5 Ciri Kepribadian yang Jadi Tanda Orang akan Kaya Raya di Masa Depan
Kepribadian seseorang bisa memengaruhi kondisi finansial. Jika seseorang impulsif, FOMOÂ (Fear of Missing Out), dan boros, tentu kondisi keuangannya akan kurang baik. Sebaliknya, jika ahli mengatur keuangan, mencapai financial freedom di masa depan bukan mustahil.
Ada beberapa ciri kepribadian yang disebutkan dalam YourTango yang jadi prediktor seseorang akan kaya raya di masa depannya, Beauties. Apa saja ya?
1. Suka Belajar Finansial
Suka belajar finansial. Mereka tahu cara mengelola uang dengan tepat, investasi, dan mencari peluang karena belajar./ Foto: Pexels.com/Tima Miroshnichenko
Mungkin saat ini pendapatan mereka masih pas-pasan, tapi mereka rajin belajar tentang finansial. Dengan belajar, mereka jadi tahu cara mengelola uang dengan tepat, bahkan cara untuk berinvestasi. Belajar memungkinkan kita untuk menjalani kehidupan yang sukses.
2. Efisien
Mereka akan efisien dalam melakukan apa pun. Ia bisa membagi prioritas sehingga waktu yang terbatas bisa dapat manfaat optimal./ Foto: Pexels.com/Ketut Subianto
Orang yang efisien jadi sifat penting agar bisa kaya raya di kemudian hari. Efisien berarti membuat prioritas agar waktu yang terbatas bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin dan mendapatkan hasil seoptimal mungkin. Efisiensi juga dapat juga meluas ke perencanaan keuangan, mulai dari membuat anggaran secara efektif, meminimalkan utang, dan melakukan investasi yang lebih bijak.
3. Sering Mencari Kesempatan
Mereka sering mencari kesempatan. Misalnya peluang investasi, ide bisnis, atau mencari cara baru untuk menghasilkan uang./ Foto: Pexels.com/Vlada Karpovich
Ketika kamu sering belajar finansial dan bersikap efisien, kamu juga akan cenderung mencari kesempatan terbaik untuk diambil. Misalnya, peluang investasi, ide bisnis, atau cara-cara baru untuk menghasilkan uang.
4. Menghargai Waktu dibandingkan Uang
Mereka menghargai waktu. Waktu adalah aset yang tak tergantikan./ Foto: Pexels.com/Kindel Media
Sifat lain yang menonjol adalah bagaimana mereka menghargai waktu dibandingkan uang itu sendiri. Waktu adalah aset yang tak tergantikan. Oleh karena itu, mereka benar-benar memprioritaskan peluang. Mereka cenderung menolak peluang kecil yang hanya akan membuang waktu mereka, dan lebih memilih hal-hal yang akan menghasilkan kekayaan jangka panjang.
5. Melihat Uang sebagai Alat, Bukan Tujuan Utama
Mereka melihat uang sebagai alat, bukan tujuan utama. Uang digunakan untuk mencapai tujuan seperti financial freedom atau hidup nyaman./ Foto: Pexels.com/Tima Miroshnichenko
Selain itu, walaupun tertarik mencari peluang untuk kekayaan jangka panjang, tujuan utama mereka bukanlah uang itu sendiri. Uang hanya digunakan sebagai alat untuk mencapai tujuan besar mereka, misalnya seperti mendapatkan financial freedom atau hidup dengan nyaman sehingga mereka bisa melakukan proyek yang mereka cita-citakan.
***
Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk gabung ke komunitas pembaca Beautynesia B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!