5 Kebiasaan yang Dapat Meningkatkan Fungsi Kognitif

Pratitis Nur Kanariyati | Beautynesia
Jumat, 14 Aug 2026 10:30 WIB
1. Aktif dalam Mencoba Hal-Hal Baru
Kebiasaan yang dapat meningkatkan fungsi kognitif/Foto: Magnific.com/wirestock

Kemampuan kognitif seseorang nyatanya dipengaruhi oleh banyak faktor, salah satunya kebiasaan sehari-hari yang dilakukan.

Menurut profesor psikiatri Nancy Gee, Ph.D., konsistensi atau rutinitas yang dilakukan secara teratur sangatlah penting bagi kesehatan otak. Kebiasaan ini membantu kerja otak menjadi lebih tajam.

Jika kebiasaan yang diterapkan dapat memengaruhi kemampuan kognitif seseorang, lantas kebiasaan apakah yang dapat mendukung fungsi kognitif yang lebih baik? Berikut ini ada lima kebiasaan yang bisa diterapkan menurut para ahli.

1. Aktif dalam Mencoba Hal-Hal Baru

Kebiasaan yang dapat meningkatkan fungsi kognitif/Foto: Magnific.com/wirestock

Mempelajari keterampilan baru, mengunjungi tempat baru, maupun mencoba memecahkan teka-teki yang menantang pengalaman dan pelajaran baru nyatanya membantu membentuk koneksi saraf yang baru serta memperkuat koneksi yang sudah ada.

“Tanpa paparan rutin terhadap hal-hal baru, kita berisiko terjebak dalam pola ‘autopilot’ mental, di mana sistem otak yang paling dinamis menjadi kurang dimanfaatkan,” kata ahli saraf Jamey Maniscalco, Ph.D., pada EatingWell.

Sistem otak yang paling dinamis ini adalah bagian yang bertanggung jawab atas perhatian, pemecahan masalah, daya ingat, dan kreativitas.

2. Meluangkan Waktu Khusus tanpa Gawai dan Media Sosial

Kebiasaan yang dapat meningkatkan fungsi kognitif/Foto: Magnific.com/stockking

Kebiasaan meluangkan waktu khusus tanpa gawai dalam keseharian dapat membantu meningkatkan fungsi kognitif lebih baik. Tanpa gawai itu artinya kamu istirahat dari kebiasaan menggulir layar tanpa tujuan.

Menurut Maniscalco, media sosial dapat mengubah cara kerja otak secara signifikan. Mereka dirancang untuk memicu dan memanfaatkan sistem dopamin otak. Seiring waktu, hal ini dapat berdampak negatif terhadap kesehatan otak.

Tinjauan terhadap berbagai penelitian yang dipublikasikan Molecular Psychiatry (2021) menemukan bahwa orang yang kecanduan internet cenderung kurang mahir dalam proses pengambilan keputusan dan pengendalian diri.

Hal tersebut terjadi imbas penurunan fungsi pada korteks prefrontal otak. Korteks prefrontal adalah bagian terdepan otak di balik dahi yang berfungsi sebagai pusat kendali utama dalam mengatur fungsi berpikir tingkat tinggi, seperti pengambilan keputusan.

3. Tidak Merokok

Kebiasaan yang dapat meningkatkan fungsi kognitif/Foto: Magnific.com/magnific

Dibandingkan dengan para perokok, orang yang tidak merokok punya peluang lebih tinggi terhadap peningkatan fungsi kognitif yang lebih baik sembari didukung aktivitas lainnya.

Merokok tidak hanya merusak jantung dan paru-paru, tetapi juga kesehatan otak. Asap rokok mengandung bahan kimia berbahaya yang mampu menembus sawar darah otak serta berkontribusi langsung terhadap stres oksidatif dan peradangan kronis pada jaringan otak.

Seiring berjalannya waktu, hal ini dapat mempercepat kerusakan neuron di otak dan struktur pendukungnya. Imbas lanjutannya dapat menyebabkan perubahan nyata pada struktur dan fungsi otak.

Menurut American Heart Association, merokok dapat meningkatkan risiko demensia sebesar 30 persen dan memperbesar kemungkinan terkena Alzheimer hingga 40 persen.

4. Memelihara dan Berinteraksi dengan Hewan

Kebiasaan yang dapat meningkatkan fungsi kognitif/Foto: Magnific.com/magnific

Dalam penelitiannya, Nancy Gee menunjukkan bahwa orang yang memelihara hewan mengalami penurunan fungsi kognitif yang lebih rendah dibandingkan pada mereka yang tidak memelihara.

Memelihara hewan dikaitkan dengan kesehatan kognitif yang lebih baik melalui berbagai mekanisme seperti pengurangan stres, aktivitas fisik, dan rutinitas.

Meski demikian, Gee menyatakan bahwa penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memahami apakah hewan peliharaan secara langsung meningkatkan kesehatan kognitif, atau apakah orang dengan fungsi kognitif yang lebih baik memang cenderung lebih mungkin memelihara hewan.

5. Rutin Berolahraga

Kebiasaan yang dapat meningkatkan fungsi kognitif/Foto: Magnific.com/garetsvisual

Olahraga dapat meningkatkan daya ingat dan kemampuan berpikir secara tidak langsung dengan memperbaiki suasana hati dan kualitas tidur, serta mengurangi kecemasan dan stres. Masalah pada aspek tersebut sering kali menjadi penyebab adanya gangguan kognitif.

Lantas, adakah jenis olahraga yang lebih baik dalam hal kesehatan otak? Penelitian sejauh ini hanya berfokus pada satu bentuk olahraga, yaitu jogging.

“Namun, kemungkinan besar bentuk olahraga aerobik lain yang memacu detak jantung juga dapat memberikan manfaat serupa,” jelas Dr. Scott McGinnis, asisten profesor neurologi di Harvard Medical School.

Itu dia lima kebiasaan yang dapat membantu meningkatkan fungsi kognitif. Adakah kebiasaan lain versi Beauties?

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(ria/ria)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE