5 Kalimat Terburuk untuk Minta Maaf, Terkesan Nggak Tulus

Florence Febriani Susanto | Beautynesia
Rabu, 09 Sep 2026 07:00 WIB
“Aku minta maaf, tapi…”
Maaf dengan Alasan/Foto: Magnific

Pernah merasa sudah minta maaf, tetapi orang di depan kamu malah semakin kesal? Bisa jadi, tanpa sadar kamu menggunakan kalimat terburuk untuk minta maaf yang terdengar seperti pembelaan.

Padahal, kamu mungkin benar-benar ingin memperbaiki hubungan dan menyelesaikan masalah. Karena itu, yuk, cek beberapa kalimat berikut dari Bolde agar kamu tahu cara meminta maaf yang terasa lebih tulus dan tidak menyudutkan orang lain.

“Aku minta maaf kalau kamu merasa begitu”

Membuat Perasaan orang Lain Jadi Masalah/Foto: Magnific

Bayangkan seseorang sudah memberitahu kamu bahwa ucapanmu menyakitkan. Lalu, alih-alih mengakui tindakan tersebut, kamu menjawab, “Aku minta maaf kalau kamu merasa begitu.”

Masalahnya, kamu sebenarnya tidak meminta maaf atas tindakanmu. Fokusnya justru bergeser kepada perasaan orang tersebut, seolah-olah reaksinya yang perlu dipertanyakan.

Coba ubah menjadi, “Aku minta maaf karena sudah mengatakan itu. Aku mengerti kenapa kamu terluka.” Dengan begitu, kamu mengakui tindakan sekaligus dampaknya.

“Aku minta maaf, tapi…”

Maaf dengan Alasan/Foto: Magnific

“Aku minta maaf, tapi kamu juga nggak mendengarkan aku.”

Nah, kalau sudah begini, kata “maaf” tadi terasa seperti pembuka menuju pembelaan. Penjelasan setelah kata “tetapi” justru sering menjadi bagian yang paling terdengar.

Kalau memang ingin menjelaskan situasinya, berikan permintaan maaf terlebih dahulu tanpa embel-embel pembenaran. Setelah suasana lebih tenang, barulah kamu bisa membicarakan sudut pandangmu.

“Aku kan nggak bermaksud begitu”

Tidak Mengakui Kesalahan/Foto: Magnific

Mungkin memang kamu tidak bermaksud menyakiti siapa pun. Namun, ketika seseorang sudah terluka, menjelaskan niat buruk yang sebenarnya tidak ada bukanlah hal utama.

Daripada berhenti di “aku nggak bermaksud begitu”, kamu bisa mengatakan, “Itu memang bukan niatku, tetapi aku sadar perkataanku tetap menyakitimu.”

Kamu tidak perlu menganggap dirimu sebagai orang jahat untuk mengakui kesalahan. Cukup tunjukkan bahwa kamu memahami dampak dari tindakanmu.

“Aku cuma jujur”

Menggunakan Kejujuran Sebagai Tameng/Foto: Magnific

Pernah mengatakan sesuatu yang terlalu tajam, lalu berlindung di balik kalimat, “Aku cuma jujur”? Kalau iya, coba berhenti sebentar dan pikirkan cara penyampaiannya.

Masalahnya mungkin bukan pada kejujurannya, melainkan bagaimana kamu menyampaikannya. Kamu tetap bisa jujur sekaligus mempertimbangkan perasaan orang lain.

Coba katakan, “Aku seharusnya menyampaikannya dengan lebih hati-hati. Maaf, ya.” Singkat, tetapi jauh lebih bertanggung jawab.

“Kamu terlalu berlebihan”

Tidak Menggunakan Kalimat yang Empatik/Foto: Magnific

Kalimat ini sering muncul spontan ketika pertengkaran mulai memanas. Sayangnya, menyebut seseorang berlebihan justru membuat mereka sibuk membela perasaannya.

Akhirnya, pembicaraan bergeser dari masalah sebenarnya menjadi perdebatan tentang apakah reaksinya pantas. Padahal, kamu tidak harus menentukan apakah perasaannya “terlalu besar” untuk bisa meminta maaf.

Coba ganti dengan, “Aku nggak menyadari kalau tindakanku berdampak sebesar itu. Aku minta maaf.” Ini membuat percakapan terasa lebih terbuka dan manusiawi.

Jadi, kalau selama ini cara meminta maaf kamu masih sering disertai “tapi”, pembelaan, atau menyalahkan reaksi orang lain, coba evaluasi lagi. Kadang, kalimat terburuk untuk minta maaf justru muncul karena kita terlalu sibuk menjelaskan diri sendiri.

Permintaan maaf yang tulus tidak harus panjang atau dramatis. Kamu hanya perlu berani mengakui kesalahan, memahami dampaknya, dan menunjukkan bahwa kamu benar-benar ingin memperbaikinya.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.