5 Gempa Bumi Terbesar Sepanjang Sejarah, Aceh Urutan Ketiga!
Sejak para ilmuwan mulai mengembangkan metode untuk mengukur kekuatan gempa pada awal abad ke-20, sejumlah gempa bumi dengan kekuatan luar biasa telah mengguncang berbagai wilayah di dunia. Sebagian di antaranya merupakan gempa megathrust, yaitu gempa sangat kuat yang terjadi di zona subduksi ketika satu lempeng tektonik menunjam ke bawah lempeng lainnya.Â
Ada beberapa daftar gempa bumi dengan kekuatan terbesar yang pernah dicatat oleh seismograf di dunia. Melansir dari Life Science, berikut beberapa gempa bumi terbesar sepanjang sejarah yang pernah tercatat, berdasarkan data Survei Geologi Amerika Serikat (USGS). Simak informasi selengkapnya di bawah ini!
1. Valdivia, Chili (1960) dengan Magnitudo 9,5
Ilustrasi bangunan yang hancur di Valdivia, Chili setelah gempa tahun 1960/Foto: Pinterest.com/Kids Earth Science
Pada 22 Mei 1960, gempa bumi berkekuatan 9,5 magnitudo mengguncang Valdivia, Chili. Gempa bumi terbesar yang pernah tercatat ini menewaskan 1.655 orang, ribuan lainnya terluka, dan jutaan orang kehilangan tempat tinggal. Gempa tersebut menyebabkan kerugian sekitar 550 juta dolar AS di wilayah selatan Chili.
Gempa ini juga memicu tsunami besar yang menyebar hingga ke berbagai negara di Samudra Pasifik. Tsunami tersebut menewaskan 61 orang di Hawaii, 138 orang di Jepang, dan 32 orang di Filipina.
Gempa Valdivia terjadi akibat Lempeng Nazca yang menunjam ke bawah Lempeng Amerika Selatan di sepanjang zona subduksi di Palung Peru-Chili.
2. Prince William Sound, Alaska (1964) dengan Magnitudo 9,2
Ilustrasi gempa di Alaska tahun 1964/Pinterest.com/ASSOCIATED PRESS
Gempa bumi berkekuatan 9,2 magnitudo pernah mengguncang Prince William Sound, Alaska pada 27 Maret 1964. Gempa yang berlangsung sekitar 3 menit ini disertai tsunami dan menewaskan 128 orang, serta menyebabkan kerugian material sekitar 311 juta dolar AS.
Dampak gempa terasa sangat parah di sejumlah kota, termasuk Anchorage, yang berada sekitar 120 km barat laut dari pusat gempa. Selain itu, tanah longsor di Anchorage menyebabkan kerusakan besar, terutama di kawasan pusat bisnis kota.
Bencana tersebut juga mengganggu berbagai fasilitas penting, seperti saluran air, jaringan gas, saluran pembuangan, telepon, dan listrik. Gempa tersebut terjadi akibat pergerakan pada zona subduksi antara Lempeng Pasifik dan Lempeng Amerika Utara.
3. Sumatra-Kepulauan Andaman (2004) dengan Magnitudo 9,1
Ilustrasi sebuah masjid yang masih berdiri di Banda Aceh pasca tsunami 2004/Foto: Wikimedia Commons/United States Geological Survey
Pada 26 Desember 2004, gempa bumi berkekuatan 9,1 magnitudo mengguncang wilayah Sumatra dan Kepulauan Andaman. Gempa ini merupakan gempa bumi terbesar ketiga yang pernah tercatat dan yang terbesar sejak gempa Prince William Sound, Alaska di tahun 1964.
Gempa dan tsunami yang menyertainya berdampak pada 10 negara di Asia Tenggara dan Afrika Timur. Hampir 300.000 orang tewas atau diperkirakan meninggal. Sementara itu, 1,2 juta orang mengungsi.
Goncangan gempa sangat kuat dirasakan di Banda Aceh. Namun, tsunami yang dipicu oleh gempa menjadi penyebab utama tingginya jumlah korban. Tsunami tersebut menelan lebih banyak korban jiwa, dibandingkan tsunami akibat gempa lainnya dalam sejarah yang tercatat hingga saat itu. Gelombangnya bahkan terdeteksi oleh alat pengukur pasang surut di berbagai wilayah Samudra Hindia, Pasifik, dan Atlantik.
Gempa terjadi di sepanjang batas lempeng tektonik di India dan Burma, akibat pelepasan tekanan yang terbentuk ketika Lempeng India menunjam ke bawah Lempeng Burma. Zona patahan di dasar laut tersebut membentang sangat panjang, dengan panjang yang disebut oleh USGS kira-kira setara dengan panjang wilayah California.
4. Tohoku, Jepang (2011) dengan Magnitudo 9,1
Ilustrasi tsunami di Jepang tahun 2011/Foto: Pinterest.com/Elly Stevens
Pada 11 Maret 2011, gempa bumi berkekuatan 9,1 magnitudo mengguncang wilayah Tohoku, Jepang, dan memicu tsunami dahsyat. Menurut USGS, bencana ini menyebabkan lebih dari 15.700 orang tewas, lebih dari 4.600 orang hilang, lebih dari 5.300 orang terluka, dan lebih dari 130.900 orang mengungsi.
Gempa dan tsunami tersebut menyebabkan kerusakan besar. Lebih dari 332.000 bangunan, 2.100 jalan, 56 jembatan, dan 26 jalur kereta api rusak. Gempa juga merusak Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Fukushima Daiichi, yang kemudian memicu salah satu bencana nuklir terparah dalam sejarah. Total kerugian akibat bencana ini diperkirakan mencapai 309 miliar dolar AS.
Beberapa minggu setelah gempa utama, gempa susulan dengan magnitudo lebih dari 6,0, bahkan mencapai 7,0 masih terus terjadi. Tsunami yang dipicu gempa juga menyebar melintasi Samudra Pasifik hingga mencapai Hawaii, California, dan Kepulauan Galapagos. Dampaknya terasa hingga Antartika, tempat gelombang tsunami memicu pecahnya bongkahan es besar dari Lapisan Es Sulzberger, menurut USGS.
Gempa ini terjadi akibat pergeseran sesar di dekat Palung Jepang, yaitu zona pertemuan antara Lempeng Pasifik dan Lempeng Amerika Utara.
5. Semenanjung Kamchatka, Rusia (1952) dengan Magnitudo 9,0
Ilustrasi gunung api di Semenanjung Kamchatka, Rusia/Foto: Unsplash.com/Alex Panarin
Pada 4 November 1952, gempa bumi berkekuatan 9,0 magnitudo mengguncang wilayah lepas pantai timur Semenanjung Kamchatka, Rusia. Gempa ini merupakan gempa bumi berkekuatan 9,0 pertama yang tercatat dalam sejarah.
Gempa tersebut memicu tsunami dengan ketinggian mencapai 13 meter di wilayah sekitar Kamchatka. Gelombangnya kemudian melintasi Samudra Pasifik hingga mencapai Crescent City, California dan Hawaii.
Tidak ada korban jiwa yang dilaporkan, tetapi tsunami menyebabkan kerusakan besar di Hawaii dengan nilai kerugian yang diperkirakan mencapai 1 juta dolar AS pada saat itu, atau sekitar 11,12 juta dolar AS jika dihitung berdasarkan nilai saat ini.
Sementara itu, gelombang tsunami menghantam perahu hingga terdampar di pantai, menyebabkan rumah-rumah bertabrakan, menghancurkan dermaga, mengikis garis pantai, dan merusak permukaan jalan.
Itulah daftar gempa bumi terbesar sepanjang sejarah dengan memicu tsunami. Semoga informasi ini dapat bermanfaat.
***
Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!