5 Film Rom-Com Era 2000-an yang Seru untuk Mengisi Akhir Pekan

Via Indriyani | Beautynesia
Minggu, 09 Aug 2026 09:30 WIB
1. 13 Going on 30 (2004)
Film 13 Going on 30 memberikan gambaran nyata tentang impian masa kecil kita yang ingin cepat-cepat dewasa/Foto: Pinterest/Alisa Cornell

Beauties, weekend selalu menjadi hari favorit semua orang karena memberikan jeda istirahat setelah lima hari sibuk beraktivitas. Meski ada banyak cara dalam menikmati hari libur ini, menonton film atau serial di kamar sembari ditemani camilan lezat kerap jadi pilihan yang menyenangkan.

Nah, berbicara soal film atau serial yang akan ditonton, kadang kita menginginkan tontonan yang tidak membuat kita ikut berpikir keras. Oleh karena itu, agar akhir pekanmu tetap santai dan menyenangkan, film-film rom-com lawas tahun 2000-an mungkin bisa jadi pilihan.

Selain bisa bikin senyum-senyum sendiri, memberikan rasa hangat, sekaligus nostalgia, film rom-com juga sangat penuh makna karena memberikan gambaran manisnya persahabatan, tulusnya cinta, hingga proses pendewasaan diri yang sangat berharga. Yuk, simak daftar filmnya di bawah ini!

1. 13 Going on 30 (2004)

Film 13 Going on 30 memberikan gambaran nyata tentang impian masa kecil kita yang ingin cepat-cepat dewasa/Foto: Pinterest/Alisa Cornell

Waktu kecil kita sering kali memimpikan kehidupan dewasa yang menyenangkan. Pergi bekerja dengan rapi, memakai makeup, sepatu hak tinggi, dan bisa pergi ke mana pun yang kita mau. Nah, film romcom satu ini menyajikan gambaran nyata itu sembari memberikan kisah nostalgia yang epik!

Film 13 Going on 30, mengajak kita mengikuti kehidupan tokoh Jenna Rink, seorang gadis berumur tiga belas tahun yang secara ajaib terbangun di tubuh usia 30 tahunnya. Kisahnya bermula secara ajaib setelah ia bersembunyi di dalam lemari, karena merasa terhina oleh perlakuan teman-temannya di pesta ulang tahun ketiga belas. Berkat beberapa serbuk ajaib yang menaburinya, harapan dan doa Jenna pun terkabul.

Setelah itu, dengan tubuh dewasanya, ia terbangun di apartemen impian yang dilengkapi lemari pakaian yang luar biasa, pekerjaan idaman, dan dikelilingi teman-teman superstar. Sayangnya, ia kemudian menyadari bahwa bukan ini yang diinginkannya, satu-satunya yang dibutuhkan sekarang adalah sahabat masa kecilnya, Matt, seorang anak laki-laki yang dia pikir menghancurkan pestanya. 

2. The Holiday (2006)

Film The Holiday akan membawa kita pada pengalaman berlibur yang sangat menyenangkan dan tak terduga/Foto: Pinterest/Hooked on House

Pernah membayangkan bertukar tempat tinggal dengan orang asing selama liburan, Beauties? Jika belum, mari berkenalan dengan Amanda dan Iris di film The Holiday (2006).

Kedua tokoh ini akan mengajak kita mengikuti perjalanan mereka bertukar ‘rumah’ selama liburan musim dingin yang tak akan terlupakan. Amanda berasal dari Los Angeles, Amerika, dengan karakter yang gila kerja khas perempuan di kota besar, sedangkan Iris yang berasal dari pedesaan yang tenang di Inggris. Mereka berdua kemudian bertukar tempat tinggal sementara lewat bantuan situs online. Pertukaran ini sebagai respons dari rasa jenuh pada kehidupan asmara masing-masing yang sedang berantakan.

Berasal dari dua negara dengan ritme kehidupan yang berbeda jauh, mereka pun mengalami culture shock yang justru menambah keseruan cerita. Namun, jangan khawatir, karena tanpa disangka, keputusan nekat ini justru dapat membawa mereka pada kebahagiaan dan romansa baru yang tak terduga. Di balik adegan-adegannya yang manis dan mengundang tawa kita saat menonton, The Holiday mengajarkan kita tentang keberanian untuk melepaskan diri dari masa lalu yang menyakitkan, berhenti menangisi orang yang salah, dan menyadari betapa berharganya diri kita.

3. Music and Lyrics (2007)

Film Music and Lyrics memberikan makna mendalam pada kita tentang kesempatan kedua yang indah/Foto: Pinterest/Seven Spot

Percaya atau tidak, kesempatan kedua selalu datang menghampiri kita yang berani untuk percaya pada diri sendiri. Itulah yang ditawarkan oleh film Music and Lyrics (2007).

Kita akan diajak mengikuti cerita seorang Alex Fletcher, mantan bintang pop yang popularitasnya mulai redup, dan Sophie Fisher, perempuan yang memiliki bakat menulis lirik lagu tetapi masih dihantui oleh perasaan tidak percaya diri yang mendalam. Keduanya kemudian dipertemukan lewat sebuah kesempatan untuk menciptakan lagu bersama. 

Nah, Beauties, dari proses tersebut, hubungan keduanya perlahan berkembang menjadi lebih dari sekadar rekan kerja biasa. Lewat perjalanannya, film Music and Lyrics pun tidak hanya menghadirkan kisah cinta yang manis ala romcom, tetapi juga menunjukkan bahwa terkadang seseorang hanya membutuhkan kesempatan kedua untuk kembali menemukan jati dirinya sendiri.

Selain itu, film ini juga dibalut oleh nuansa musik pop era 1980-an, humor yang ringan, serta chemistry para pemerannya yang super menggemaskan, cocok menjadi teman Minggu pagi.

4. 27 Dresses (2008)

Film 27 Dresses mengajarkan kita untuk berani berkata

Beauties, menjadi orang yang nggak enakan dan selalu sedia membantu orang lain membuat kita sering kali lupa dengan kebahagiaan diri sendiri, bukan? Nah, kira-kira begitulah premis awal film ini!

Film romcom berjudul 27 Dresses akan membawa kita pada kisah Jane, perempuan yang selalu jadi pengiring pengantin (bridesmaid) dan sudah mengoleksi 27 gaun di lemarinya. Konflik memuncak ketika adik perempuannya merebut hati bos yang diam-diam Jane taksir, kemudian ia dipaksa menjadi perencana pernikahan mereka!

Namun, di tengah usahanya menyembunyikan patah hati tersebut, Jane bertemu dengan Kevin, seorang jurnalis sinis yang diam-diam meliput kisah hidupnya. Film ini dipenuhi adegan komedi ikonis, terutama saat Jane memamerkan semua gaun anehnya. Lebih dari itu, film 27 Dresses juga mengajarkan kita untuk belajar berkata “tidak” pada hal yang menyakiti kita dan lebih berani lagi untuk melangkah menjadi pemeran utama di dalam kehidupan kita sendiri.

5. Definitely, Maybe (2008)

Film Definitely, Maybe menyuguhkan cerita teka-teki ringan dari rasa penasaran sang anak pada kehidupan romantis kedua orang tuanya yang akan berpisah/Foto: Pinterest/Ani

Film romcom berjudul Definitely, Maybe (2008), sangat cocok untuk kamu yang suka cerita teka-teki ringan dan seru untuk diikuti. Cerita film ini berpusat pada Will Hayes yang sedang dalam proses bercerai dengan istrinya.

Namun, di tengah perceraian itu ada seorang anak perempuannya yang berusia sebelas tahun, yaitu Maya, tiba-tiba saja ingin tahu bagaimana kedua orang tuanya dulu bertemu. Rasa penasaran anaknya inilah yang kemudian membuat Will menceritakan kisah masa lalunya dengan tiga perempuan berbeda. Nah, menariknya Beauties, ia sengaja menyamarkan nama mereka sehingga Maya harus menebak siapa yang akhirnya menjadi ibunya. 

Alurnya sangat mengalir, menghangatkan hati, dan penuh dengan komedi segar seputar lika-liku pencarian jodoh dan kesalahpahaman. Makna terbaik dari film ini juga akan membuat Minggu pagimu semakin manis, karena film Definitely, Maybe mengajarkan bahwa kisah cinta itu sering kali rumit, masalah waktu (timing) adalah segalanya, dan terkadang akhir yang tidak sesuai harapan pun tetap bisa membawa hal-hal terindah dalam hidup kita.

Jadi, bagaimana Beauties? Setelah membacanya kira-kira film romcom mana dulu dari daftar di atas yang akan kamu tonton minggu ini? 

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI

(dmh/dmh)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE