sign up SIGN UP

5 Kiat Mengakhiri Argumen Tidak Berkesudahan dengan Pasangan

Novianty Aulia Anjani | Beautynesia
Jumat, 07 Jan 2022 12:00 WIB
5 Kiat Mengakhiri Argumen Tidak Berkesudahan dengan Pasangan
caption

Terlibat perbedaan argumen dalam sebuah hubungan memanglah menjadi sebuah hal yang wajar. Tetapi Beauties, pernahkah kamu mendapati pertengkaran yang tidak biasa yang kemudian membuat kamu bertanya "Berapa lama lagi perdebatan ini harus berlangsung?" atau mungkin "Apakah ini adalah akhir dari hubungan?"

Sebelum kamu panik dan melakukan hal-hal yang tidak baik, pahamilah bahwa perselisihan serta konflik sangatlah normal terjadi sekalipun kamu dan pasangan sudah sangat berhati-hati akan masalah tersebut. Oleh karenanya, janganlah berfokus pada berapa banyak konflik tetapi bagaimana sikap kamu dan pasangan dalam menyelesaikan perdebatan tersebut.

Bagi kamu yang sedang mengalami adu argumen panjang dengan pasangan, berikut 5 kiat yang bisa dilakukan sebagai jalan keluar dari masalah tersebut.

Saling Mendengarkan dan Bertukar Solusi

Biasakan untuk mendengarkan terlebih dahulu satu sama lain dan jangan memotong pembicaraan.
Sedikit berbicara serta banyak mendengarkan/Foto:Freepik.com/Gpointstudio


Perasaan marah yang bergejolak seringkali membuat kamu ataupun pasangan langsung saja melemparkan kalimat-kalimat menyakitkan serta menyalahkan satu sama lain. Bukannya lega, hubungan malah semakin runyam karena terlalu besarnya ego satu sama lain.

Pahamilah, kebutuhan utama seseorang ialah dihargai dan didengarkan oleh orang lain. Ketimbang saling membalas perdebatan, cobalah untuk sama-sama mendengarkan bergantian apa yang sebenarnya menjadi permasalahan sembari mencari solusi terbaik atas perselisihan tersebut.

Meminta Maaf dan Memaafkan Satu sama Lain

Akui kesalahan dan saling memaafkan satu sama lain.
Akhiri masalah dengan meminta maaf/Foto:Freepik.com/Yanalya


Seringkali pertikaian dalam hubungan sulit terselesaikan hanya karena kamu dan pasangan tidak ingin mengakui kesalahan masing-masing. Ketimbang meneruskan konflik dengan melanjutkan perdebatan, lebih baik gunakan waktu yang ada untuk saling introspeksi dan memaafkan satu sama lain.

Melansir laman Global News, sikap saling menerima dan memberikan kesempatan berubah menjadi jalan tengah yang tepat untuk meninggalkan sebuah pertengkaran. Jika memang kamu yang bersalah, segeralah meminta maaf secara benar begitupun dengan sebaliknya.

Kebiasaan ini tentunya akan memberikan rasa penyesalan sehingga menjadi sebuah pembelajaran berharga untuk kamu dan pasangan agar lebih berhati-hati dalam mengambil tindakan di waktu ke depannya.

Hindari Mengungkit Argumen Lama

 Hindari kebiasaan mengungkit argumen lama ketika sedang berdebat dengan pasangan.
Jangan mengungkit masalah yang telah lalu/Foto:Freepik.com/Yanalya


Kebiasaan mengungkit argumen lama menjadi kesalahan utama yang sering dilakukan ketika berdebat dengan pasangan. Dikutip dari laman Glamour, seorang psikolog John Gottman menyebut kebiasaan tersebut sebagai indikator utama penyebab keretakan dalam hubungan akibat perdebatan yang tidak kunjung selesai.

Agar hubungan tetap berjalan baik, sebaiknya hindari menyerang pasangan dengan argumen lama yang malah membuat pasangan semakin jengkel dengan diri kamu. Topik yang kemarin biarkan menjadi pembicaraan lama dan tetaplah fokus pada pemecahan masalah utama sehingga perdebatan berjalan dengan sehat. 

Berbicaralah pada Waktu yang Tepat

Jangan memulai pembicaraan ketika kamu dan pasangan sama-sama saling berada dalam puncak emosi.
Carilah waktu yang tepat untuk berbicara/Foto:Freepik.com/Nensuria


Menjadi sebuah kesalahan besar untuk memulai sebuah perdebatan ketika kamu dan pasangan sama-sama dipenuhi oleh pikiran yang tidak baik. Belum lagi permasalahan yang sebelumnya belum terselesaikan semakin memancing amarah dan membuat segalanya runyam.

Daripada hanya membuang energi, lebih baik carilah waktu yang tepat untuk membahas kembali perdebatan yang belum selesai. Pastikan kamu dan pasangan dalam keadaan tenang agar sehingga proses penyelesaian masalah dapat berjalan dengan baik serta menghasilkan solusi yang tepat, baik untuk kamu dan pasangan.

Sering Melakukan Meditasi

Agar emosi dapat terkontrol setiap kali terlibat argumen, latihlah dengan melakukan meditasi.
Melakukan meditasi untuk mengontrol emosi/Foto:Freepik.com/ArthurHidden


Akar masalah dari argumen tak berkesudahan ialah besarnya emosi yang dikeluarkan oleh kamu dan pasanganmu. Jika emosi terasa semakin sulit untuk dikendalikan, cobalah memulai rutin melakukan meditasi bersama dengan pasanganmu.

Ya, sebuah studi pada laman The Harvard Gazette mengungkapkan kebiasaan meditasi dapat mengurangi resiko kecemasan, rasa takut serta emosi dalam diri seseorang. Sehingga nantinya, perdebatan antara kamu dan pasangan lebih teroganisir secara bijak dengan menghasilkan keputusan yang baik tanpa adanya campur tangan emosi yang bergejolak.

[Gambas:Youtube]

-------------

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk gabung ke komunitas pembaca Beautynesia B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(fip/fip)

Our Sister Site

mommyasia.id