5 Ide Bisnis Selama Ramadan, Bisa Jadi Cuan!

Florence Febriani Susanto | Beautynesia
Sabtu, 21 Feb 2026 12:30 WIB
Hampers dan Parcel
Hampers dan Parcel/Foto: Freepik

Ide bisnis selama Ramadan selalu terasa spesial karena suasana belanja masyarakat ikut berubah dan lebih aktif. Dari takjil sampai hampers, hampir semua orang mencari kebutuhan tambahan yang sifatnya praktis, unik, dan siap pakai.

Beauties, ini momen emas yang sayang kalau cuma dilewatkan begitu saja tanpa aksi nyata. Karena permintaan meningkat dan kompetisi masih terbuka, kamu punya peluang besar untuk mencoba ide bisnis Ramadhan dengan modal terjangkau.

Menariknya lagi, usaha musiman seperti ini tidak selalu butuh toko fisik atau tempat besar. Cukup manfaatkan dapur rumah, media sosial, dan marketplace, lalu kamu sudah bisa mulai jualan dari sekarang. Nah, biar kamu nggak bingung mulai dari mana, yuk, simak lima inspirasi usaha berikut yang realistis dan gampang dieksekusi dilansir dari detikcom!

Jualan Takjil dan Camilan

Jualan Takjil dan Camilan/Foto: Freepik

Takjil menjadi menu yang paling ditunggu setelah seharian menahan lapar dan haus. Banyak orang rela antre demi mendapatkan kolak, es buah, gorengan, atau puding segar favorit.

Karena sifatnya konsumsi harian, pembeli cenderung datang berulang setiap sore. Artinya, kamu bisa punya pelanggan tetap jika rasa dan kualitasnya konsisten.

Kamu bisa mulai dari menu sederhana seperti risoles, pastel, atau es cincau. Setelah itu, tambahkan variasi supaya pembeli tidak bosan dan selalu penasaran mencoba.

Strateginya, pilih lokasi dekat perumahan atau kantor agar ramai pejalan kaki. Dengan manajemen stok yang tepat, keuntungan harian bisa terkumpul lumayan tanpa terasa.

Katering Sahur dan Berbuka

Katering Sahur dan Berbuka/Foto: Freepik

Tidak semua orang punya waktu memasak selama bulan puasa karena aktivitas tetap padat. Banyak pekerja, mahasiswa, atau keluarga kecil lebih memilih makanan siap saji yang praktis.

Di sinilah peluang katering sahur dan berbuka muncul sebagai solusi yang dibutuhkan. Kamu bisa menawarkan paket mingguan dengan menu bergizi agar pelanggan tidak repot memikirkan variasi.

Beauties, konsep pre-order akan membantu mengurangi risiko bahan terbuang. Selain itu, kamu bisa mengatur porsi sesuai pesanan sehingga operasional lebih efisien.

Tambahkan opsi menu sehat, rendah minyak, atau diet khusus agar target pasar makin luas. Semakin spesifik konsepnya, semakin mudah juga brand kamu diingat.

Kue Kering Lebaran

Kue Kering Lebaran/Foto: Freepik

Menjelang Lebaran, tradisi menyajikan kue kering di rumah hampir tidak pernah absen. Nastar, kastengel, hingga putri salju selalu menjadi favorit keluarga dari tahun ke tahun.

Karena permintaan melonjak, kamu bisa memproduksi lebih awal lalu menyimpan stok. Produk ini relatif awet sehingga risiko kerugian lebih kecil dibanding makanan basah.

Kamu juga bisa menawarkan sistem pre-order dengan pilihan setoples atau kemasan premium. Banyak orang membeli sekaligus untuk dibagikan ke kerabat atau tetangga.

Kalau mau lebih kreatif, coba buat varian rasa baru atau kemasan estetik. Sentuhan unik seringkali membuat pembeli tertarik meski harganya sedikit lebih tinggi.

Busana Muslim dan Dekorasi Lebaran

Busana Muslim dan Dekorasi Lebaran/Foto: Freepik

Setiap Ramadan, banyak orang mulai berburu pakaian baru untuk ibadah dan silaturahmi. Mulai dari gamis, tunik, koko, hingga hijab selalu mengalami lonjakan penjualan.

Selain busana, dekorasi bernuansa Ramadan juga makin digemari. Lampu hias, taplak meja, atau ornamen kaligrafi sering dipakai untuk mempercantik rumah.

Kamu bisa menjadi reseller atau dropshipper tanpa stok besar di rumah. Cukup manfaatkan marketplace dan promosi lewat media sosial agar jangkauan lebih luas.

Jika kamu pandai foto produk dan membuat konten menarik, peluang closing akan semakin besar. Pembeli biasanya tertarik pada visual yang rapi dan inspiratif.

Hampers dan Parcel

Hampers dan Parcel/Foto: Freepik

Memberikan hampers sudah menjadi tradisi untuk menjaga hubungan dengan keluarga atau kolega. Isinya bisa beragam, mulai dari kue, kurma, madu, hingga perlengkapan ibadah.

Produk ini punya keunggulan karena bisa dijual dengan margin lebih tinggi berkat kemasan premium. Pembeli tidak hanya membeli isi, tetapi juga pengalaman memberi hadiah.

Kamu bisa menawarkan beberapa tema, misalnya minimalis atau mewah. Dengan pilihan harga berbeda, target pasar kamu jadi lebih luas dan fleksibel.

Jangan lupa tampilkan foto kemasan yang estetik agar terlihat eksklusif. Sentuhan pita, kartu ucapan, atau box custom bisa menaikkan daya tarik secara signifikan.

Memulai usaha memang terasa menantang, tetapi Ramadan memberikan momentum yang jarang datang dua kali. Selama kamu jeli melihat kebutuhan pasar dan berani mencoba, peluang cuan selalu terbuka lebar.

Jadi, Beauties, jangan cuma jadi penonton saat orang lain panen rezeki musiman. Pilih satu atau dua ide usaha Ramadan yang paling sesuai dengan minatmu, lalu mulai dari langkah kecil, karena konsistensi sering kali lebih penting daripada modal besar.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.