5 Kesalahan Merawat Rumah yang Dikira Benar, Yuk Cek Kebenarannya dari Para Ahli!

Dewi Maharani Astutik | Beautynesia
Kamis, 14 Aug 2025 14:30 WIB
5 Kesalahan Merawat Rumah yang Dikira Benar, Yuk Cek Kebenarannya dari Para Ahli!/Foto : Freepik/ Freepik

Pernah merasa sudah merawat rumah dengan benar, tetapi tetap saja ada bagian yang cepat rusak atau sudut yang terasa kurang nyaman? Banyak orang tanpa sadar melakukan beberapa kesalahan merawat rumah, padahal cara merawat rumah yang keliru bisa berdampak besar, bukan hanya pada kebersihan dan kesehatan keluarga, tetapi juga pada nilai jual properti di masa depan.

Nah, agar rumah tetap nyaman dan investasi tetap terjaga, penting untuk mengetahui cara merawat rumah yang tepat. Dilansir dari The Spruce, berikut ini 5 perawatan rumah yang salah—yang sayangnya sering dianggap benar—dilengkapi penjelasan akurat dari para ahli. Yuk, cek apakah kamu juga pernah melakukannya!

Tidak Merawat Bangunan Baru


Ilustrasi/Foto: Vecteezy/Benis Arapovic

Memiliki rumah baru sering kali membuat pemilik merasa tenang dan yakin bahwa mereka tak perlu repot-repot melakukan perawatan dalam waktu dekat. Hal ini bisa dimaklumi karena tampilan rumah yang masih segar dan infrastruktur yang belum terpakai lama bisa menimbulkan kesan bahwa segalanya akan baik-baik saja untuk beberapa tahun ke depan. Namun, menurut Rachel Blindauer, seorang desainer interior dan produk, justru tahun pertama adalah masa yang rentan terhadap masalah-masalah tersembunyi yang sering kali terabaikan.

Masalah seperti retakan karena pergeseran struktur, cat yang tidak mengering dengan sempurna, hingga sistem pemanas, ventilasi, dan pendingin udara yang tidak bekerja seimbang bisa muncul meskipun rumah masih baru. Karena itu, Blindauer menyarankan agar pemilik rumah membuat daftar pengecekan secara menyeluruh pada bulan ke-6 dan ke-12 setelah rumah mulai ditempati.

Setiap masalah, sekecil apa pun, sebaiknya dicatat dan didokumentasikan dengan foto. Bahkan kerusakan kecil yang tampak hanya bersifat estetika bisa menjadi petunjuk adanya permasalahan yang lebih serius dibaliknya.

(naq/naq)