5 Ciri Kepribadian Orang yang Sering Lupa Menaruh Barang

Florence Febriani Susanto | Beautynesia
Rabu, 08 Jul 2026 21:30 WIB
5 Ciri Kepribadian Orang yang Sering Lupa Menaruh Barang
Ciri Kepribadian Orang yang Sering Lupa Menaruh Barang/Foto: Magnific

Pernah nggak kamu sudah memegang ponsel beberapa detik lalu tiba-tiba panik karena merasa benda itu hilang? Atau mungkin kamu sering berkeliling rumah hanya untuk mencari kunci yang ternyata ada di tempat yang tidak terduga? Menariknya, ciri kepribadian orang yang sering lupa menaruh barang ternyata tidak selalu berhubungan dengan sifat ceroboh atau kurang fokus.

Di balik kebiasaan tersebut, ada beberapa karakter unik yang sering ditemukan pada orang-orang dengan cara berpikir tertentu. Bahkan, beberapa ahli menyebut bahwa kebiasaan lupa menyimpan barang bisa berkaitan dengan kreativitas hingga kemampuan berpikir yang tinggi. 

Yuk, kita simak apa saja ciri kepribadian orang yang sering lupa menaruh barang dilansir dari Your Tango! Kira-kira kamu termasuk salah satunya?

Mereka Cenderung Menyaring Informasi yang Dianggap Tidak Penting

Bisa Menyaring Informasi dengan Baik/Foto: Magnific

Menurut para ahli dari NeuroHealth Associates, orang dengan kemampuan berpikir cepat sering kali tidak menyimpan semua informasi yang diterima otaknya. Mereka secara otomatis memprioritaskan informasi yang dianggap penting dan melepaskan detail yang dirasa tidak terlalu dibutuhkan.

Karena itulah, mereka mungkin bisa mengingat ide besar, rencana kerja, atau solusi rumit dengan mudah. Namun di saat yang sama, mereka justru lupa meletakkan dompet atau kacamata beberapa menit sebelumnya.

NeuroHealth Associates menjelaskan bahwa mengingat terlalu banyak informasi justru bisa membuat seseorang kesulitan fokus dan mengambil keputusan. Itulah sebabnya sebagian orang memilih, secara tidak sadar untuk mengosongkan ruang bagi hal-hal yang dianggap lebih penting.

Nyaman dengan Situasi yang Sedikit Berantakan

Nyaman dengan Situasi Berantakan/Foto: Magnific

Apakah meja kerjamu sering penuh catatan, buku, atau barang yang terlihat tidak teratur? Jika iya, mungkin kamu termasuk orang yang berkembang dalam kondisi yang disebut sebagai controlled chaos atau kekacauan yang masih terkendali.

Orang dengan karakter ini biasanya tidak terlalu terganggu oleh lingkungan yang kurang rapi. Sebaliknya, mereka justru merasa lebih bebas berpikir dan lebih mudah menemukan ide baru saat berada di tengah banyak aktivitas.

Karena fokus mereka sering berpindah pada berbagai hal menarik, tidak heran jika barang-barang kecil seperti kunci, ponsel, atau charger sering terlupakan. Namun, di balik itu, kreativitas mereka biasanya cukup tinggi dibanding rata-rata orang.

Sering Memikirkan Banyak Hal Sekaligus

Memikirkan Banyak Hal Sekaligus/Foto: Magnific

Pernah merasa tubuhmu sedang berada di satu tempat, tetapi pikiranmu sudah melompat ke lima hal berbeda? Jika iya, kamu tidak sendirian.

Psikolog Jeff Comer menjelaskan bahwa multitasking sebenarnya tidak efektif bagi kebanyakan orang karena dapat meningkatkan kesalahan dan menurunkan produktivitas. Namun, orang dengan kebutuhan stimulasi mental yang tinggi sering kali tetap terdorong melakukan banyak hal sekaligus.

Saat otak sibuk memikirkan pekerjaan, rencana akhir pekan, ide bisnis, atau tugas berikutnya, benda yang baru saja diletakkan bisa langsung terlupakan. Bukan karena tidak peduli, melainkan karena perhatian mereka sedang tersebar ke berbagai arah.

Suka Melamun dan Berimajinasi

Suka Berimajinasi/Foto: Magnific

Kalau kamu sering menatap keluar jendela sambil membayangkan berbagai kemungkinan, mungkin ini terdengar familiar. Melamun ternyata bukan sekadar kebiasaan menghabiskan waktu tanpa tujuan.

Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Neuropsychologia menemukan bahwa orang yang lebih sering melamun cenderung memiliki kreativitas dan kemampuan intelektual yang lebih tinggi. Mereka banyak menghabiskan waktu untuk mengeksplorasi ide dan kemungkinan di dalam pikirannya.

Namun, ada konsekuensinya. Saat pikiran terlalu sibuk menjelajah berbagai skenario, perhatian terhadap lingkungan sekitar bisa berkurang. Akibatnya, barang yang baru saja diletakkan sering kali terlupakan begitu saja.

Tidak Terlalu Takut Membuat Kesalahan

Tidak Takut Berbuat Salah/Foto: Magnific

Tidak semua orang langsung panik saat melakukan kesalahan kecil. Ada orang yang mampu menerima kesalahan dengan lebih santai dan menjadikannya pengalaman untuk berkembang.

Neuropsikolog Sam Goldstein menjelaskan bahwa pola pikir berkembang atau growth mindset membantu seseorang melihat kesalahan sebagai kesempatan untuk belajar. Mereka tidak terlalu sibuk menyalahkan diri sendiri ketika melakukan kekeliruan.

Mungkin mereka lupa membawa kunci atau meninggalkan ponsel di meja makan. Namun setelah itu, mereka cenderung mencari solusi dan melanjutkan aktivitas tanpa berlarut-larut merasa bersalah. Sikap inilah yang sering membantu mereka terus berkembang dalam jangka panjang.

Sering lupa menaruh barang memang bisa membuat frustrasi, apalagi ketika sedang terburu-buru. Namun menariknya, ciri kepribadian orang yang sering lupa menaruh barang tidak selalu menunjukkan kelemahan atau kurangnya kemampuan berpikir.

Nah, Beauties, dari lima karakter di atas, mana yang paling menggambarkan dirimu?

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.