5 Cara Memutus Rantai Masalah Sandwich Generation

YULITA PURNAMASARI | Beautynesia
Rabu, 27 Mar 2024 20:00 WIB
3. Manfaatkan Bantuan Sumber Daya dari Luar
Manfaatkan bantuan sumber daya dari luar/Foto: Freepik/Stockking

Sandwich generation merupakan sebutan bagi seseorang yang diapit oleh keadaan karena harus membiayai diri sendiri dan orang tua atau anggota keluarga lainnya. Apakah Beauties, salah satu di antaranya yang mengalami keadaan ini?

Memiliki tanggung jawab ganda bisa jadi melelahkan. Tak jarang para korban sandwich generation dihadapkan pada situasi yang tidak mudah berkaitan dengan persoalan keuangan bahkan psikologi.

Tapi jangan khawatir, ada lima cara untuk memutus rantai masalah sandwich generation yang sering kali membuatmu terhimpit ini. Yuk simak!

1. Menyadari Kondisi Keluarga

Menyadari kondisi keluarga/Foto: Freepik/Freepik

Langkah awal penting dalam memecahkan masalah generasi sandwich adalah mulai menyadari bahwa kondisi keluarga yang mungkin sedikit berbeda dengan orang lain. Dengan menyadari kondisi keluarga secara mendalam, kamu dapat mengidentifikasi batasan yang akan kamu berikan untuk membantu keuangan keluarga.

Berawal dari memahami dinamika keluarga dengan baik, kamu dapat lebih mudah dalam menghadapi tantangan yang muncul. Selain itu, kesadaran tentang kondisi keluarga juga membantu membangun rasa empati antaranggota keluarga yang menjadi dasar untuk bekerja sama mencari solusi dalam menghadapi masalah generasi sandwich.

2. Berdiskusi dengan Keluarga

Berdiskusi dengan keluarga/Foto: Freepik/Freepik

Jangan merasa bahwa kamu harus menanggung semua beban sendiri. Berbicara terbuka dengan anggota keluarga lainnya juga merupakan kunci untuk mengatasi tantangan generasi sandwich.

Dengan berdiskusi, kamu dapat saling memahami kebutuhan dan harapan masing-masing serta mencari solusi bersama.

3. Manfaatkan Bantuan Sumber Daya dari Luar

Manfaatkan bantuan sumber daya dari luar/Foto: Freepik/Stockking

Jangan ragu untuk meminta bantuan jika merasa terlalu terbebani oleh tanggung jawab merawat orangtua sekaligus memenuhi kebutuhan hidupmu sendiri. Bantuan bisa datang dari anggota keluarga lain, teman dekat, atau bahkan professional, seperti perawat atau penasehat keuangan.

Kamu bisa memanfaatkan sumber daya luar, seperti layanan perawatan kesehatan, pusat hari tua, atau bantuan profesional jika diperlukan. Menggunakan bantuan dari luar dapat membantu mengurangi beban kamu dan memberikan perawatan yang lebih baik untuk seluruh anggota keluarga.

4. Membuat Batasan yang Jelas

Membuat batasan yang jelas/Foto: Freepik/Freepik

Penting untuk menetapkan batasan yang jelas dalam menjalani peran sebagai anggota generasi sandwich. Jangan lupakan diri sendiri dalam proses merawat keluarga.

Pastikan untuk menyisihkan waktu untuk istirahat, relaksasi, dan melakukan hal-hal yang kamu sukai. Jadwalkan waktu untuk diri sendiri secara teratur agar fisik dab mental kamu tetap sehat dan bahagia dalam menghadapi tantangan menjadi generasi sandwich.

5. Tetap Fleksibel dan Terbuka terhadap Perubahan

Tetap fleksibel dan terbuka terhadap perubahan/Foto: Freepik/Artursafronovvvv

Tantangan generasi sandwich sering kali berubah seiring waktu. Jadi, penting untuk tetap fleksibel dan terbuka terhadap perubahan. Selalu bersiaplah untuk menyesuaikan rencana dan langkah yang akan kamu ambil sesuai dengan kebutuhan keluarga dan perkembangan situasi.

Mengatasi tantangan generasi sandwich memang tidak mudah, tetapi dengan komunikasi yang terbuka hingga fleksibilitas, kamu dapat memutus rantai masalah dan menjaga keseimbangan dalam keluarga. Ingatlah bahwa kamu tidak sendirian dalam perjalanan ini. Dirimu juga pantas mendapatkan dukungan dan perhatian yang selayaknya kamu butuhkan! 

***

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk gabung ke komunitas pembaca Beautynesia B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI! 

(ria/ria)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.