5 Cara Mengenali Orang yang Kaya Raya tapi Tidak Berkelas

Dimitrie Hardjo | Beautynesia
Minggu, 24 May 2026 14:00 WIB
4. Mengabaikan Kondisi Orang Lain
Mengabaikan kondisi orang lain/ Foto: Pexels.com/Ron Lach

Pernah nggak sih kamu mendengar ungkapan "money can't buy class" atau uang tidak bisa membeli kelas? Ungkapan itu merujuk pada seseorang yang memiliki banyak uang, tapi tidak didukung dengan kepribadian yang baik.

Uang bisa digunakan untuk membeli kenyamanan atau barang. Namun, kekayaan tidak bisa mengajarkan seseorang untuk menghormati orang lain, memperlakukan seseorang dengan baik, atau bertindak penuh kesadaran. "Kelas" pun diinterpretasi sebagai sesuatu yang tidak bisa dibeli dengan uang, seperti kemampuan menjalin dan mempertahankan hubungan, cara berinteraksi dengan orang lain, sampai karisma.

1. Kepercayaan Diri Didapat Hanya dari Materi

Kepercayaan diri didapat hanya dari materi

Kepercayaan diri didapat hanya dari materi/ Foto: Pexels.com/Pavel Danilyuk

Ada orang yang menikmati keistimewaan atau privilese, tapi masih bersikap rendah hati. Namun, ada pula orang yang menggunakan kemewahan hanya sebagai performa yang mungkin ditunjukkan untuk meningkatkan kepercayaan diri. Seperti yang dilansir dari Cottonwood Psychology, apa yang mereka ceritakan biasanya akan disertai dengan menyebut nama merek atau jumlah uang. Bagi mereka, daya tarik hanya terletak pada label harga, sehingga hubungan yang terjalin seringkali terasa dangkal.

Padahal, kepercayaan diri bisa didapat dari hal yang lebih sederhana dari itu. Cerita orang yang benar-benar percaya diri akan berfokus pada kualitas atau nilai dari apa yang diceritakan, seperti apa yang dipelajari dari pengalaman tersebut.

2. Menyebutkan Nama Figur untuk “Pinjam” Status

Menyebutkan nama figur untuk “pinjam” status

Menyebutkan nama figur untuk “pinjam” status/ Foto: Pexels.com/Ron Lach

Masih dilansir dari sumber yang sama, terkadang ada orang menyebutkan nama atau kenalan yang lebih populer untuk menegaskan status sosial. Mereka mungkin menyebut nama seorang selebriti, CEO, atau klub pribadi seolah-olah nama itu sendiri seharusnya meningkatkan nilai mereka. Misalnya, orang tersebut menyebutkan, “Oh, villa itu punya temanku, CEO perusahaan A”, tanpa menambahkan sesuatu yang berarti dalam percakapan, melainkan hanya ingin membuat lawan bicara terkesan.

Orang yang berkelas berhati-hati saat berbicara. Mereka dapat berbagi dunia mereka tanpa mengubahnya menjadi ajang pamer, Beauties. Mereka bisa bercerita dan tetap menjaga privasi orang lain.

3. Mendominasi Percakapan Tanpa Bertanya ke Orang Lain

Mendominasi percakapan tanpa bertanya ke orang lain

Mendominasi percakapan tanpa bertanya ke orang lain/ Foto: Pexels.com/cottonbro studio

Percakapan yang efektif akan berlangsung secara dua arah. Namun ketika kamu bercakap dengan orang yang tidak berkelas, kamu akan merasakan egonya yang tinggi. Mereka akan mendominasi perbicangan, membicarakan diri mereka sendiri, menyela lawan bicara, dan mengubah apa yang dibicarakan orang lain menjadi tentang diri sendiri.

4. Mengabaikan Kondisi Orang Lain

Mengabaikan kondisi orang lain

Mengabaikan kondisi orang lain/ Foto: Pexels.com/Ron Lach

Melansir dari YourTango, salah satu tanda orang yang kaya tetapi tidak berkelas adalah sikapnya yang ignorant terhadap orang-orang di sekitarnya. Mereka mengabaikan dan menganggap remeh orang lain. Alih-alih bersikap thoughtful (penuh perhatian), mereka justru memiliki mentalitas pamer dengan terus menunjukkan privilese yang mereka miliki.

5. Selalu Menyamakan Kualitas dengan Harga

Menyamakan kualitas dengan harga

Menyamakan kualitas dengan harga/ Foto: Pexels.com/Liza Summer

Selalu menyamakan kualitas dengan harga juga termasuk orang yang tidak berkelas, Beauties. Bukan cuma tentang beli pakaian untuk diri sendiri di mana mereka menganggap harga tinggi pasti berkualitas tinggi pula, tapi juga bisa dilihat dari cara mereka memilih restoran atau memilih hadiah untuk orang lain. Misalnya ketika mereka memberi hadiah yang mahal untuk seseorang, tapi sebenarnya bukan sesuatu yang akan disukai orang yang menerima.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI! 

(dmh/dmh)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE