5 Kalimat yang Sering Diucapkan Orang yang Benar-Benar Tulus Menurut Ilmu Psikologi

Nadya Quamila | Beautynesia
Sabtu, 11 Apr 2026 15:00 WIB
”Tidak Apa-apa untuk Merasakan Perasaan Ini”
Kalimat yang Sering Diucapkan Orang yang Benar-Benar Tulus Menurut Ilmu Psikologi/Foto: Freepik

Mengetahui apakah seseorang benar-benar tulus dan peduli dengan kita bisa jadi hal yang cukup tricky. Namun, selain dari sikapnya, kamu juga bisa memerhatikan kalimat yang sering mereka ucapkan.

Sebagian orang bisa dengan mudahnya menunjukkan bahwa mereka peduli dan berempati pada sekitarnya. Bagi mereka, itu adalah hal natural yang memang berasal dari dalam diri tanpa perlu dibuat-buat. Hal ini tercermin pula dari kalimat yang sering mereka gunakan sehari-hari.

Nah, jika kamu ingin mengetahui apakah seseorang adalah orang yang benar-benar tulus dan peduli atau tidak, ada beberapa kalimat yang sering mereka ucapkan menurut ilmu psikologi. Dirangkum dari Your Tango, yuk, simak ulasannya!

”Terima Kasih Telah Bercerita”

Orang yang benar-benar tulus akan mengatakan

Kalimat yang Sering Diucapkan Orang yang Benar-Benar Tulus Menurut Ilmu Psikologi/Foto: Pexels/Ron Lach

Manusia adalah makhluk sosial, maka sudah sifat manusia untuk mencari koneksi dengan orang lain. Namun, bagi sebagian orang, bukan hal yang mudah untuk menceritakan apa yang sedang ia alami dan rasakan. Bagi sebagian orang, butuh keberanian dan rasa percaya yang tinggi untuk bisa membagikan isi hati.

Orang yang benar-benar peduli akan mengatakan "terima kasih telah bercerita" secara tulus. Penelitian tentang praktik rasa syukur yang dipublikasikan dalam Journal of Social and Personal Relationships menemukan bahwa frasa ini berdampak dalam menumbuhkan interaksi sosial yang sehat. Tidak hanya karena kalimat tersebut mendorong emosi positif, tetapi juga karena membantu memecahkan masalah keberlanjutan dalam hubungan dan koneksi.

Ini adalah salah satu kalimat yang sering diucapkan oleh orang yang benar-benar peduli. Ini membantu memvalidasi perasaan orang lain dan membuat mereka merasa didengarkan dan tidak sendirian.

”Apa yang Bisa Aku Lakukan untuk Membantumu?”

Orang yang benar-benar tulus memiliki empati yang tinggi, salah satu buktinya bisa terlihat dari kalimat yang mereka ucapkan, yaitu

Kalimat yang Sering Diucapkan Orang yang Benar-Benar Tulus Menurut Ilmu Psikologi/Foto: Freepik

Sebuah tinjauan penelitian yang diterbitkan dalam Current Opinion in Psychology berpendapat bahwa dukungan emosional dan sosial tidak hanya berdampak pada hubungan, namun juga bisa meningkatkan kesehatan fisik.

Orang yang benar-benar tulus memiliki empati yang tinggi, salah satu buktinya bisa terlihat dari kalimat yang mereka ucapkan, yaitu "apa yang bisa aku lakukan untuk membantumu?". Kalimat ini bisa memberikan perasaan tenang dan membuat penerimanya merasa tidak sendiri.

Dengan berbagi beban emosional, memberikan dukungan saat dibutuhkan, dan mengakui perjuangan dan rasa sakit orang lain, mereka mampu membuat penerimanya menjadi merasa tidak sendiri, dan, tentu, ini adalah hal yang sangat berpengaruh.

”Aku Bangga Padamu”

Orang yang benar-benar tulus sering ucapkan kalimat

Kalimat yang Sering Diucapkan Orang yang Benar-Benar Tulus Menurut Ilmu Psikologi/Foto: Freepik

Kalimat ini mengandung emosi positif yang berkaitan dengan rasa bangga mendalam, sering kali memicu siklus empati dan kepedulian. Siklus ini, sebagaimana dijelaskan oleh penulis The Self Conscious Emotions: Theory and Research, dipicu oleh perasaan senang yang terkait dengan rasa bangga.

Singkatnya, orang yang menggunakan kalimat ini benar-benar peduli terhadap orang lain. Orang yang benar-benar tulus mengungkapkan kebanggaan terhadap orang lain karena mereka tahu betapa kuatnya hal itu di kedua sisi interaksi.

”Tidak Apa-apa untuk Merasakan Perasaan Ini”

Ketika ada seseorang yang memvalidasi perasaan kita dengan mengatakan

Kalimat yang Sering Diucapkan Orang yang Benar-Benar Tulus Menurut Ilmu Psikologi/Foto: Freepik

Sebuah studi yang diterbitkan dalam School Psychology Review mengungkapkan tentang pengalaman anak laki-laki kulit hitam di kelas, berpendapat bahwa "ruang aman" sangatlah penting, terutama di awal kehidupan, dalam membentuk kecenderungan perilaku dan kecerdasan emosional di masa dewasa.

Ketika kita memiliki seseorang yang memiliki empati tinggi dan penuh kasih sayang, kita akan merasa lebih percaya diri. Ketika ada seseorang yang memvalidasi perasaan kita dengan mengatakan "tidak apa-apa untuk merasakan perasaan ini", kita akan merasakan dukungan yang luar biasa. Inilah hal yang akan dilakukan oleh seseorang yang benar-benar tulus.

”Kamu Tidak Perlu Menjelaskan Apa yang Kamu Lakukan”

Orang yang benar-benar tulus mengatakan

Kalimat yang Sering Diucapkan Orang yang Benar-Benar Tulus Menurut Ilmu Psikologi/Foto: Pexels/Sam Lion

Sebuah studi dari buku Philosophy and Phenomenological Research berpendapat bahwa emosi dan perasaan sering kali hanya dapat dipahami dalam konteks kondisi mental saat kita merasakannya.

Misalnya, ketika kita sedang merasa marah atau sedih pada saat tertentu, perasaan ini masuk akal dalam situasi tersebut. Namun, saat kita berada dalam kondisi mental yang sudah berbeda, mungkin akan sulit untuk menjelaskannya mengapa kita merasakan emosi tersebut.

Orang yang benar-benar tulus memahami hal ini dan tidak akan mendesak orang lain untuk menjelaskan perilaku dan alasannya melakukan hal tersebut. Jika seseorang membuat keputusan, berkomentar, atau merasakan emosi tertentu, mereka tidak perlu terbebani dengan penjelasan, karena perasaan itu valid dalam situasi tersebut.

Beauties, itulah beberapa kalimat yang sering diucapkan orang yang benar-benar tulus menurut ilmu psikologi. Apakah ada kalimat yang sering kamu gunakan sehari-hari?

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE