Niatnya cuma mau cek satu notifikasi, tapi tahu-tahu satu jam sudah lewat begitu saja karena kita asyik tenggelam dalam arus konten yang seolah tidak ada habisnya. Kebiasaan ini sekarang punya nama yang cukup populer, yaitu doomscrolling. Rasanya hampir semua orang pernah mengalaminya, jadi kamu tidak perlu merasa bersalah sendirian.
Dikutip dari Good.is, otak kita memang menyukai pola stimulus yang mudah dan berulang, itulah yang membuat doomscrolling terasa sangat sulit untuk dihentikan. Dilansir dari Reader's Digest, Anna Elton, seorang terapis pernikahan dan keluarga berlisensi, menjelaskan bahwa kebiasaan ini sering kali berfungsi sebagai cara kita mengatur emosi. Tujuannya adalah mengganti aktivitas tersebut dengan sesuatu yang benar-benar bisa memenuhi kebutuhan psikologis yang sama.
Yuk, kita intip lima alternatif seru yang bisa kamu coba agar nggak terjebak doomscrolling, Beauties!
Ganti dengan Scrolling yang Lebih Positif
Kamu tidak harus langsung menjauhkan ponsel sepenuhnya kalau rasanya masih terlalu berat. Dilansir dari Happiful, kamu bisa mencoba apa yang disebut dengan joyscrolling. Intinya adalah menjelajahi internet secara lebih terarah untuk mencari hal-hal yang membuatmu merasa senang dan terinspirasi, bukan konten yang malah memicu rasa cemas.
Caranya cukup simpel, Beauties. Kamu bisa mulai dengan mengatur ulang siapa saja yang kamu ikuti di media sosial, atau beralih ke platform seperti Pinterest untuk mencari inspirasi hobi yang kamu sukai. Dengan sedikit persiapan, ponselmu bisa berubah jadi sumber kebahagiaan, bukan lagi sumber stres. Perubahan kecil ini bisa memberikan perbedaan besar pada suasana hatimu sepanjang hari.