5 Mitos "Pengabaian Emosional" Masa Kecil yang Sering Keliru
Pernahkah Beauties merasa kebutuhan emosional saat kecil kurang diperhatikan, tetapi bingung apakah pengalaman tersebut benar-benar berdampak hingga dewasa? Pengabaian emosional masa kecil sering kali sulit dikenali karena tidak selalu meninggalkan kejadian yang mudah diingat. Bahkan, beberapa anggapan tentang kondisi ini justru bisa membuatnya semakin sulit dipahami.
Mengutip dari Psychology Today, pengabaian emosional terjadi ketika orang tua tidak cukup merespons kebutuhan emosional anak. Lantas, apa saja anggapan yang ternyata keliru? Berikut lima mitos yang perlu diketahui.
Pengabaian Emosional Sama dengan Kekerasan pada Anak
![]() Pengabaian emosional bukan kekerasan. Kondisi ini lebih berkaitan dengan kebutuhan dan perasaan anak yang tidak cukup diperhatikan atau direspons/ Foto: Magnific.com/Peoplecreations |
Pengabaian emosional dan kekerasan pada anak bukanlah hal yang sama. Kekerasan berkaitan dengan tindakan yang dilakukan kepada anak, sedangkan pengabaian emosional lebih berkaitan dengan hal-hal yang tidak dilakukan orang tua, seperti tidak menyadari perasaan anak, tidak memvalidasi emosinya, atau tidak membantu anak memahami dan mengelola perasaan tersebut. Keduanya dapat memberikan dampak, tetapi pengalaman dan proses pemulihannya bisa berbeda.
Pengabaian Emosional Hanya Terjadi pada Keluarga dengan Satu Orang Tua
Jumlah orang tua bukan penentunya. Kualitas hubungan dan respons emosional terhadap anak jauh lebih berpengaruh/ Foto: Magnific.com/Magnific
Jumlah orang tua dalam keluarga bukan penentu utama terjadinya pengabaian emosional. Anak tetap bisa mengalami kurangnya perhatian emosional meskipun tumbuh bersama kedua orang tua. Hal lebih penting adalah kualitas hubungan emosional antara orang tua dan anak.
Apakah perasaan anak diperhatikan? Apakah anak merasa didengarkan dan dibantu memahami emosinya? Hal-hal tersebut lebih berkaitan dengan terpenuhinya kebutuhan emosional anak.
Dampaknya Tidak Separah Kekerasan
Meski tidak terlihat, pengabaian emosional tetap dapat memengaruhi kemampuan seseorang mengenali dan memahami emosinya hingga dewasa/ Foto: Magnific.com/Magnific
Karena pengabaian emosional sering tidak terlihat, bukan berarti dampaknya ringan. Anak mungkin tidak mengalami kejadian yang jelas atau mudah diingat, tetapi bisa tumbuh dengan kesulitan mengenali dan memahami emosinya sendiri.
Saat dewasa, kondisi ini dapat membuat seseorang merasa kosong, sulit terhubung secara emosional, atau menganggap dirinya memiliki kekurangan tanpa memahami penyebabnya. Jadi, sesuatu yang tidak terlihat bukan berarti tidak meninggalkan dampak.
Pengabaian Emosional Berarti Orang Tua Tidak Menyayangi Anak
Orang tua bisa menyayangi anak, tetapi tetap kurang mampu memahami atau merespons kebutuhan emosionalnya/ Foto: Magnific.com/Magnific
Rasa sayang dan perhatian emosional bukanlah hal yang sama. Orang tua bisa sangat menyayangi anak, tetapi tetap kurang mampu mengenali atau merespons kebutuhan emosionalnya.
Misalnya, orang tua memenuhi kebutuhan fisik dan pendidikan anak, tetapi jarang membicarakan perasaan atau memberikan ruang bagi anak untuk mengekspresikan emosinya. Pengalaman pengasuhan orang tua juga disebut dapat memengaruhi kemampuan mereka dalam memberikan perhatian emosional kepada anak.
Semua Terapis Pasti Memahami Pengabaian Emosional
Tidak semua profesional memiliki pemahaman yang sama mendalam tentang pengabaian emosional. Karena itu, penting mencari bantuan yang sesuai dengan kebutuhan/ Foto: Magnific.com/Pressfoto
Meskipun pengabaian emosional merupakan konsep yang dikenal dalam kesehatan mental, bukan berarti setiap profesional otomatis memiliki pemahaman mendalam tentang kondisi ini. Masih ada pertanyaan yang membutuhkan pemahaman lebih spesifik, seperti bagaimana mengenalinya, dampak yang ditimbulkan, serta pendekatan yang tepat untuk menanganinya. Karena itu, mengenali pengalaman pengabaian emosional dapat menjadi langkah awal untuk memahami diri dengan lebih baik.
***
Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!
