5 Cara Mendeteksi Orang yang Berbohong Menurut Psikologi dan Detektif
Beauties, tentu tidak ada seorang pun yang suka saat dirinya dibohongi, bukan? Sayangnya, kita tidak bisa mengatur tentang bagaimana orang lain harus bersikap.
Orang bisa saja berbohong pada siapa pun, baik teman, pasangan, keluarga, bahkan orang asing. Alasan seseorang berbohong pun bervariasi, mulai dari takut dihakimi, ingin menjaga citra diri, hingga demi mendapatkan keuntungan tertentu.
Oleh karena itu, tidak ada salahnya untukmu belajar mengenali tanda orang yang suka berbohong demi terhindar dari kerugian mental maupun material. Melansir YourTango, berikut beberapa cara mendeteksi orang yang berbohong menurut psikologi dan detektif. Apa saja itu? Simak!
1. Tampil Gugup
Ilustrasi gugup/Foto: Magnific.com/stoccking
Beauties, perhatikan cara seseorang menampilkan dirinya. Orang yang sedang berbohong biasanya akan terlihat gugup dan tampak kurang percaya diri saat berbicara di depan banyak orang.
Bahasa tubuh tersebut menandakan bahwa mereka sedang menanggung beban kognitif dan rasa takut ketahuan. Akhirnya, stres alami dalam tubuh mereka memicu gerak tubuh yang gugup.
2. Menghindari Kontak Mata
Ilustrasi menghindari kontak mata/Foto: Magnific.com
Kontak mata memiliki peran penting saat mengobrol. Orang yang mempertahankan kontak mata berarti telah membangun rasa percaya, menunjukkan rasa hormat, dan menciptakan hubungan yang kuat.
Sebaliknya, orang yang menghindari kontak mata bisa menunjukkan ciri orang berbohong. Menghindari kontak mata tersebut merupakan tanda kegelisahan. Sebuah studi tahun 2023 menjelaskan bahwa perilaku dan isyarat tertentu, seperti menghindari kontak mata adalah upaya seseorang untuk berbohong.
Selain itu, penelitian dalam The Consciousness and Cognition Journal mengatakan bahwa ketika seseorang tidak jujur, mereka akan sulit mempertahankan kontak mata. Orang yang berbohong cenderung akan lebih sering berkedip dan melirik ke sekitar.
3. Mengalihkan Topik Pembicaraan
Ilustrasi mengalihkan topik pembicaraan/Foto: Magnific.com
Cara mendeteksi orang yang berbohong selanjutnya adalah saat mereka suka mengalihkan topik pembicaraan. Mereka akan menghindari suatu topik tertentu karena takut rahasianya terbongkar.
Selain takut ketahuan, beberapa orang juga mengalihkan atau menghindari suatu topik karena tidak ingin memicu perdebatan. Akhirnya, mereka menghindari topik tersebut sebelum dibahas lebih jauh.
4. Suka Melebih-lebihkan Cerita
Ilustrasi sedang cerita/Foto: Magnific.com
Orang yang tidak jujur sering kali melebih-lebihkan cerita. Mereka akan memoles ceritanya menjadi terdengar lebih hebat dan memikat orang lain, terlebih jika itu berkaitan soal prestasi, bakat, dan latar belakang.
Padahal orang yang suka melebih-lebihkan cerita bisa menunjukkan bahwa mereka tidak jujur.
5. Marah-Marah Tidak Jelas
Ilustrasi marah/Foto: Magnific.com/wayhomestudio
Terakhir, cara mengenali orang suka berbohong adalah mereka suka marah-marah tidak jelas. Kemarahan itu adalah cara mereka melindungi diri saat merasa terancam.
Penelitian membuktikan bahwa marah salah sasaran memang sering berkaitan dengan kebohongan. Bahkan, orang yang sedang emosi atau marah cenderung lebih mudah berbohong. Sebab, saat marah, empati seseorang menurun sehingga mereka tidak peduli lagi pada dampak buruk dari kebohongan yang mereka buat.
Beauties, itu dia beberapa cara mendeteksi orang yang berbohong menurut ilmu psikologi dan detektif. Bagaimana, kamu pernah menemukannya?
***
Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!