5 Manfaat Punya Boundaries di Tempat Kerja dan Cara Menetapkannya

Tyas Arini | Beautynesia
Rabu, 28 Oct 2026 09:00 WIB
4. Hubungan profesional yang lebih sehat
Ilustrasi bekerja bersama tim / Foto: Pexels.com/Ivan S

Beauties pernah merasa sulit menolak tugas tambahan dari bos, terus-menerus membalas pesan pekerjaan di luar jam kantor, atau merasa bersalah saat pulang tepat waktu? Jika Beauties pernah mengalaminya, mungkin sudah saatnya untuk menetapkan boundaries di tempat kerja.

Dalam dunia kerja, boundaries atau batasan merupakan aturan pribadi yang membantu kita menentukan sejauh mana waktu, energi, dan kapasitas diri bisa digunakan untuk memenuhi tuntutan pekerjaan. Memiliki batasan bukan berarti kamu egois atau tidak mau membantu orang lain, melainkan memahami kebutuhan diri sendiri sekaligus menjaga hubungan profesional tetap sehat.

Lantas, apa saja manfaat memiliki boundaries di tempat kerja dan bagaimana cara menetapkannya? Simak penjelasannya berikut ini!

1. Mengurangi stres

Ilustrasi stres / Foto: Pexels.com/Kampus Production

Salah satu manfaat memiliki boundaries di tempat kerja adalah mengurangi stres akibat tuntutan pekerjaan. Ketika Beauties terbiasa menerima semua tugas tanpa mempertimbangkan kapasitas diri, maka waktu istirahat dan kebutuhan pribadi bisa terabaikan. Jika berlangsung terus-menerus, kondisi ini berpotensi membuatmu merasa kewalahan.

Mengutip Cleveland Clinic, pentingnya mengenali dan mengomunikasikan batasan agar interaksi profesional terasa lebih sehat. Beauties bisa menyampaikan kepada atasan bahwa ada beberapa tugas yang sedang diprioritaskan sebelum menerima pekerjaan baru. Beauties juga berhak mengambil waktu istirahat sesuai ketentuan yang berlaku.

2. Membantu bekerja lebih fokus

Ilustrasi perempuan bekerja / Foto: Pexels.com/Vitaly Gariev

Dilansir dari Indeed dalam artikel tentang "16 Ways to Set Boundaries at Work and Why It Matters" menjelaskan bahwa batasan profesional dapat membantu seseorang mengelola tanggung jawab dan menjaga produktivitas. Dengan mengetahui kapasitas diri, Beauties bisa menentukan pekerjaan yang perlu diselesaikan terlebih dahulu dan menghindari komitmen berlebihan.

Beauties bisa mulai dengan membuat daftar prioritas harian, menentukan waktu untuk menyelesaikan tugas tertentu, serta membatasi gangguan saat sedang membutuhkan konsentrasi. Jika ada rekan kerja yang meminta bantuan ketika kamu sedang menyelesaikan pekerjaan penting, sampaikan kapan kamu bisa membantunya.

3. Menjaga keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi

Ilustrasi perempuan bersama temannya / Foto: Pexels.com/Julio Perez

Pekerjaan memang menjadi bagian penting dalam kehidupan, tetapi bukan berarti seluruh waktu dan energi harus dihabiskan untuk urusan profesional. Beauties juga membutuhkan waktu untuk beristirahat, menjalani hobi, dan menikmati kebersamaan dengan keluarga atau teman.

Laman Harvard Business Review (HBR) merekomendasikan untuk menetapkan waktu kerja yang jelas serta membangun ekspektasi mengenai kapan bisa dihubungi. Sebagai contoh, Beauties bisa menghindari kebiasaan memeriksa pesan kantor setiap beberapa menit ketika sedang menikmati waktu pribadi.

Jika pekerjaanmu tidak mengharuskanmu selalu siaga, biasakan menyelesaikan urusan kantor sesuai jadwal dan kembali mengerjakannya pada waktu kerja berikutnya.

4. Hubungan profesional yang lebih sehat

Ilustrasi bekerja bersama tim / Foto: Pexels.com/Ivan S

Memiliki boundaries bukan berarti menjaga jarak dari semua orang di kantor. Sebaliknya, batasan yang jelas dapat membantumu membangun hubungan profesional yang lebih sehat karena setiap orang memahami ekspektasi dan kapasitas masing-masing.

Cleveland Clinic menyoroti pentingnya menetapkan batasan dalam interaksi di tempat kerja, termasuk terkait kenyamanan pribadi dan cara berkomunikasi. Ketika berani menyampaikan kebutuhan dengan sopan, rekan kerja memiliki kesempatan untuk memahami hal-hal yang membuatmu nyaman atau sebaliknya.

Misalnya, jika Beauties merasa kurang nyaman ketika rekan kerja menghubungimu melalui nomor pribadi untuk urusan yang tidak mendesak di luar jam kantor, Beauties bisa menyampaikan bahwa komunikasi pekerjaan sebaiknya dilakukan melalui saluran resmi selama jam kerja.

5. Berani mengatakan tidak

Ilustrasi perempuan berkata tidak / Foto: Pexels.com/Picas Joe

Bagi sebagian orang, mengatakan tidak kepada atasan atau rekan kerja bisa terasa sulit. Ada kekhawatiran dianggap tidak kooperatif, kurang kompeten, atau tidak mau membantu. Akibatnya, kita sering menyanggupi pekerjaan tambahan meskipun sebenarnya sudah kewalahan.

YourTango dalam artikel "Maintain Boundaries at Work" menyatakan penerapannya adalah dengan memahami kapasitas diri dan tidak selalu menyetujui permintaan yang melampaui kemampuan atau prioritasmu. Namun, mengatakan tidak bukan berarti harus menolak mentah-mentah. Beauties bisa menjelaskan kondisi yang sedang dihadapi dan menawarkan alternatif jika memungkinkan.

Respons tersebut menunjukkan bahwa kamu tetap terbuka untuk bekerja sama, tetapi juga realistis mengenai waktu dan kapasitas yang dimiliki.

Cara Menetapkan Boundaries di Tempat Kerja

Ilustrasi berpikir / Foto: Pexels.com/ SHVETS production

Setelah memahami manfaatnya, Beauties bisa mulai membangun boundaries melalui beberapa langkah sederhana berikut.

  1. Kenali kebutuhan dan batas kemampuan diri. Pahami kapasitas kerja, waktu istirahat, serta hal-hal yang membuatmu merasa tidak nyaman. Dengan begitu, kamu bisa menentukan batasan yang realistis.
  2. Komunikasikan batasan secara jelas dan sopan. Sampaikan kebutuhanmu tanpa harus bersikap defensif. Gunakan kalimat yang tegas, tetapi tetap menghargai lawan bicara.
  3. Belajar menolak permintaan secara profesional. Jika pekerjaan sudah menumpuk, jelaskan prioritas yang sedang kamu kerjakan dan diskusikan alternatif yang memungkinkan.
  4. Tentukan batas waktu kerja dan waktu pribadi. Jika sesuai dengan peran dan kebijakan perusahaan, hindari kebiasaan selalu merespons pesan pekerjaan di luar jam kerja, terutama untuk urusan yang tidak mendesak.
  5. Terapkan secara konsisten. Batasan akan lebih mudah dipahami ketika kamu menerapkannya secara konsisten. Jika batasan berulang kali dilanggar, sampaikan kembali dengan tenang dan pertimbangkan untuk meminta bantuan atasan atau HR jika diperlukan.

Menetapkan boundaries memang membutuhkan proses, terutama jika kamu sudah terbiasa selalu mengiyakan permintaan orang lain. Namun, kamu tidak harus mengubah semuanya sekaligus. Mulailah dari satu kebiasaan kecil, lalu terapkan secara bertahap.

Pada akhirnya, boundaries bukan tentang membatasi diri agar tidak bisa berkembang atau membantu orang lain. Justru, batasan yang sehat membantu kamu bekerja dengan lebih terarah, menjaga hubungan profesional, dan tetap memiliki ruang untuk kehidupan pribadi. 

__

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!  

(ria/ria)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE