Ada banyak mitos tentang introvert mulai dari mereka yang antisosial, pemalu, sampai kesepian. Padahal tidak benar, lho. Introvert adalah orang-orang yang mendapatkan energi dengan menghabiskan waktunya sendiri, demikian menurut Dr. Jennifer Kahnweiler, penulis The Introverted Leader: Building on Your Quit Strength.
"Seperti baterai yang diisi ulang untuk kemudian mereka bisa kembali terkoneksi dengan orang lain," katanya.
Introvert bagaikan aset, ada beberapa keuntungan memiliki kepribadian ini. Berikut seperti dilansir dari Time:
1. Mereka Pendengar yang Baik
Mereka adalah pendengar yang baik. Bahkan akan mendengarkan dengan seksama tanpa 'membalikkan' ceritanya menjadi tentang dirinya.
Sementara ekstrovert cenderung akan melompat ke topik percakapan lain sebelum benar-benar memproses cerita kamu yang sebelumnya. Tapi bukan karena tidak peduli atau egois, itu karena mereka memproses informasi secara interaktif.
2. Mereka akan Berpikir Sebelum Bicara
Tipikal introvert, kurang merasa nyaman saat harus berbicara daripada mendengarkan. Sehingga ketika kondisi mengharuskan berkata-kata, mereka akan memikirkannya lebih dulu dengan bijak. Dampaknya lagi, orang introvert lebih efektif saat bermain media sosial karena mereka kurang rentan terhadap reaksi spontan dibanding ekstrovert.