar target, kebiasaan itu akan jauh lebih mudah dipertahankan dalam jangka panjang.

5. Coba Audiobook sebagai Alternatif

Audiobook adalah pilihan yang sering diabaikan, padahal bisa menjadi pintu masuk yang sangat efektif bagi pemula. Audiobook sangat cocok didengarkan saat melakukan aktivitas ringan seperti berolahraga, berkendara sendirian, membereskan rumah, atau momen-momen yang biasanya terbuang begitu saja lainnya.

Mendengarkan audiobook tetap dihitung sebagai membaca, Beauties. Kamu mungkin akan menemukan bahwa selera dalam memilih konten audio sedikit berbeda dari selera membaca. Misalnya, lebih memilih buku yang lebih ringan atau memoar untuk didengarkan. Namun yang terpenting, audiobook membuka lebih banyak kesempatan untuk mengonsumsi buku tanpa harus selalu duduk diam dengan buku di tangan.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI! 

(dmh/dmh)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE