5 Ciri Orang Baik Tanpa Dibuat-buat Menurut Ilmu Psikologi

Dimitrie Hardjo | Beautynesia
Selasa, 31 Mar 2026 14:00 WIB
1. Berintegritas
Orang yang baik punya integritas. Sifat ini mencakup kejujuran, keandalan, kerendahan hati, dan tanggung jawab./ Foto: Pexels.com/Pavel Danilyuk

Pernah nggak sih kamu menerima pertolongan orang lain, tapi kamu curiga apakah ada maksud tersembunyi di balik kebaikannya? Eits! Jangan salah, Beauties, banyak orang yang menolong dengan tulus karena pada dasarnya dia adalah orang baik.

Kebaikan orang tersebut tidak dibuat-buat dan mereka menolong tanpa pamrih. Saat orang menunjukkan kebaikan tulus, maka hal itu juga secara konsisten tampak pada perilakunya sehari-hari. Mulai dari sikapnya yang selalu jujur, bahasa tubuh rileks, dan keselarasan antara perbuatan dan perkataan, simak ciri orang yang baik tanpa dibuat-buat itu.

1. Berintegritas

Orang yang baik punya integritas. Sifat ini mencakup kejujuran, keandalan, kerendahan hati, dan tanggung jawab.

Orang yang baik punya integritas. Sifat ini mencakup kejujuran, keandalan, kerendahan hati, dan tanggung jawab./ Foto: Pexels.com/Pavel Danilyuk

Seseorang yang benar-benar baik selalu menjunjung tinggi integritas. Integritas mencakup sifat kejujuran, keandalan, kerendahan hati, dan tanggung jawab Mereka punya kompas moral yang baik dan konsisten menaatinya dalam semua kesempatan.

Michelle Beaupre, seorang pekerja sosial klinis berlisensi dan direktur klinis di Villa Oasis, Rancho Santa Fe, Amerika Serikat, mengatakan kepada PsychCentral bahwa integritas yang dimiliki “berarti bersikap jujur, memiliki prinsip moral yang kuat, dan berpegang teguh pada prinsip tersebut bahkan ketika hal itu tidak nyaman atau mudah.”

2. Bahasa Tubuh yang Terbuka dan Rileks

Orang baik menunjukkan bahasa tubuh yang terbuka dan rileks. Bahasa tubuh ini bisa dilihat ketika sedang mengobrol.

Orang baik menunjukkan bahasa tubuh yang terbuka dan rileks. Bahasa tubuh ini bisa dilihat ketika sedang mengobrol./ Foto: Pexels.com/Sam Lion

Orang yang baik tanpa dibuat-buat juga akan terbaca dari bahasa tubuhnya. Menurut Jennifer Brown, seorang psikolog forensik, dalam tulisannya di situs Cottonwood Psychology, “Orang yang benar-benar baik sering kali memiliki bahasa tubuh yang terbuka dan rileks.”

Misalnya, mereka tidak menyilangkan tangan erat-erat, pundaknya rileks, melakukan kontak mata dan berkedip normal, posisi tubuhnya menghadap ke lawan bicara dengan postur yang tidak tegang sehingga mereka tampak nyaman menjadi diri mereka sendiri. Bahasa tubuh ini memberikan sinyal mereka membuka diri dan membuat ruang aman bagi lawan bicaranya.

3. Membuat Orang Lain Merasa Dilihat dan Didengar

Orang baik membuat lawan bicaranya merasa dilihat dan didengar. Mereka pendengar yang baik dan memberikan respon yang sesuai.

Orang baik membuat lawan bicaranya merasa dilihat dan didengar. Mereka pendengar yang baik dan memberikan respon yang sesuai./ Foto: Pexels.com/Vitaly Gariev

Ciri orang baik yang dapat dirasakan orang lain adalah bagaimana lawan bicaranya merasa dilihat dan didengar. Mereka melakukannya dengan hal-hal yang sederhana, seperti benar-benar menyimak apa yang kamu katakan tanpa memotong pembicaraan, bertanya pertanyaan lanjutan terkait apa yang kamu sampaikan, serta nada bicara yang santai dan hangat.

Tanpa disadari, kamu juga merasa rileks ketika berbincang dengannya. Itulah pertanda bahwa orang yang kamu ajak bicara adalah orang yang menghargai orang lain––salah satu ciri orang yang benar-benar baik.

4. Komunikatif dan Tidak Mendominasi Percakapan

Orang baik komunikatif, tapi tidak berusaha untuk mendominasi percakapan.

Orang baik komunikatif, tapi tidak berusaha untuk mendominasi percakapan./ Foto: Pexels.com/RDNE Stock Project

Bukan berarti orang tersebut tidak berbicara sama sekali dalam percakapan, Beauties. Orang baik paham bahwa komunikasi harus terjalin secara dua arah. Mereka komunikatif, tapi tidak berusaha untuk mendominasi percakapan.

Dalam obrolan, mereka akan bicara dari sudut pandangnya. Lalu, mereka akan bertanya, “kalau kamu bagaimana?”. Mereka punya kesadaran diri bahwa menyampaikan perspektif sendiri penting, tapi menyediakan waktu untuk orang lain bicara juga sama pentingnya.

5. Ucapan dan Perbuatannya Selaras

Ucapan dan perbuatan yang selaras termasuk ciri orang baik. Mereka berkata-kata positif dan didukung dengan bahasa tubuh yang positif pula.

Ucapan dan perbuatan yang selaras termasuk ciri orang baik. Mereka berkata-kata positif dan didukung dengan bahasa tubuh yang positif pula./ Foto: Pexels.com/Zen Chung

Selain itu, salah satu ciri terkuat dari seseorang yang benar-benar baik adalah keselarasan antara ucapan dan perbuatan. Nggak harus selalu dalam hal besar. Dalam situasi yang terkesan sepele, seperti “Senang bertemu denganmu!”, diucapkannya dengan tulus karena diikuti bahasa tubuh yang sesuai, yakni diucapkan dengan nada dan pandangan mata yang hangat, mungkin disertai dengan jabatan tangan.

Saat berinteraksi dengan mereka, kamu tidak akan dibuat bingung dengan maksud dari perkataan atau perbuatannya, seperti perkataannya terdengar ramah, tapi bahasa tubuhnya dingin. Ketidakselarasan justru tanda bahwa kebaikan mereka cenderung palsu, bukan kenyataan.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI! 

(dmh/dmh)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE