5 Penyebab Munculnya Perasaan Kangen dengan Seseorang

Nazwa Yuliana | Beautynesia
Sabtu, 26 Sep 2026 22:00 WIB
3. Kenangan Bersama Terus Mengingatkan Kita
Kenangan bersama terus mengingatkan kita/ Foto: Pexels.com/ Trần Long

Beauties, pernahkah kamu tiba-tiba merasa kangen dengan seseorang, bahkan ketika sebelumnya tidak sedang memikirkannya? Rasa ingin bertemu, mendengar suaranya, atau sekadar mengetahui kabarnya bisa muncul begitu saja.

Perasaan tersebut dapat terjadi ketika seseorang yang biasanya hadir dalam kehidupan kita tiba-tiba tidak berada di dekat kita. Menariknya, rasa kangen bukan hanya sekadar perasaan romantis. Kita juga bisa merindukan sahabat, keluarga, teman, atau seseorang yang pernah memiliki tempat penting dalam kehidupan.

Secara psikologis, rasa rindu berkaitan dengan hubungan emosional, ingatan, kebiasaan, hingga kebutuhan manusia untuk memiliki kedekatan dengan orang lain. Karena itu, ketika sosok yang biasa hadir tiba-tiba tidak ada, otak dan emosi kita dapat merespons perubahan tersebut.

Dilansir dari NeuroLaunch dan Medium, terdapat sejumlah faktor yang dapat menjelaskan mengapa seseorang merasa kehilangan atau merindukan orang tertentu.

Lantas, apa saja penyebab kangen dengan seseorang? Simak penjelasannya berikut ini, Beauties.

1. Terbiasa dengan Kehadiran Seseorang

Terbiasa dengan kehadiran seseorang/ Foto: Pexels.com/ Tùng Sơn

Salah satu penyebab kangen yang paling sederhana adalah kebiasaan. Ketika seseorang sudah menjadi bagian dari rutinitas sehari-hari, kehadirannya dapat terasa seperti sesuatu yang normal. Misalnya, kamu terbiasa menerima pesan setiap pagi, melakukan panggilan sebelum tidur, makan bersama, atau bertemu setelah selesai bekerja.

Lama-kelamaan, aktivitas tersebut menjadi bagian dari pola kehidupan sehari-hari. Ketika orang tersebut tidak lagi hadir, ada perubahan dalam rutinitas yang biasanya berjalan secara otomatis. Hal-hal sederhana yang sebelumnya tidak terlalu diperhatikan justru bisa membuat seseorang merasa kehilangan.

Misalnya, ketika membuka ponsel dan tidak menemukan pesan dari orang yang biasanya menghubungi, rasa kangen dapat muncul. Hal ini juga menjelaskan mengapa terkadang seseorang bisa merasa rindu bukan karena sedang mengingat sebuah peristiwa besar, tetapi justru karena kehilangan kebiasaan kecil yang dilakukan bersama.

2. Memiliki Ikatan Emosional yang Kuat

Memiliki ikatan emosional yang kuat/ Foto: Pexels.com/ Trần Long

Semakin dekat hubungan emosional yang dimiliki dengan seseorang, semakin besar kemungkinan kehadirannya terasa penting. Ketika kamu merasa dipahami, dihargai, didukung, atau memiliki banyak pengalaman bersama seseorang, hubungan tersebut dapat membentuk keterikatan emosional.

Karena itu, rasa kangen tidak selalu muncul karena jarak secara fisik. Seseorang yang berada di kota yang berbeda mungkin dirindukan karena memiliki hubungan emosional yang kuat. Sebaliknya, seseorang yang sering ditemui belum tentu membuat kita merasa rindu ketika tidak bertemu.

Hubungan emosional memberikan makna terhadap kehadiran seseorang. Ketika orang tersebut tidak ada, kita bukan hanya kehilangan kehadiran fisiknya, tetapi juga pengalaman emosional yang biasanya menyertainya. Misalnya, kamu mungkin merindukan seseorang bukan hanya karena ingin bertemu, tetapi karena ingin kembali merasakan kenyamanan ketika berbicara dengannya.

3. Kenangan Bersama Terus Mengingatkan Kita

Kenangan bersama terus mengingatkan kita/ Foto: Pexels.com/ Trần Long

Pernah tiba-tiba mendengar sebuah lagu lalu teringat seseorang? Atau mungkin kamu melewati tempat tertentu dan langsung teringat momen yang pernah terjadi bersama orang tersebut?

Hal-hal seperti ini dapat menjadi pemicu kangen. Kenangan memiliki hubungan yang erat dengan emosi. Ketika sebuah pengalaman memiliki makna tertentu, berbagai hal yang berkaitan dengannya dapat menjadi pengingat.

Sebuah lagu, aroma makanan, tempat, foto, bahkan waktu tertentu dalam sehari bisa mengingatkan kita pada seseorang. Itulah mengapa rasa rindu terkadang muncul secara tiba-tiba.

Kamu mungkin sedang melakukan aktivitas biasa, tetapi sebuah pemicu kecil membuat memori tertentu muncul kembali. Setelah kenangan tersebut aktif, emosi yang berkaitan dengannya juga dapat ikut muncul. Semakin kuat pengalaman emosional yang pernah dimiliki, semakin mudah pula berbagai pemicu mengingatkan kita kepada orang tersebut.

4. Ada Perasaan atau Kebutuhan yang Belum Terpenuhi

Ada perasaan atau kebutuhan yang belum terpenuhi/ Foto: Pexels.com/ Tùng Sơn

Tidak semua rasa rindu berarti seseorang ingin kembali bersama orang yang dirindukannya. Terkadang, penyebab kangen dengan seseorang adalah adanya kebutuhan emosional yang belum terpenuhi.

Misalnya, seseorang mungkin merasa rindu karena dulu orang tersebut menjadi tempat untuk bercerita ketika sedang menghadapi masalah. Ketika orang tersebut sudah tidak ada, kebutuhan untuk didengarkan masih tetap ada. Akibatnya, pikiran secara alami mengingat sosok yang sebelumnya mampu memenuhi kebutuhan tersebut.

Hal serupa dapat terjadi setelah hubungan berakhir. Seseorang mungkin merindukan mantan pasangan bukan karena seluruh hubungan tersebut ingin diulang, tetapi karena ada bagian tertentu yang dirindukan, seperti rasa nyaman, perhatian, kebiasaan berbicara, atau pengalaman bersama.

Memahami hal ini dapat membantu seseorang membedakan antara "Aku merindukan orangnya" dan "Aku merindukan perasaan yang dulu muncul ketika bersamanya." Keduanya memang terasa mirip, tetapi sebenarnya bisa memiliki makna yang berbeda.

5. Jarak Membuat Kehadiran Seseorang Terasa Lebih Berharga

Jarak membuat kehadiran seseorang terasa lebih berharga/ Foto: Pexels.com/ Trần Long

Ketika seseorang selalu berada di dekat kita, kehadirannya terkadang terasa biasa saja. Namun, ketika jarak memisahkan, kita mulai menyadari berbagai hal kecil yang sebelumnya dianggap sepele. Misalnya, seseorang yang biasanya bisa ditemui kapan saja tiba-tiba harus pindah kota. Aktivitas sederhana seperti makan bersama, berjalan-jalan, atau berbicara secara langsung menjadi sulit dilakukan.

Kondisi tersebut dapat membuat rasa kehilangan semakin terasa. Jarak juga memberikan ruang bagi seseorang untuk menyadari betapa besar peran orang tertentu dalam kehidupannya. Tidak mengherankan jika seseorang yang awalnya tidak merasa terlalu dekat justru mulai dirindukan setelah lama tidak bertemu.

Rasa kangen dapat menjadi semacam pengingat mengenai pentingnya hubungan sosial dan kedekatan emosional bagi kehidupan seseorang.

Beauties, ada banyak alasan mengapa seseorang bisa merasa kangen kepada orang tertentu. Penyebabnya tidak selalu berkaitan dengan perasaan romantis. Kita bisa merindukan seseorang karena hubungan, kebiasaan, kenangan, maupun rasa nyaman yang pernah diberikan.

Ketika rasa kangen datang, tidak perlu buru-buru melawannya. Cobalah memahami apa yang sebenarnya sedang kamu rindukan. Dengan begitu, kamu bisa mengenali emosimu sendiri dan menentukan respons yang paling tepat. Sebab terkadang, yang kita rindukan bukan hanya seseorang, melainkan versi diri kita ketika sedang bersama orang tersebut, Beauties.

___

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!  

 

(ria/ria)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE