5 Cara Mengenali Orang dengan Kecerdasan Emosional Tinggi dari Kebiasaan "Malas" Menurut Psikolog

Nadya Quamila | Beautynesia
Rabu, 29 Jul 2026 21:30 WIB
Tidak Langsung Membalas Pesan
Cara Mengenali Orang dengan Kecerdasan Emosional Tinggi dari Kebiasaan 'Malas' Menurut Psikolog/Foto: Pexels/Pavel Danilyuk

Budaya hustle culture atau bekerja keras terus-menerus tanpa istirahat menjadi cukup populer di dunia yang serba cepat ini. Budaya ini memunculkan gagasan bahwa seolah-olah nilai diri kita bergantung pada seberapa sibuk dan produktifnya kita.

Akibatnya, banyak orang memercayai bahwa istirahat dan mengambil jeda artinya malas. Padahal, kesuksesan tidak diukur dari seberapa sibuk dan lelahnya kita di penghujung hari, Beauties.

Menurut psikolog dan terapis hubungan Dr. Mindy DeSeta, Ph,D., tidak semua kebiasaan yang tampaknya seperti rasa malas berhubungan dengan kurangnya motivasi. Terkadang orang melindungi waktu, energi, dan kesehatan mental mereka dengan menetapkan batasan yang sehat, salah satunya dengan mengambil jeda dan melakukan beberapa kebiasaan yang dianggap "malas" lainnya.

Menurut Dr. DeSeta, ada beberapa kebiasaan "malas" yang sebenarnya menunjukkan tanda kecerdasan emosional tinggi. Yuk, simak ulasannya dilansir dari Parade berikut ini!

Membutuhkan Waktu Sendiri

Mampu mendeteksi kebutuhan akan waktu sendirian sebenarnya merupakan pertanda baik bagi kecerdasan emosional.

Cara Mengenali Orang dengan Kecerdasan Emosional Tinggi dari Kebiasaan 'Malas' Menurut Psikolog/Foto: Pexels/Grafik Bock

Beauties, pernah merasa kamu sangat membutuhkan waktu untuk sendiri? Kemudian kamu merasa bersalah dan berpikir kenapa kamu begitu “malas” untuk menghadiri sebuah acara. 

Jangan buru-buru menyalahkan diri sendiri, Beauties. Menurut Dr. DeSeta, mampu mendeteksi kebutuhan akan waktu sendirian sebenarnya merupakan pertanda baik bagi kecerdasan emosional.

“Orang yang cerdas secara emosional menyadari kapan mereka membutuhkan waktu untuk mengisi ulang energi daripada memaksakan diri untuk melakukan segalanya,” katanya. 

“Menolak undangan tidak selalu berarti seseorang tidak peduli. Sering kali itu berarti mereka menghormati batasan mereka sendiri. Waktu sendirian dapat meningkatkan suasana hati, mengurangi stres, dan membantu orang untuk lebih hadir sepenuhnya ketika mereka bersama orang lain,” tambahnya.

Mungkin orang lain akan menganggapmu sebagai sosok yang pemalas. Tapi mereka tidak melihat apa yang sebenarnya sedang kamu perjuangkan. Menetapkan batasan yang sehat sering kali merupakan tanda kesadaran diri, bukan kurangnya motivasi.

Istirahat Teratur Selama Jam Kerja

Ada perbedaan antara batasan yang ditetapkan cerdas secara emosional dengan kemalasan. Beristirahat selama 30 menit untuk makan siang atau berjalan-jalan di sekitar kantor untuk berolahraga setiap jam bukanlah kemalasan.

Cara Mengenali Orang dengan Kecerdasan Emosional Tinggi dari Kebiasaan 'Malas' Menurut Psikolog/Foto: Pexels/Andrea Piacquadio

Ada perbedaan antara batasan yang ditetapkan cerdas secara emosional dengan kemalasan. Beristirahat selama 30 menit untuk makan siang atau berjalan-jalan di sekitar kantor untuk berolahraga setiap jam bukanlah kemalasan.

“Seseorang yang menjauh dari mejanya sepanjang hari mungkin terlihat seperti menghindari pekerjaan,” kata Dr. DeSeta. “Pada kenyataannya, istirahat singkat membantu orang untuk menyegarkan diri, tetap fokus, dan membuat keputusan yang lebih baik daripada bekerja sampai mereka kelelahan secara mental.”

Tidak Langsung Membalas Pesan

Orang dengan kecerdasan emosional tinggi paham bahwa dirinya bukanlah robot yang harus tersedia setiap saat. Mereka juga punya kehidupan pribadi.

Cara Mengenali Orang dengan Kecerdasan Emosional Tinggi dari Kebiasaan 'Malas' Menurut Psikolog/Foto: Pexels/Pavel Danilyuk

Di dunia yang serba terkoneksi ini, ada tuntutan yang cukup tinggi bahwa kita harus membalas pesan dengan cepat. Padahal, hidup bukan hanya soal berkutat di ponsel, bukan?

Orang dengan kecerdasan emosional tinggi paham bahwa dirinya bukanlah robot yang harus tersedia setiap saat. Mereka juga punya kehidupan pribadi.

“Beberapa orang berasumsi bahwa pesan teks atau email yang tertunda berarti seseorang tidak termotivasi atau tidak peduli,” kata Dr. DeSeta. “Sering kali, itu adalah batasan yang sehat yang memungkinkan seseorang untuk tetap fokus pada pekerjaan, keluarga, atau waktu pribadi mereka daripada merasa harus selalu tersedia 24/7.”

Pulang Kerja Tepat Waktu

Pulang kerja tepat waktu adalah bentuk menghargai diri sendiri. Mereka paham bahwa produktivitas dan nilai diri mereka tidak dihitung dari seberapa banyak jumlah jam kerja lembur mereka.

Cara Mengenali Orang dengan Kecerdasan Emosional Tinggi dari Kebiasaan 'Malas' Menurut Psikolog/Foto: Pexels/Roberto Hund

Budaya hustle culture membuat orang yang pulang kerja tepat waktu dianggap sebagai orang yang pemalas dan kurang berdedikasi. Padahal, pulang kerja tepat waktu adalah bentuk menghargai diri sendiri, Beauties. Mereka paham bahwa produktivitas dan nilai diri mereka tidak dihitung dari seberapa banyak jumlah jam kerja lembur mereka.

"Orang-orang yang secara konsisten pulang kerja tepat waktu dapat dicap secara tidak adil sebagai kurang berdedikasi," lapor Dr. DeSeta. "Dalam banyak kasus, mereka hanya melindungi waktu pribadi mereka dan menyadari bahwa terus-menerus bekerja lembur bukanlah sama dengan produktif."

Meluangkan Waktu untuk Tidak Melakukan Apa-Apa

Orang dengan kecerdasan emosional tinggi biasanya akan mengosongkan jadwal mereka untuk tidak melakukan apa-apa. Ini membantu mereka untuk berpikir jernih yang dapat meningkatkan kecerdasan emosional.

Cara Mengenali Orang dengan Kecerdasan Emosional Tinggi dari Kebiasaan 'Malas' Menurut Psikolog/Foto: Pexels/Tima Miroshnichenko

Orang dengan kecerdasan emosional tinggi biasanya akan mengosongkan jadwal mereka untuk tidak melakukan apa-apa. Ini membantu mereka untuk berpikir jernih yang dapat meningkatkan kecerdasan emosional.

Menurut Dr. DeSeta, menciptakan waktu luang dan istirahat untuk diri sendiri dapat membantu mengurangi stres, memulihkan energi mental, dan mencegah kelelahan sebelum terjadi.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE