5 Ciri Kepribadian Orang yang Sering Scroll HP Sebelum Tidur

Florence Febriani Susanto | Beautynesia
Jumat, 27 Feb 2026 21:30 WIB
Mengalihkan Diri untuk Menghindari Pikiran Sendiri
Overthinking/Foto: Freepik

Ciri kepribadian sering kali terlihat dari kebiasaan kecil yang kamu lakukan setiap hari. Salah satunya adalah kebiasaan scroll HP sebelum tidur yang terasa sulit dihentikan meski mata sudah berat.

Beauties, pernah tidak kamu berkata, “Sebentar lagi ya,” tetapi akhirnya waktu berjalan satu jam tanpa terasa? Padahal kamu tahu besok harus bangun pagi, tetapi tetap saja jari terus bergerak. Nah, kebiasaan ini bukan sekadar soal disiplin, melainkan bisa menunjukkan pola psikologis tertentu.

Menariknya, beberapa penelitian tentang penundaan waktu tidur menunjukkan bahwa orang yang sering scroll HP sebelum tidur cenderung memiliki tantangan dalam mengakhiri aktivitas dan mengambil keputusan. Jadi, yuk kenali lebih dalam, siapa tahu kamu jadi lebih paham dengan diri sendiri.

Sulit Mengakhiri Sesuatu dan Membuat Keputusan

Sulit Mengakhiri Sesuatu dan Membuat Keputusan/Foto: Freepik

Tidur sebenarnya adalah bentuk penutup hari. Artinya, kamu perlu berkata pada diri sendiri bahwa hari ini selesai dan besok adalah cerita baru. Namun, jika kamu terus menunda tidur dengan scroll HP sebelum tidur, bisa jadi kamu juga kesulitan mengakhiri hal lain dalam hidup.

Kamu mungkin sering menunda menyelesaikan proyek, ragu mengambil keputusan besar, atau membiarkan hubungan berjalan tanpa arah yang jelas. Alih-alih memilih secara sadar, kamu menunggu keadaan yang memaksa segalanya berakhir. Scroll tanpa henti menjadi cara untuk menghindari keputusan kecil, yaitu berhenti dan memejamkan mata.

Mengalihkan Diri untuk Menghindari Pikiran Sendiri

Overthinking/Foto: Freepik

Saat kamu berhenti melihat layar dan suasana menjadi sunyi, pikiran biasanya mulai aktif. Kamu mengingat percakapan tadi siang, kesalahan kecil yang terasa besar, atau rencana yang belum terwujud. Tidak semua orang nyaman menghadapi momen itu.

Karena itu, layar menjadi “penenang” instan. Selama otak sibuk dengan video dan informasi, kamu tidak perlu memikirkan hal yang membuat cemas. Namun, jika terus dilakukan, kamu tidak benar-benar menyelesaikan beban pikiran tersebut. Kamu hanya menundanya sampai besok, dan siklusnya berulang lagi.

Terbiasa dengan Kepuasan Instan

Mudah Puas/Foto: Freepik

Setiap kali kamu menggeser layar, ada kemungkinan menemukan sesuatu yang lucu, mengejutkan, atau menghibur. Sensasi kecil itu muncul cepat dan berulang. Tanpa sadar, otak terbiasa dengan pola hadiah instan.

Akibatnya, aktivitas yang butuh proses panjang terasa membosankan. Menulis, belajar, atau membangun sesuatu dari nol tidak memberikan hasil secepat konten di layar. Jika kamu merasa sulit bertahan dalam proses jangka panjang, bisa jadi kebiasaan malam hari ini ikut membentuk pola tersebut.

Selalu Mencari “Sesuatu” yang Tidak Jelas

Selalu Mencari Sesuatu yang Tidak Jelas/Foto: Freepik

Pernah merasa seperti masih kurang satu video lagi sebelum tidur? Atau satu informasi lagi yang terasa penting? Kamu terus mencari, tetapi sebenarnya tidak tahu apa yang dicari.

Pola ini sering muncul juga dalam kehidupan sehari-hari. Kamu mungkin merasa pekerjaan belum cukup sempurna, hubungan belum cukup ideal, atau pencapaian belum memuaskan. Karena itu, kamu jarang merasa benar-benar selesai. Scroll menjadi simbol dari pencarian tanpa akhir tersebut.

Mengutamakan Kenyamanan daripada Pertumbuhan

Mengutamakan Kenyamanan daripada Pertumbuhan/Foto: Freepik

Scroll tidak membutuhkan usaha, risiko, atau keberanian. Kamu hanya perlu berbaring dan menikmati alur konten yang sudah disiapkan. Sementara itu, menghadapi masalah atau memulai hal baru sering kali terasa tidak nyaman.

Jika kamu lebih sering memilih kenyamanan sesaat dibanding langkah yang menantang, kebiasaan ini bisa merembet ke aspek lain. Kamu mungkin menunda percakapan penting, menolak peluang baru, atau tetap berada di zona aman. Padahal, pertumbuhan justru terjadi saat kamu berani sedikit tidak nyaman.

Beauties, kebiasaan kecil seperti scroll HP sebelum tidur memang terlihat sederhana, tetapi bisa menyimpan makna yang lebih dalam. Ciri kepribadian yang muncul dari kebiasaan ini bukan untuk menghakimi, melainkan untuk membantu kamu lebih sadar akan pola diri sendiri.

Sekarang coba tanyakan pada diri kamu, apakah scroll malam hari benar-benar membuatmu rileks, atau justru membuatmu menghindari sesuatu?

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI

(naq/naq)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE