5 Cara Mengenali Orang Haus Validasi yang Suka Caper dari Kalimatnya Sehari-hari

Rini Apriliani | Beautynesia
Minggu, 14 Jun 2026 22:00 WIB
“Mungkin Aku Terdengar Bodoh Sekarang”
Ilustrasi sedih/Foto: Pexels.com/Timur Weber

Bertemu dengan orang haus validasi yang suka caper atau cari perhatian bisa sangat melelahkan. Kehadirannya akan terus menuntut jawaban bahwa dirinya paling benar atau hebat.

Bahkan, terkadang mereka tidak berani melangkah sebelum orang lain menyetujuinya. Sekali dua kali, memang tidak masalah bertemu dengan orang yang meminta validasi karena tak jarang kita juga membutuhkan pendapat orang lain sebelum melangkah. Namun, lama-kelamaan bisa menjadi percakapan yang melelahkan.

Beauties, kamu bisa mengenali orang haus validasi yang suka caper dari kalimatnya sehari-hari. Apa saja kalimatnya itu? Melansir YourTango, ini dia daftarnya. Simak!

“Mungkin Aku Terdengar Bodoh Sekarang”

Ciri khas orang haus validasi adalah ia akan langsung berbicara sendiri sebelum orang lain sempat berkata apa pun. Biasanya, ia melontarkan konteks negatif tentang dirinya sendiri, hanya demi pengakuan atau pembelaan orang lain.

Ilustrasi sedih/Foto: Pexels.com/Timur Weber

Cara mengenali orang haus validasi adalah ia akan langsung berbicara sendiri sebelum orang lain sempat berkata apa pun. Biasanya, ia melontarkan konteks negatif tentang dirinya sendiri, hanya demi pengakuan, pembelaan, dan mencari perhatian orang lain.

Kalimat "Mungkin aku terdengar bodoh sekarang", sering diucapkannya. Lalu, saat orang lain tersebut menyetujui ungkapan tersebut, hal itu memvalidasi pikiran jahatnya. Akhirnya, ia merasa yakin bahwa dirinya memang seburuk itu.

“Tidak Ada Seorang pun yang Peduli Padaku”

Tidak semua orang suka menyendiri karena sedang menghindar dari dunia atau karena punya masalah sosial. Ada juga orang yang memilih banyak waktu untuk dirinya sendiri karena mereka sangat menghargai privasi, yaiut sebuah ruang pribadi yang tidak bisa dimasuki sembarangan oleh siapa pun.

Ilustrasi menyendiri/Foto: Pexels.com/ EGO AGENCY

Banyak penelitian mengatakan bahwa sebenarnya kebanyakan orang hanya fokus pada dirinya sendiri.

Untuk orang yang sering merasa insecure atau khawatir tentang pemikiran orang lain, hal ini bisa menjadi anugerah karena tidak banyak yang memerhatikannya. Sementara itu, untuk orang yang suka haus validasi hal ini membuatnya kesulitan untuk meminta perhatian.

Perlu diketahui bahwa orang yang sedang cuek bukan berarti membenci atau tidak peduli padamu. Bisa jadi ia hanya sedang sibuk dengan segala tugasnya saja. Belajar memahami orang lain sangatlah penting, sehingga kamu tidak langsung mengklaim dengan mengatakan “Tidak ada seorang pun yang peduli padaku.”

“Mengapa Ini Selalu Terjadi Padaku?”

Orang yang diam saat marah memiliki kepribadian yang terbiasa mandiri. Mereka yakin bisa menyelesaikan masalahnya sendiri terlebih dahulu/Foto: freepik.com/freepik

Ilustrasi marah/Foto: freepik.com/freepik

Kalimat di atas menandakan bahwa orang yang haus validasi merasa bahwa segala masalah selalu menyerang dirinya. Padahal, bisa jadi masalah tersebut memang terjadi begitu saja di sekitarnya.

Orang haus validasi sering terbawa baper yang membuatnya kehilangan kendali atas dirinya sendiri. Mereka terus-menerus meminta pendapat dan perhatian orang lain, yang justru itu membuatnya semakin dilanda tidak nyaman dan cemas.

“Aku Sudah Bekerja Keras dan Tidak Ada yang Mengatakan Apa pun”

Mengelola stres dapat membantu menurunkan berat badan, meskipun tanpa olahraga. Hal ini bekerja dengan menurunkan kadar hormon kortisol yang memicu penumpukan lemak.

Ilustrasi bekerja/Foto: Freepik.com/freepik

Ciri orang haus validasi adalah selalu mengharapkan pujian dan pengakuan terus-menerus atas apa yang dilakukannya. Jika tidak mendapatkan pujian, ia berasumsi tidak mendapatkan kenyamanan atau cinta.

Meski meminta umpan balik atas usaha yang dikerjakan adalah hal bermanfaat, tetapi terlalu mengharapkan pujian bukan hal yang bisa dibenarkan. Itu bisa sangat merepotkan dan menyebalkan.

“Apakah Kamu Membenciku Sekarang?”

Pasangan saling percaya tidak terlalu sering bertanya “Apa kamu mencintaiku?”. Sebab, pertanyaan tersebut menunjukkan rasa tidak aman, bahkan saat mendapat jawaban “Iya” pun bisa terdengar tidak tulus.

Ilustrasi marah/Foto: Pexels.com/Budgeron Bach

Cara mengenali orang haus validasi dari kalimatnya sehari-hari adalah mereka suka mengatakan, “Apakah kamu membenciku sekarang?”

Mereka merasa takut ditinggalkan dan takut ditalak orang lain. Akhirnya, mereka cenderung berperilaku menyenangkan orang lain atau mencari pengakuan untuk meyakinkan diri sendiri bahwa mereka aman dalam hubungan apa pun.

Kalimat di atas juga adalah caranya untuk menyenangkan dirinya sendiri. Padahal, terkadang kalimat itu terdengar menyebalkan untuk orang-orang di sekitarnya.

Beauties, itu dia cara mengenali orang haus validasi yang suka caper dari kalimatnya sehari-hari. Bagaimana, kamu pernah menemukannya?

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(ria/ria)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE