Budaya hustle culture atau bekerja keras terus-menerus tanpa istirahat menjadi cukup populer di dunia yang serba cepat ini. Budaya ini memunculkan gagasan bahwa seolah-olah nilai diri kita bergantung pada seberapa sibuk dan produktifnya kita.
Akibatnya, banyak orang memercayai bahwa istirahat dan mengambil jeda artinya malas. Padahal, kesuksesan tidak diukur dari seberapa sibuk dan lelahnya kita di penghujung hari, Beauties.
Menurut psikolog dan terapis hubungan Dr. Mindy DeSeta, Ph,D., tidak semua kebiasaan yang tampaknya seperti rasa malas berhubungan dengan kurangnya motivasi. Terkadang orang melindungi waktu, energi, dan kesehatan mental mereka dengan menetapkan batasan yang sehat, salah satunya dengan mengambil jeda dan melakukan beberapa kebiasaan yang dianggap "malas" lainnya.
Menurut Dr. DeSeta, ada beberapa kebiasaan "malas" yang sebenarnya menunjukkan tanda kecerdasan emosional tinggi. Yuk, simak ulasannya dilansir dari Parade berikut ini!