5 Cara Mengenali Perempuan yang Sudah Melewati Banyak Kesulitan dari Sikapnya

Anggita Kusmadewi | Beautynesia
Minggu, 06 Sep 2026 21:30 WIB
1. Punya Empati yang Besar
Ilustrasi dua perempuan yang sedang berbicara dan saling mendengarkan/Foto: Magnific/magnific

Beauties, ciri perempuan yang sudah melewati banyak kesulitan ternyata tidak selalu terlihat dari apa yang mereka ceritakan. Kadang, pengalaman hidup justru lebih mudah terlihat dari cara mereka bersikap dan menghadapi berbagai keadaan.

Lewat proses itulah, cara mereka menyelesaikan masalah, berinteraksi dengan orang lain, dan memandang diri sendiri ikut berubah. Tentu saja, tidak semua perempuan akan menunjukkan sikap yang sama.

Nah, kira-kira perubahan seperti apa yang paling sering muncul dalam keseharian mereka? Dirangkum dari YourTango, berikut beberapa sikap yang bisa terlihat pada perempuan setelah melewati banyak pengalaman sulit.

1. Punya Empati yang Besar

Ilustrasi dua perempuan yang sedang berbicara dan saling mendengarkan/Foto: Magnific/magnific

Pengalaman sulit tidak selalu membuat seseorang menutup diri. Bagi sebagian perempuan, masa lalu yang pahit justru menumbuhkan rasa empati yang tinggi, sehingga mereka jauh lebih mudah memahami perasaan orang lain.

Kepedulian ini biasanya muncul karena mereka tahu betul rasanya diabaikan atau tidak didengar saat berada di titik terendah. Hal inilah yang membuat mereka selalu berusaha memberikan perhatian tulus pada orang yang membutuhkan dukungan moral.

Sikap ini menjadi salah satu ciri perempuan kuat. Menjadi tangguh itu tidak harus selalu terlihat tegar, melainkan mampu memahami dan memperlakukan orang lain dengan baik.

2. Menghargai Hal-Hal Kecil

Ilustrasi perempuan sedang menikmati waktu santai/Foto: Magnific/lifeforstock

Melewati masa-masa sulit atau pengalaman traumatis sering kali mengubah cara pandang seorang perempuan. Banyak dari mereka yang justru jadi lebih sering menghargai hal-hal kecil di sekitarnya.

Momen sederhana pun jadi lebih bermakna dan membuat mereka sadar kalau selalu ada kebaikan yang bisa disyukuri setiap harinya. Misalnya, bisa bersantai di rumah, tidur nyenyak tepat waktu, atau punya waktu luang untuk melanjutkan bacaan buku favorit.

Bagi orang lain hal ini mungkin biasa saja, tapi bagi mereka yang pernah berada di titik terendah, momen tersebut terasa sangat berarti. Lewat cara pandang baru inilah, mereka belajar untuk lebih menghargai setiap detik perjalanan hidupnya.

3. Tidak Mudah Percaya kepada Orang Lain

Ilustrasi dua perempuan sedang berbicara dengan suasana serius/Foto: Magnific/magnific

Menaruh kepercayaan pada orang lain juga menjadi hal yang tidak mudah bagi mereka. Mereka cenderung tidak mudah terbuka begitu saja, meskipun sudah sering berinteraksi dengan orang baru.

Hal ini bisa berkaitan dengan pengalaman ketika masih kecil. Melansir YourTango, menurut mental health coach Darius Cikanavicius, kurangnya rasa aman, perhatian, dan perlindungan dari orang terdekat bisa membuat seseorang kesulitan membangun kepercayaan saat dewasa.

Efeknya, mereka jadi terbiasa mengandalkan diri sendiri dan merasa jauh lebih aman ketika tidak bergantung pada siapa pun. Bukan karena ingin menjaga jarak, tetapi karena pengalaman membuatnya lebih berhati-hati.

4. Terlihat Lebih Dewasa

Ilustrasi perempuan yang terlihat sedang menghadapi situasi sulit/Foto: Pexels/MART PRODUCTION

Beauties, punya teman perempuan yang selalu terlihat tetap tenang saat situasi di sekitarnya sedang kacau? Ketenangan itulah yang membuat mereka terlihat jauh lebih dewasa. 

Hal ini bisa muncul karena sejak kecil mereka sudah terbiasa memikul tanggung jawab orang dewasa. Jessica MacNair, seorang konselor profesional berlisensi, menjelaskan bahwa pengalaman trauma bisa membuat anak belajar menjadi lebih sigap dalam menghadapi ancaman.

Tidak heran jika sikapnya sering dianggap sebagai tanda kedewasaan. Padahal, menurut MacNair, kemampuan untuk selalu sigap dan mengandalkan diri sendiri tidak selalu berarti seseorang lebih matang secara emosional, melainkan sebuah bentuk pertahanan diri yang terbawa hingga dewasa.

5. Selalu Bersiap untuk Kemungkinan Terburuk

Ilustrasi perempuan yang sedang berpikir dan merasa khawatir/Foto: Magnific/magnific

“Kalau nanti terjadi sesuatu, aku harus bagaimana?” Pertanyaan seperti ini mungkin sering muncul di kepala perempuan yang terbiasa memikirkan berbagai kemungkinan sebelum melakukan sesuatu.

Bukan berarti mereka selalu berpikir negatif. Bisa jadi, ada pengalaman yang membuat mereka merasa harus selalu siap menghadapi apa pun. Psikoterapis Sharon Martin menjelaskan, kebiasaan mengantisipasi hal terburuk dapat berkaitan dengan trauma yang pernah dialami.

Terbiasa tumbuh tanpa perlindungan membuat mereka harus mengandalkan diri sendiri agar merasa lebih aman. Itulah alasan mengapa mereka selalu sibuk menyiapkan berbagai rencana cadangan, bahkan untuk hal-hal yang sebenarnya belum tentu terjadi.

Beauties, setiap perempuan punya cara sendiri untuk bertumbuh setelah melewati masa-masa berat dalam hidup. Ada yang berubah menjadi lebih mandiri, lebih berhati-hati, hingga makin peka pada sekitar.

Namun, tanda-tanda tersebut tidak bisa dijadikan patokan untuk menilai seseorang karena setiap orang punya cara masing-masing dalam menjalani dan memulihkan diri dari pengalaman hidupnya.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE