5 Kalimat Anak yang Sering Disalahpahami Orang Tua Menurut Psikolog

Nadya Quamila | Beautynesia
Kamis, 30 Apr 2026 21:30 WIB
Kalimat Anak yang Sering Disalahpahami Orang Tua Menurut Psikolog/Foto: Freepik/peoplecreations

Komunikasi yang tepat adalah dasar bagi ikatan yang sehat antara orang tua dan anak. Masalahnya, orang tua dan anak terkadang seolah berada di "dunia" yang berbeda sehingga komunikasi yang terjalin menjadi tidak maksimal. Akibatnya, orang tua sering salah paham akan apa yang diinginkan anak, dan begitu pula sebaliknya.

Kesalahpahaman terhadap kalimat yang diucapkan anak dapat menyebabkan perasaan tidak dihargai, kecemasan, hingga kesepian. 

"Salah menafsirkan apa yang diucapkan anak-anak Anda berisiko membuat mereka merasa 'tidak diperhatikan' dan tidak divalidasi oleh Anda," ungkap psikolog Dr. Emily Guarnotta, Psy.D., PMH-C, kepada Parade.

"Ketika anak merasa orang tuanya tidak 'mengerti,' mereka cenderung menyembunyikan perasaan sebenarnya dari Anda. Dalam jangka panjang, ini dapat meningkatkan risiko kecemasan, depresi, dan kesepian," tambahnya.

Mudah bagi orang tua untuk salah menafsirkan apa yang diinginkan anak karena anak tidak memiliki kamus emosi yang sama seperti orang dewasa. Ketika mereka merasakan emosi yang besar, seperti marah atau malu, mereka mungkin tidak memiliki kata-kata untuk menyebutkannya.

Menurut Dr. Guarnotta, ada beberapa kalimat anak yang sering disalahpahami oleh orang tua. Memahami apa yang ingin benar-benar disampaikan anak melalui bahasa mereka adalah salah satu cara agar terjalin hubungan sehat antara orang tua dan anak. Yuk, simak ulasannya berikut ini!

(naq/naq)