5 Cara Mengenali Orang yang Menyembunyikan Kesedihannya Dilihat dari Cara Mengobrol

Sri Purwantiningrum | Beautynesia
Kamis, 10 Sep 2026 21:30 WIB
3. Suka Small Talk, Tapi Mundur Perlahan Saat Deep Talk
Cara mengenali orang yang menyembunyikan kesedihannya dilihat dari cara mengobrol/ Foto: Magnific/drobotdean

Pernahkah kamu mengobrol dengan seseorang yang kelihatannya selalu ceria, tapi entah kenapa kamu merasa ada sesuatu yang dia sembunyikan? Banyak orang memang sangat ahli menutupi kesedihan mereka. Bukan karena ingin berbohong, tapi sering kali karena mereka tidak ingin membebani orang lain atau takut merusak suasana.

Menariknya, beban emosional yang disembunyikan rapat-rapat ini sering kali tercermin lewat kebiasaan kecil saat mereka berinteraksi. Dirangkum dari laman Cottonwood Psychology, inilah 5 cara mengenali orang yang sedang menyembunyikan kesedihannya lewat pola mereka saat mengobrol. Yuk, simak!

1. Refleks Bilang “Aku Baik-baik Saja” dan Mengalihkan Topik

Cara mengenali orang yang menyembunyikan kesedihannya dilihat dari cara mengobrol/ Foto: Pexels/Liza Summer

Orang yang menyembunyikan lukanya punya refleks yang sangat luar biasa. Saat ditanya kabar, kalimat "Aku baik-baik aja kok" meluncur mulus sebelum kamu sempat membaca ekspresi wajah mereka.

Hebatnya lagi, mereka tahu persis kapan harus memutar arah obrolan. Setelah menjawab singkat, mereka akan langsung melempar fokus kembali ke kamu, misalnya, "Aku aman kok, eh liburanmu kemarin gimana jadinya?" Ini adalah taktik jitu untuk mengalihkan perhatian agar obrolan tidak menyentuh sisi emosional mereka.

2. Menjadikan Lelucon dan Self-Roasting Sebagai Tameng

Cara mengenali orang yang menyembunyikan kesedihannya dilihat dari cara mengobrol/ Foto: Pexels/Elina Fairytale

Humor sering kali menjadi tameng terbaik untuk menangkis rasa sakit. Ketika obrolan mulai menyerempet hal-hal yang sensitif, mereka dengan sigap membelokkannya menjadi candaan.

Mereka tidak ragu melakukan self-roasting atau menertawakan diri sendiri. Kalimat seperti, "Yah, hidupku emang berantakan sih, udah biasa," atau "Mental breakdown dikit nggak ngaruh," sengaja dilontarkan agar orang lain ikut tertawa dan akhirnya gagal menyadari bahwa itu adalah sinyal kelelahan yang nyata.

3. Suka Small Talk, Tapi Mundur Perlahan Saat Deep Talk

Cara mengenali orang yang menyembunyikan kesedihannya dilihat dari cara mengobrol/ Foto: Magnific/drobotdean

Mereka biasanya sangat asyik diajak dalam obrolan ringan. Mereka akan antusias membahas cuaca, drama kantor, atau rekomendasi film terbaru.

Namun, perhatikan saat obrolan mulai mendalam. Ketika kamu bertanya tentang perasaan atau masalah pribadinya, mereka cenderung memberikan jawaban pendek, menghindar, atau menutupinya dengan cerita yang seru-seru saja. Bagi mereka, membuka diri berarti harus jujur, dan hal itu terasa terlalu berisiko.

4. Lama Balas Chat, Over-Apologizing, dan Over-Explaining

Cara mengenali orang yang menyembunyikan kesedihannya dilihat dari cara mengobrol/ Foto: Magnific/benzoix

Di era digital, kebiasaan ini sangat mudah terlihat. Terkadang, pesanmu dibaca tapi baru dibalas berjam-jam atau berhari-hari kemudian. Mereka bukan bermaksud sombong, tapi membalas pesan sering terasa seperti sebuah pertunjukan, di mana mereka harus pura-pura ceria.

Ketika akhirnya membalas, rasa bersalah muncul. Akibatnya, mereka akan meminta maaf berkali-kali (over-apologizing) dan menjelaskan alasannya panjang lebar (over-explaining) karena takut ada kesalahpahaman.

5. Menjadi yang Paling Sibuk Mengurus Orang Lain

Cara mengenali orang yang menyembunyikan kesedihannya dilihat dari cara mengobrol/ Foto: Pexels/Thirdman

Coba perhatikan di grup chat atau sirkel pertemananmu. Seseorang yang menyimpan kesedihan sering kali muncul sebagai pihak yang paling berisik memberi semangat. Mereka yang paling cepat membalas keluh kesah, paling ingat ulang tahun teman, dan sibuk memastikan semua orang baik-baik saja.

Menjadi pendengar dan pengasuh bagi orang lain adalah cara yang aman bagi mereka untuk merasa berguna, sekaligus mengalihkan perhatian dari ruang batin mereka yang sedang kosong. Mereka menghindar dari kebutuhan diri sendiri dan meyakinkan diri bahwa lebih mudah mengurus perasaan orang lain.

Beauties, kalau kamu melihat tanda-tanda di atas pada temanmu, cobalah hadir untuk mendengarkan tanpa menghakimi. Jika kamu melihatnya pada dirimu sendiri, ingatlah bahwa tidak apa-apa sesekali melepaskan topeng ceria itu.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE