5 Cara Mengenali Orang dengan Kepercayaan Diri Tinggi dari Sikapnya Sehari-hari

Dimitrie Hardjo | Beautynesia
Selasa, 28 Jul 2026 15:30 WIB
5. Menghargai dibanding Merasa Bersalah
Orang yang percaya diri akan menghargai dibanding terus merasa bersalah/ Foto: Pexels.com/Ludmila Nilava

Orang yang percaya diri akan terlihat berbeda dari mereka yang sering meragukan diri sendiri. Kepercayaan diri itu terpancar dari caranya bersikap dalam kehidupan sehari-hari, Beauties.

Oleh sebab itu, sikap seseorang bisa menjadi indikator seberapa besar tingkat kepercayaan diri mereka. Mereka nggak mudah tersinggung ketika dirinya sendiri "disenggol" karena mereka sudah menerima diri sendiri apa adanya. Misalnya ketika orang lain mengomentari penampilan fisiknya. Mereka juga berani mengambi risiko, Beauties. Yuk, simak selengkapnya!

1. Menerima Diri Sendiri

Orang yang percaya diri sudah menerima diri sendiri apa adanya

Orang yang percaya diri sudah menerima diri sendiri apa adanya/ Foto: Pexels.com/Ruly Nurul Ihsan

Orang yang percaya diri berarti nyaman dengan dirinya sendiri. Mereka paham bahwa tidak ada manusia yang sempurna, begitu pula dengan diri sendiri. Oleh karena itu, orang percaya diri bisa menerima kekurangannya yang tidak bisa diubah.

Melansir dari CNBC Make It, dalam podcast peneliti perilaku Shade Zahrai bersama Mel Robbins, penulis buku Let Them Theory, Zahrai mengungkapkan kebiasaan yang bisa menumbuhkan kepercayaan diri itu termasuk menulis Care Less List atau hal-hal yang tidak perlu kamu khawatirkan. Buat tabel pada secarik kertas, lalu tulis di tabel sebelah kiri semua hal ingin kamu tidak pedulikan, seperti penampilan fisik atau opini orang lain. Sementara di tabel sebelah kanan, tulis hal-hal yang ingin kamu lebih pedulikan. “Penerimaan diri adalah tentang mengetahui bahwa kamu tidak membutuhkan orang lain untuk memvalidasi nilai dirimu," ucap Zahrai.

2. Menetapkan Batasan

Orang yang percaya diri menetapkan batasan

Orang yang percaya diri menetapkan batasan/ Foto: Pexels.com/VLAD IVANOV

Kepercayaan diri tinggi juga berkaitan dengan batasan-batasan diri. Dengan kesadaran diri, orang percaya diri tahu apa yang baik untuknya dan apa yang tidak. Melansir dari situs Katie Couric Media, orang dengan kepercayaan diri tinggi menerapkan integritas dan langsung mengatakan apa yang dimaksud. “Ya” berarti iya, dan “tidak” berarti tidak.

3. Menoleransi Ketidaknyamanan

Orang yang percaya diri dapat menoleransi ketidaknyamanan

Orang yang percaya diri dapat menoleransi ketidaknyamanan/ Foto: Pexels.com/Monstera Productions

Sikap yang lain yang membedakan orang percaya diri adalah bagaimana ia mampu menoleransi ketidaknyamanan. Mengutip dari Times of India, orang percaya diri tidak kabur dari tantangan. Mereka justru akan menghadapinya dengan siap. Tantangan itu bisa meliputi percakapan yang terasa sulit hingga mencoba sesuatu yang baru, Beauties. Kepercayaan diri bukan selalu tentang siapa yang benar, tapi bagaimana seseorang bisa beradaptasi dan bertumbuh.

4. Mengambil Risiko

Orang yang percaya diri berani mengambil risiko

Orang yang percaya diri berani mengambil risiko/ Foto: Pexels.com/George Pak

Ketika seseorang bisa menoleransi ketidaknyamanan, maka mereka cenderung lebih berani untuk mengambil risiko, Beauties. Mereka nggak takut untuk keluar dari zona nyaman dibandingkan tidak beraksi sama sekali. Bagi mereka, mengalami kegagalan lebih baik karena mereka bisa belajar dari situ, dibandingkan “berjalan di tempat” di mana tidak ada kemajuan sama sekali.

5. Menghargai dibanding Merasa Bersalah

Orang yang percaya diri akan menghargai dibanding terus merasa bersalah

Orang yang percaya diri akan menghargai dibanding terus merasa bersalah/ Foto: Pexels.com/Ludmila Nilava

Orang dengan kepercayaan diri tinggi bukan tipe orang yang nggak enakan. Mereka tidak melulu minta maaf padahal tidak ada kesalahan yang dilakukannya. Misalnya seperti mengucapkan “Maaf saya terlalu banyak bicara” atau “Maaf saya terlalu emosional.”.

Zahrai menyarankan dalam kasus tersebut dibandingkan meminta maaf, lebih baik mengucapkan kalimat yang menunjukkan kamu menghargai orang tersebut. Misalnya kamu mengatakan, “Terima kasih ya sudah mendengarkan aku”.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI! 

(dmh/dmh)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE