5 Cara Mengatasi Perasaan Dikucilkan dan Diabaikan

Rei K | Beautynesia
Rabu, 25 Feb 2026 16:00 WIB
4. Lakukan Aktivitas Perawatan Diri yang Menyenangkan
Lakukan aktivitas perawatan diri yang menyenangkan/ Foto: freepik.com

Merasa dikucilkan atau  diabaikan  adalah pengalaman yang sangat menyakitkan bagi siapa pun. Hal ini wajar karena perasaan diterima dan memiliki rasa kebersamaan merupakan kebutuhan dasar manusia yang sangat penting bagi kesejahteraan mental kita, Beauties.

Menurut terapis Blake Blankenbecler, situasi saat kita tidak diundang atau merasa diabaikan dapat memicu emosi kuat seperti kemarahan atau kesepian. Namun, ada beberapa cara efektif untuk mengatasi perasaan tersebut agar kamu tidak larut dalam kesedihan. Simak detailnya berikut ini, yuk!

1. Tenangkan Diri Terlebih Dahulu

Tetap tenang dalam kondisi apa pun. Bersikap hati-hati dalam merespon dan mengontrol emosi akan menunjukkan kedewasaan diri.

Tenangkan diri terlebih dahulu/ Foto: pexels.com/MikhailNilov

Langkah awal yang paling penting adalah menenangkan diri. Meskipun kamu mungkin merasa marah atau kecewa, bereaksi secara impulsif justru bisa memicu konflik yang tidak perlu, terutama jika perasaan itu hanya didasarkan pada asumsi semata, Beauties.

Fokuslah untuk menenangkan pikiran agar kamu bisa melihat situasi dengan lebih jernih dan rasional. Kamu bisa mencoba berjalan-jalan, melakukan teknik pernapasan, atau memikirkan hal-hal yang membuatmu merasa aman.

Penting juga untuk tetap bersikap baik pada diri sendiri dan jangan ragu mencari dukungan dari orang terdekat atau profesional jika diperlukan.

2. Pahami Alasan Sebenarnya Kamu Merasa Kesal

Memberi waktu untuk pulih berarti mengizinkan diri merasakan sedih, kecewa, dan kehilangan tanpa menghakimi diri sendiri. Perasaan itu tidak salah, mereka hadir karena kamu pernah tulus mencintai.

Pahami alasan sebenarnya kamu merasa kesal/ Foto: pexels.com

Setelah tenang, cobalah telusuri mengapa perasaan tersebut muncul. Jika pemicunya adalah media sosial, kamu mungkin sedang mengalami rasa takut tertinggal momen atau sering disebut FOMO (Fear Of Missing Out).

Ingatlah bahwa media sosial sering kali hanya menampilkan momen-momen terbaik kehidupan seseorang, yang memberikan kesan seolah semua orang selalu bahagia kecuali dirimu. Cobalah untuk menyadari kenyataan dan melihat situasi dari perspektif yang lebih luas.

Tanyakan pada dirimu, apakah kamu benar-benar ingin hadir di acara tersebut atau hanya merasa kesal karena melihat orang lain bersenang-senang tanpa dirimu.

3. Tantang Pikiran Negatif di Kepalamu

Kenyataan hidup yang harus diterima adalah memahami bahwa ketidaksempurnaan merupakan bagian dari kehidupan. Kekurangan atau kegagalan bukan penyimpangan, tapi bagian dari perjalananmu yang membantu hidup lebih baju.

Tantang pikiran negatif di kepalamu/ Foto: freepik.com/freepik

Sering kali kita tidak tahu alasan sebenarnya mengapa kita tidak diajak, bisa saja itu hanya pertemuan mendadak yang tidak disengaja. Jangan langsung terjebak dalam pikiran ekstrem yang menyalahkan diri sendiri.

Pertanyakan apakah pikiran negatif tersebut benar adanya. Gunakan momen ini untuk lebih mengenal reaksimu dan bersikaplah lebih berempati pada diri sendiri, layaknya kamu sedang berbicara dengan seorang sahabat karib, Beauties.

4. Lakukan Aktivitas Perawatan Diri yang Menyenangkan

Tips self-care paling realistis dengan menurunkan standar / Foto: Freepik.com / Freepik

Lakukan aktivitas perawatan diri yang menyenangkan/ Foto: freepik.com

Menjaga kesehatan mental melalui perawatan diri atau self-care adalah kunci utama. Cobalah matikan media sosial sejenak, lakukan afirmasi positif untuk mencintai diri sendiri, membaca buku, atau melakukan hobi yang membuatmu merasa nyaman.

Selain itu, cobalah hal-hal baru untuk bertemu orang baru, seperti bergabung dengan komunitas atau klub yang sesuai dengan minatmu. Melakukan aktivitas yang bermanfaat secara rutin dapat membantu meningkatkan suasana hati dan rasa percaya diri lho, Beauties.

5. Perluas Lingkaran Pertemanan

Teman yang suportif tidak hanya hadir dalam momen menyenangkan, tetapi juga berani berkata jujur ketika diperlukan. Mereka menyampaikan kenyataan dengan pertimbangan matang dan niat yang baik. Teguran yang diberikan bukan untuk menjatuhkan, melainkan menjaga keseimbangan hidupmu.

Perluas lingkaran pertemanan/ Foto: freepik.com

Fokus pada hubungan pertemanan lainnya dapat membantumu merasa lebih baik. Perasaan tertinggal tidak akan terlalu menyakitkan jika kamu menyadari masih banyak orang baik lainnya dalam hidupmu.

Alih-alih terpaku pada satu kelompok tertentu, cobalah untuk mengenal orang-orang dengan latar belakang dan minat yang beragam. Menjadi sukarelawan juga merupakan cara yang luar biasa untuk bertemu orang baru sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.

---

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(sim/sim)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE