5 Cara Tidak Merasa Bersalah Melepaskan Barang-barang Kenangan saat Decluttering

Narita Fuji Triani | Beautynesia
Selasa, 14 Apr 2026 14:00 WIB
1. Tarik Napas Dulu
Tarik Napas Dulu. Cara ini bisa membuat kamu merasa lebih tenang/Foto: freepik.com/freepik

Melepaskan barang-barang penuh kenangan bisa jadi terasa berat. Mungkin surat lama, hadiah, atau benda kecil yang punya kenangan besar yang terlalu berharga untuk dilepas. Bukan karena masih dipakai, tapi takut melupakan kenangan yang tersimpan di barang tersebut.

Menurut Your Tango, melepas barang sentimental sebenarnya bisa dilakukan tanpa paksaan dan tanpa rasa bersalah. Kuncinya, bukan seberapa banyak yang disimpan atau dibuang, tapi bagaimana memproses emosi yang melekat di dalamnya. Dengan pendekatan yang tepat, proses decluttering justru bisa terasa menenangkan dan membebaskan. Yuk, simak caranya, Beauties!

1. Tarik Napas Dulu

Tarik Napas Dulu. Cara ini bisa membuat kamu merasa lebih tenang/Foto: freepik.com/freepik

Sebelum mulai memilah barang, kamu bisa berhenti sejenak, lalu tarik napas dalam-dalam. Akui saja perasaanmu, entah itu merasa sedih, terkejut, bahkan ragu karena itu adalah perasaan normal. Jadi, memberi ruang pada emosimu tanpa menghakimi bisa membantu kamu merasa lebih tenang dan fokus saat mulai memilah barang-barang kenangan.

2. Temukan Sumber Rasa Bersalah

Temukan Sumber Rasa Bersalah. kira-kira kenapa kamu berat decluttering barang-barang tersebut?/Foto: freepik.com/freepik

Kamu bisa menuliskan di selembar kertas apa yang membuatmu merasa berat, misalnya pakaian bayi anakmu atau piring warisan nenek. Dengan menuliskannya bisa membantu kamu mengatasi apakah kamu benar-benar membutuhkan barang tersebut?

3. Buat Deadline yang Jelas

Buat Deadline yang Jelas.Hal ini agar kamu bisa punya aturan dan mengurangi kecemasan/ Foto: freepik.com/freepik

Memiliki deadline yang jelas bisa mengurangi kecemasan karena kamu punya aturan yang bisa diikuti. Kadang, ketidakpastian bisa membuat tugas semakin menakutkan, maka dengan batas waktu yang jelas, kamu bisa memberi diri sendiri untuk mengetahui kapan waktu harus segera diselesaikan. Punya batasan juga bisa mencegah rasa kewalahan yang timbul akibat tugas-tugas yang tak berujung dan tidak memiliki batas waktu.

4. Tentukan Metode Terbaik

Tentukan metode terbaik untuk decluttering barang-barang. Kamu tahu metode terbaik yang dilakukan/Foto: freepik.com/freepik

Tanyakan pada diri sendiri, apa metode terbaik yang mungkin bisa dilakukan untuk barang-barang ini? Apakah harus disimpan, didata dulu, difoto dulu, atau mungkin diberikan kepada orang lain? Dengan punya metode dan strategi, kamu tidak hanya bergantung pada dua pilihan (simpan atau buang), sehingga prosesnya terasa lebih mudah.

5. Perkirakan dan Luangkan Waktu

Perkirakan dan luangkan waktu untuk memulai decluttering. Belajarlah bertanggung jawab pada diri sendiri/Foto: freepik.com/freepik

Perkirakan waktu yang tepat untuk memulai decluttering. Tuliskan dengan jelas hari dan waktu, lalu tepati. Belajarlah untuk bertanggung jawab pada diri sendiri. Hal sederhana ini bisa jadi motivasi untuk mendisiplinkan diri. Komitmen ini bisa membantu mematahkan rasa malas atau menunda yang sering membuat proses declutter jadi tertunda tanpa alasan jelas.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(dmh/dmh)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE