5 Ciri Kepribadian Orang yang Tidak Langsung Membereskan Barang Setelah Dipakai

Elvin Nuril Firdaus | Beautynesia
Selasa, 31 Mar 2026 15:00 WIB
3. Manajemen Waktu Buruk
Manajemen waktu buruk/freepik.com/wayhomestudio

Apa kamu pernah tinggal bersama orang yang jarang langsung mencuci piringnya setelah makan atau membiarkan pakaiannya berserakan di kasur selepas memilih baju? Kebiasaan ini tentunya bisa membuatmu merasa kesal karena melihat kekacauan di seisi rumah.

Meski tampak seperti perkara kecil, tetapi hal tersebut ternyata bisa menunjukkan ciri kepribadian yang membentuk kebiasaan mereka sehari-hari, lho, Beauties.

Lalu, apa saja ciri kepribadian orang yang tidak langsung membereskan barang setelah dipakai? Ini di antaranya.

1. Sulit Memikirkan Konsekuensi di Masa Depan

Salah satu karakteristik orang yang jarang langsung membereskan barangnya ke tempat semula setelah dipakai adalah sulit memikirkan konsekuensi di masa depan. 

Menurut situs Geediting, menumpuk barang untuk sementara waktu bisa membuat beberapa orang merasa lega dibandingkan harus menghabiskan waktu menatanya kembali.

Kondisi ini jika dibiarkan begitu saja, bisa merambah ke hal-hal lain, seperti suka mengerjakan pekerjaan saat sudah mepet tenggat waktu atau melupakan janji temu. Orang-orang demikian relatif tidak menyadari dampak dari kebiasaannya terhadap situasi di masa depan.

2. Mengaitkan Kerapian dengan Kekakuan

Mengaitkan kerapian dan kekakuan/freepik.com/freepik

Tak jarang orang yang menganggap jika rapi dan teratur menunjukkan jika seseorang kaku. Di sisi lain, hidup dengan sedikit kekacauan dianggap lebih kreatif dan menyenangkan.

Orang yang jarang mengembalikan barangnya setelah dipakai ke tempat semula menganggap dirinya akan kehilangan sikap spontan dan fleksibelnya, menjadi sosok yang lebih tegang dan kaku.

Untuk menghilangkan persepsi ini, kamu tak perlu membuat jadwal bersih-bersih yang ketat. Namun, bisa memulai kebiasaan bersih-bersih setiap lima menit sehari. Manfaatkan momen lima menit tersebut untuk membersihkan rumah, sehingga rumahmu akan lebih rapi.

3. Manajemen Waktu Buruk

Manajemen waktu buruk/freepik.com/wayhomestudio

Situs Declutterbuzz mengaitkan kebiasaan tidak langsung membersihkan barang setelah memakainya dengan manajemen waktu yang buruk. Jika kamu tidak bisa mengatur waktu dengan baik dan terbiasa menunda pekerjaan, maka akan menyebabkan kekacauan dan pekerjaan lebih tidak teratur.

Selain membuat pekerjaan menjadi berantakan, manajemen waktu yang buruk juga dapat membuatmu lebih mudah stres. Itulah sebabnya, penting bagimu untuk mengelola waktu dengan baik dan membuat daftar pekerjaan dalam sehari agar hidupmu lebih teratur.

4. Pikirannya Mudah Teralihkan

Punya daya ingat kuat. Melamun melatih multitasking mental mereka.

Pikirannya Mudah Teralihkan/Foto: Pexels.com/Monstera Productions

Tidak langsung mengembalikan barang yang baru saja digunakan ke tempat semula juga bisa terjadi karena pikiranmu mudah teralihkan dan kurang fokus. 

Saat kamu sedang melipat pakaian, pikiranmu bisa mudah teralihkan dengan notifikasi di ponsel dan berakhir lupa melanjutkan pekerjaan karena terlalu nyaman dengan ponsel. 

Hal ini juga bisa terjadi ketika muncul ide-ide baru di pikiranmu yang ingin langsung dicoba saat itu juga, sehingga pekerjaanmu yang lain terabaikan. Maka dari itu, fokus dan berkonsentrasi saat melakukan pekerjaan adalah hal penting agar pikiranmu tidak mudah teralihkan.

5. Suka Meremehkan Tugas Kecil

Suka meremehkan tugas kecil/freepik.com/freepik

Ciri kepribadian orang yang jarang mengembalikan barangnya langsung setelah dipakai adalah suka meremehkan tugas-tugas kecil. Misalnya, membiarkan pengisi daya baterai tergeletak di lantai, meletakkan cangkir di meja kamar, dan lainnya.

Kebiasaan ini bisa muncul saat kamu berpikir “hanya satu barang, nanti saja”, sehingga jika terus dibiarkan begitu saja, bisa menumbuhkan kelalaian dan berdampak terhadap kekacauan.

Itulah beberapa ciri kepribadian orang yang tidak langsung mengembalikan barang setelah dipakai. Kebiasaan tersebut memang tampak sepele, tetapi bisa berdampak besar apabila kamu biarkan saja.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE