5 Cara Mengelola Stres bagi Ibu Rumah Tangga

Gayuh Tri Pinjungwati | Beautynesia
Sabtu, 31 Jan 2026 11:30 WIB
5 Cara Mengelola Stres bagi Ibu Rumah Tangga
Cara Mengelola Stres yang Berlebihan Bagi Ibu Rumah Tangga/Foto: Freepik.com/ Freepik

Menjadi ibu rumah tangga sering kali dianggap sebagai peran yang “biasa”. Padahal di balik rutinitas harian yang terlihat sederhana, seperti memasak, mencuci, mengurus anak, hingga memastikan rumah tetap rapi, ada beban emosional dan mental yang kadang tidak terlihat oleh siapa pun.

Banyak perempuan yang diam-diam merasa kelelahan, bukan hanya karena pekerjaan fisik, tapi juga karena tekanan untuk selalu tampil tangguh, sabar, dan penuh kasih setiap waktu. Di sinilah pentingnya memahami bagaimana cara mengelola stres, bukan dengan mengabaikannya, tetapi dengan mencermati emosi yang muncul di balik setiap kata, tindakan, dan perasaan yang kita rasakan sehari-hari.

Melansir dari Antarnaad berikut beberapa cara mengelola stres bagi ibu rumah tangga.

1. Izinkan Diri untuk Merasa Lelah

Izinkan Diri untuk Merasa Lelah/Foto: Pexels.com/ Ron Lach

Banyak ibu rumah tangga yang merasa bersalah ketika mereka mengaku lelah, seolah-olah keletihan itu tanda bahwa mereka tidak cukup baik. Padahal, mengakui kelelahan justru langkah awal menuju keseimbangan.

Cobalah duduk sejenak tanpa merasa bersalah, tarik napas dalam-dalam, dan katakan pada diri sendiri bahwa kamu manusia, bukan mesin. Terkadang, kejujuran pada diri sendiri bisa menjadi bentuk perawatan diri paling sederhana namun paling menyembuhkan.

2. Ciptakan Momen Kecil untuk Diri Sendiri

Ciptakan Momen Kecil untuk Diri Sendiri/Foto: Pexels.com/ Yan Krukau

Cara mengatasi stres, cobalah untuk menciptakan momen kecil untuk diri sendiri, meski hanya lima belas menit sehari. Bisa dengan menikmati secangkir kopi tanpa gangguan, mendengarkan musik favorit, menulis jurnal singkat, atau sekadar berjalan di halaman rumah sambil menikmati udara.

Aktivitas kecil ini membantu otak beristirahat sejenak dari rutinitas yang padat dan memberi ruang bagi perasaan bahagia yang sering terlupakan di tengah tumpukan tanggung jawab. Dengan menikmati momen untuk diri sendiri, kamu juga tidak akan merasa kehilangan diri sendiri.

3. Belajar Mengatakan Tidak Tanpa Rasa Bersalah

Belajar Mengatakan Tidak Tanpa Rasa Bersalah/Foto: Pexels.com/ Keira Burton

Banyak ibu rumah tangga merasa harus selalu siap membantu, melayani, atau memenuhi kebutuhan orang lain. Namun, menolak bukan berarti egois. Justru dengan membatasi diri, kamu memberi ruang bagi kesehatan mental untuk pulih.

Katakan tidak ketika tubuhmu sudah lelah, atau ketika pikiranmu membutuhkan jeda. Dunia tidak akan runtuh hanya karena kamu mengambil waktu untuk dirimu sendiri.

Dengan cara ini, kamu bisa mulai menata ulang prioritas dan memandang hidup dengan napas yang lebih ringan. Stres yang dulu terasa menekan perlahan berubah menjadi rasa lega, karena kamu tahu kapan harus berhenti dan kapan perlu berkata tidak. 

4. Buka Ruang untuk Berbagi Cerita

Buka Ruang untuk Berbagi Cerita/Foto: Pexels.com/ cottonbro studio

Berbagi cerita bukan sekadar curhat atau melampiaskan keluh kesah, tapi juga bentuk perawatan diri yang penuh kasih. Ketika seorang ibu menceritakan apa yang ia rasakan, entah itu kelelahan, kebahagiaan kecil, atau kekhawatiran yang menggelayut, ia sedang memberi tempat bagi emosinya untuk bernafas. Selama ini, banyak perempuan terbiasa menahan perasaan karena takut dianggap mengeluh atau tidak kuat.

Stres sering kali tumbuh dalam diam. Menceritakan apa yang kamu rasakan kepada pasangan, sahabat, atau komunitas ibu lainnya bisa membantu meringankan beban yang menumpuk di hati. Kadang, kita tidak butuh solusi, hanya telinga yang mau mendengar tanpa menghakimi. Dengan berbagi, kamu memberi kesempatan pada diri sendiri untuk merasa dimengerti.

5. Kamu Pantas Mendapat Perawatan

Kamu Pantas Mendapat Perawatan/Foto: Pexels.com/ Ketut Subiyanto

Ingat bahwa kamu juga pantas dirawat, bukan hanya merawat. Sering kali, perempuan lupa bahwa kebahagiaan mereka bukan hal yang bisa ditunda sampai semuanya selesai atau semua orang bahagia dulu.

Kamu juga layak merasakan kedamaian hari ini, bukan nanti. Mulailah dengan hal kecil, seperti beristirahat tanpa rasa bersalah, tertawa karena hal sepele, atau sekadar mengucapkan terima kasih pada diri sendiri karena sudah berusaha sebaik mungkin.

Menyadari bahwa kamu layak dirawat juga berarti menerima bahwa kamu tidak harus melakukan semuanya sendirian, kamu boleh meminta pasangan untuk membantu mengurus anak, meminta keluarga membantu pekerjaan rumah, atau bahkan memesan makanan ketika hari terasa terlalu berat. Bantuan bukan tanda kelemahan, melainkan bukti bahwa kamu menghargai diri sendiri dan memahami batasanmu sebagai manusia yang punya kebutuhan dasar yang sama dengan orang lain.

Mengelola stres bukan soal menghapus semua tekanan, tapi soal bagaimana kita merangkulnya dengan lembut dan memahami pesan di balik emosi yang muncul. Karena pada akhirnya, menjadi ibu rumah tangga bukan hanya tentang mengurus rumah, tapi juga tentang belajar mencintai diri sendiri di tengah segala kesibukan yang tak ada habisnya.

***

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE