5 Cara Mengenali Orang yang Sedang Menyembunyikan Kesedihan Dilihat dari Perilakunya
Tidak semua orang merasa nyaman menunjukkan apa yang sebenarnya sedang dirasakan. Itulah kenapa cara mengenali orang yang sedang menyembunyikan kesedihan menjadi hal yang menarik untuk dipahami, karena banyak orang memilih tetap tersenyum dan terlihat normal meski di dalam dirinya sedang memendam banyak hal.
Beauties, kita sering menilai kondisi seseorang hanya dari apa yang terlihat di permukaan. Padahal, ada banyak orang yang terbiasa menyimpan rasa sedih sendirian, entah karena tidak ingin merepotkan orang lain, takut dianggap lemah, atau memang belum siap menceritakan apa yang sedang mereka hadapi. Nah, biasanya ada beberapa perubahan perilaku kecil yang diam-diam bisa menjadi petunjuk.
Dilansir dari Psychology Today, ini dia cara mengenali orang yang sedang menyembunyikan kesedihan dilihat dari perilakunya!Â
Ekspresi yang Ditunjukkan Terlihat Tidak Sesuai Situasi
Ekspresi Tak Sesuai Situasi/Foto: Magnific
Pernah nggak kamu berbicara dengan seseorang yang terus tersenyum, padahal situasi yang sedang terjadi sebenarnya cukup melelahkan atau bahkan membuat tidak nyaman? Sekilas memang terlihat biasa, tetapi respons seperti ini kadang menyimpan sesuatu yang tidak terlihat langsung.
Saat seseorang sedang sedih tetapi tetap berusaha menunjukkan ekspresi positif secara berlebihan, biasanya ada emosi asli yang sedang ditekan. Mereka mungkin sedang berusaha terlihat kuat atau tidak ingin orang lain menyadari bahwa dirinya sedang tidak baik-baik saja.
Kalau respons seseorang terasa terlalu dibuat-buat dibanding biasanya, bisa jadi ada perasaan yang sedang mereka sembunyikan di balik ekspresi tersebut.
Interaksi Terasa Sedikit Berbeda dari Biasanya
Interaksi Terasa Berbeda/Foto: Magnific
Pasti kamu pernah merasakan situasi ketika seseorang terlihat normal, tetapi entah kenapa vibe percakapannya terasa agak berbeda. Mereka mungkin terdengar terlalu antusias, tertawa berlebihan, atau justru memberikan respons yang terasa tidak se-natural biasanya.
Hal ini bisa terjadi karena seseorang sedang berusaha keras menjaga citra bahwa dirinya baik-baik saja. Sayangnya, usaha tersebut sering membuat interaksi terasa sedikit canggung meski tidak selalu terlihat jelas.
Kadang intuisi sosial kita justru menangkap perubahan yang sulit dijelaskan dengan logika. Jadi, kalau ada sesuatu yang terasa “off”, mungkin memang ada hal yang sedang mereka tahan.
Ada Tanda Kecil Stres pada Wajah atau Nada Bicara
Ada Tanda Stress pada Wajah/Foto: Magnific
Menariknya, tubuh sering kali memberikan sinyal meski seseorang sedang berusaha menutupi emosi aslinya. Itulah mengapa perubahan kecil pada bahasa tubuh sering menjadi petunjuk yang cukup penting.
Misalnya suara terdengar lebih tegang, senyum terlihat tidak sepenuhnya tulus, atau ekspresi wajah berubah cepat dalam beberapa detik. Kondisi ini sering disebut sebagai emotional leakage, yaitu ketika emosi asli tetap keluar meski seseorang sedang mencoba menyembunyikannya.
Kalau kamu memperhatikan dengan lebih detail, perubahan kecil seperti ini biasanya cukup mudah dibedakan dari kebiasaan normal seseorang.
Mereka Seolah Berusaha Menjaga Situasi Tetap Aman
Berusaha Menjaga Situasi Tetap Aman/Foto: Magnific
Tidak semua orang menyembunyikan perasaan tanpa alasan. Dalam banyak situasi, seseorang memang merasa harus terlihat stabil meskipun kondisi emosionalnya sedang tidak baik-baik saja.
Misalnya saat sedang bekerja, bertemu keluarga, atau berada di lingkungan sosial tertentu yang membuat mereka merasa harus tetap tersenyum dan menunjukkan emosi positif. Karena itu, perasaan sedih yang sebenarnya dirasakan akhirnya sengaja ditahan.
Kalau seseorang terlihat terlalu menjaga sikap dalam situasi tertentu, bisa saja ada emosi yang sedang mereka simpan agar keadaan tetap terasa nyaman bagi orang lain.
Mereka Perlahan Mulai Menarik Diri dari Lingkungan Sekitar
Perlahan Mulai Menarik Diri/Foto: Magnific
Menyimpan emosi terlalu lama ternyata bisa sangat melelahkan secara mental. Karena itulah, banyak orang akhirnya mulai mengurangi interaksi sosial ketika merasa tidak sanggup terus berpura-pura baik-baik saja.
Melansir dari European Journal of Work and Organizational Psychology, penelitian yang dilakukan oleh Hu dan rekan-rekan menemukan bahwa tekanan akibat terus menampilkan emosi yang berbeda dari perasaan asli dapat membuat seseorang perlahan menarik diri dari lingkungan sekitarnya. Studi tersebut juga menunjukkan bahwa kondisi ini dapat terasa lebih berat ketika seseorang merasa harus memenuhi ekspektasi sosial tertentu.
Kalau seseorang yang biasanya aktif tiba-tiba menjadi lebih pendiam atau sering menghilang dari interaksi sosial, mungkin ada sesuatu yang sedang mereka perjuangkan sendirian.
Beauties, kita mungkin tidak selalu tahu apa yang sedang dialami orang lain di balik senyuman yang mereka tunjukkan. Karena itu, tidak ada salahnya menjadi sedikit lebih peka. Sebab, perhatian sederhana atau pertanyaan kecil bisa membuat seseorang merasa tidak harus menghadapi semuanya sendirian.
***
Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!