5 Cara Pulih dari Burnout Menurut Psikolog

Adira P | Beautynesia
Selasa, 24 Feb 2026 08:30 WIB
5 Cara Pulih dari Burnout Menurut Psikolog
Cara Pulih dari Burnout Menurut Psikolog/Foto: freepik.com/freepik

Merasa lelah seperti baterai handphone yang hampir habis? Pekerjaan yang tadinya kamu sukai sekarang malah bikin kamu malas dan nggak bersemangat? Hati-hati, Beauties, bisa jadi kamu sedang mengalami burnout!

Burnout bukan sekadar capek biasa. Menurut psikolog Dr. Ellen Hendriksen dari Psychology Today, burnout adalah kondisi kelelahan fisik, emosional, dan mental yang disertai dengan penurunan motivasi dan perasaan negatif terhadap pekerjaan.

Kabar baiknya, ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk pulih dari kondisi ini. Yuk, simak tipsnya!

Mulai dari Tubuh

Ini mungkin terdengar klise, tapi merawat diri sendiri adalah langkah pertama yang penting. Psychology Today menjelaskan bahwa kamu perlu bertanya pada diri sendiri: kapan terakhir kali kamu makan siang tanpa menatap komputer? Kapan terakhir kali berolahraga?

Cobalah untuk menukar screen time dengan waktu tidur yang cukup, hindari fast food, dan masukkan kembali olahraga ke dalam rutinitas harianmu. Tubuh yang sehat akan membantu pikiranmu lebih siap menghadapi stres.

Identifikasi Sumber Masalahmu

Dengarkan pikiran dan tubuh agar tidak stres. Hindari burnout dengan memberikan batasan pada diri.

Cara Pulih dari Burnout Menurut Psikolog/Foto: Pexels.com/Pavel Danilyuk

Menurut Dr. Christina Maslach dari University of California, Berkeley, yang merupakan ahli terkemuka di bidang burnout, masalah pekerjaan bisa dibagi menjadi enam area: beban kerja yang berlebihan, kurangnya kontrol, penghargaan yang minim, ketidakadilan, kurangnya komunitas atau dukungan, dan nilai yang bertentangan.

Setelah kamu menentukan masalah apa yang mematikan semangatmu, kamu bisa mencoba mencari solusinya. Beberapa masalah memang sulit diubah, seperti bekerja melawan nilai-nilaimu. Tapi kadang-kadang perubahan itu mungkin dilakukan.

Apakah kamu bisa mendiversifikasi deskripsi pekerjaanmu? Transfer ke tim atau lokasi lain dalam perusahaan? Atau mengajukan untuk bekerja dari rumah satu hari seminggu?

Latih Diri untuk Mengatakan Tidak

Orang yang rentan terhadap burnout sering kali kesulitan mengatakan tidak. Dilansir dari Psyche, psikolog klinis Debbie Sorensen menjelaskan bahwa menetapkan batasan adalah kunci untuk pulih dari burnout.

Kamu bisa mulai menetapkan batasan baru dengan beban kerjamu, seperti menjaga jam kerja yang lebih wajar atau mengambil lebih sedikit pekerjaan ekstra jika memungkinkan. Misalnya, jika kamu bekerja di lingkungan di mana orang-orang didorong untuk bekerja berjam-jam yang nggak masuk akal, kamu bisa menetapkan batasan dengan berhenti bekerja pada akhir hari.

Bahkan jika bosmu masih bekerja larut malam, kamu bisa memilih untuk nggak merespons pesan jam 11 malam sampai pagi berikutnya, lho.

Beri Ruang untuk Emosimu

5 Hal yang Harus Dilakukan Saat Burnout Tapi Tidak Bisa Resign, Sandwich Generation Wajib Tahu!/ Foto: Freepik.com/benzoix

Cara Pulih dari Burnout Menurut Psikolog/Foto: Freepik.com/benzoix

Bagian dari pengalaman burnout adalah pemutusan emosional. Kamu mungkin mendapati dirimu menekan atau menghindari perasaanmu, berjalan dengan autopilot, atau 'check out' dari pengalaman saat ini.

Untuk terhubung kembali dengan pengalamanmu secara bermakna, kamu bisa berlatih mendengarkan emosimu dan memberi ruang untuk mereka, bahkan yang tidak nyaman seperti ketakutan dan kesedihan, alih-alih mendorongnya pergi. Terhubung kembali dengan pengalaman emosional penuhmu dapat memberimu energi yang lebih besar.

Cobalah berhenti sejenak untuk memperhatikan bagaimana perasaanmu. Pindai tubuhmu dari ujung kaki hingga ubun-ubun, dan perhatikan sensasi apa yang kamu rasakan di setiap titik, Beauties.

Luangkan Waktu untuk Aktivitas yang Mengisi Ulang Energi

Dikutip dari Cleveland Clinic, psikolog Adam Borland, PsyD selalu merekomendasikan mengambil istirahat sebagai solusi yang baik untuk mengatasi burnout.

"Kita harus bisa menjauh dari komputer, atau menjauh dari apa pun sumber stres itu, untuk memperhatikan kesehatan dan kesejahteraan kita," ujar Dr. Borland.

Buat inventaris rutinitas dan kebiasaan harianmu. Pikirkan tentang kebiasaan yang membantumu mengisi ulang energi dan mengatasi stres dengan lebih baik. Misalnya aktivitas yang membantumu merasa berenergi (seperti olahraga atau bersenang-senang dengan teman) maupun yang membantumu merasa lebih rileks (seperti tidur siang atau hari libur dari pekerjaan).

Berdasarkan hal ini, buat daftar dua atau tiga hal yang bisa kamu lakukan hari ini atau besok yang terasa mengisi ulang energimu.

Beauties, itulah cara untuk pulih dari burnout menurut para psikolog. Ingat, burnout bukan salahmu dan kamu bisa pulih dari kondisi ini dengan langkah-langkah yang tepat. Hal yang terpenting adalah mengenali tandanya sejak dini dan mulai melakukan perubahan kecil yang bisa membuat perbedaan besar dalam hidupmu.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiwa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE