Pernahkah Beauties merasa kebutuhan emosional saat kecil kurang diperhatikan, tetapi bingung apakah pengalaman tersebut benar-benar berdampak hingga dewasa? Pengabaian emosional masa kecil sering kali sulit dikenali karena tidak selalu meninggalkan kejadian yang mudah diingat. Bahkan, beberapa anggapan tentang kondisi ini justru bisa membuatnya semakin sulit dipahami.
Mengutip dari Psychology Today, pengabaian emosional terjadi ketika orang tua tidak cukup merespons kebutuhan emosional anak. Lantas, apa saja anggapan yang ternyata keliru? Berikut lima mitos yang perlu diketahui.
Pengabaian Emosional Sama dengan Kekerasan pada Anak
|
Pengabaian emosional bukan kekerasan. Kondisi ini lebih berkaitan dengan kebutuhan dan perasaan anak yang tidak cukup diperhatikan atau direspons/ Foto: Magnific.com/Peoplecreations |
Pengabaian emosional dan kekerasan pada anak bukanlah hal yang sama. Kekerasan berkaitan dengan tindakan yang dilakukan kepada anak, sedangkan pengabaian emosional lebih berkaitan dengan hal-hal yang tidak dilakukan orang tua, seperti tidak menyadari perasaan anak, tidak memvalidasi emosinya, atau tidak membantu anak memahami dan mengelola perasaan tersebut. Keduanya dapat memberikan dampak, tetapi pengalaman dan proses pemulihannya bisa berbeda.