5 Perbedaan Utama dari TOEFL dan IELTS, Jangan Asal Pilih Tes!

Justina Nur | Beautynesia
Senin, 23 Feb 2026 17:15 WIB
Format Tes TOEFL dan IELTS
TOEFL dan IELTS sama-sama menguji kemampuan Listening, Reading, Writing, dan Speaking tapi dengan format tes yang berbeda./ Foto: Freepik.com/pvproductions

Bisa bekerja atau berkuliah di luar negeri tentu jadi mimpi banyak orang. Namun, tentu kita semua paham bahwa ada banyak hal yang harus dipersiapkan sebelum bisa lolos kerja atau kuliah di luar negeri. Misalnya memiliki CV yang kuat, pengalaman kerja yang mumpuni, dan ada lagi satu hal penting yang hampir selalu jadi syarat utama saat mendaftar beasiswa atau melamar pekerjaan, yaitu sertifikat kemampuan bahasa asing.

Bagi kamu yang ingin bekerja di negara yang menggunakan bahasa Inggris, sertifikat TOEFL atau IELTS seringkali jadi dokumen wajib yang harus dilampirkan. Namun, sayangnya tidak semua orang memahami perbedaan antara keduanya.

TOEFL dan IELTS memang sama-sama memiliki fungsi untuk menguji kemampuan Reading, Listening, Writing, dan Speaking dalam Bahasa Inggris. Akan tetapi, kedua jenis tes ini memiliki format tes dan sistem penilaian yang berbeda. Oleh karena itu, sebelum kamu mendaftar beasiswa atau mengirim lamaran pekerjaan di luar negeri, penting untuk mengetahui tes kemampuan bahasa asing mana yang paling tepat untuk kebutuhanmu.

Yuk, lihat perbedaan antara TOEFL dan IELTS secara lebih detail dengan menyimak penjelasan berikut ini.

Apa Itu TOEFL dan IELTS?

TOEFL adalah tes bahasa Inggris yang diselenggarakan lembaga asal Amerika yaitu ETS, sedangkan IELTS dikelola oleh British Council, IDP Education, dan Cambridge Assessment English./ Foto: Freepik.com

TOEFL adalah tes bahasa Inggris yang diselenggarakan lembaga asal Amerika yaitu ETS, sedangkan IELTS dikelola oleh British Council, IDP Education, dan Cambridge Assessment English./ Foto: Freepik.com

Dilansir dari IDP IELTS, TOEFL (Test of English as a Foreign Language) adalah tes yang mengukur kemampuan berbahasa Inggris yang lebih sering digunakan untuk keperluan akademik, tapi untuk mendaftar ke universitas yang ada di Amerika Serikat dan beberapa negara lainnya. TOEFL dimiliki dan dikelola oleh lembaga asal Amerika Utara, yaitu Educational Testing Service (ETS).

Sementara IELTS (International English Language Testing System) adalah tes kemampuan Bahasa Inggris yang dimiliki dan dikelola oleh beberapa lembaga dari Inggris dan Australia, seperti British Council, IDP Education, dan Cambridge Assessment English.

Kegunaan TOEFL dan IELTS

TOEFL cenderung digunakan untuk keperluan akademik atau studi, sedangkan IELTS bisa untuk keperluan sekolah, bekerja, atau izin tinggal./ Foto: Freepik.com/ijeab

TOEFL cenderung digunakan untuk keperluan akademik atau studi, sedangkan IELTS bisa untuk keperluan sekolah, bekerja, atau izin tinggal./ Foto: Freepik.com/ijeab

Baik TOEFL maupun IELTS, sama-sama digunakan untuk menguji kemampuan bahasa Inggris. Namun, TOEFL lebih khusus untuk menguji kemampuan bahasa Inggris dalam konteks akademik, seperti komunikasi bahasa Inggris yang dilakukan di ruang kelas dan lingkungan universitas.

IELTS ada tiga jenis, yaitu IELTS Academic untuk tujuan akademik atau studi, IELTS General Training untuk keperluan pekerjaan, dan IELTS for UKVI untuk keperluan izin tinggal, bekerja, atau sekolah di Inggris.

Selain itu, jika dibandingkan dengan berbagai tes kemampuan bahasa Inggris lainnya, IELTS lebih dikenal luas dan diterima oleh banyak universitas, organisasi, serta lembaga imigrasi yang ada di berbagai negara.

Oleh karena itu, banyak orang yang menganggap IELTS memiliki keunggulan tersendiri dari segi pengakuan global.

Format Tes TOEFL dan IELTS

TOEFL dan IELTS sama-sama menguji kemampuan Listening, Reading, Writing, dan Speaking tapi dengan format tes yang berbeda./ Foto: Freepik.com/pvproductions

TOEFL dan IELTS sama-sama menguji kemampuan Listening, Reading, Writing, dan Speaking tapi dengan format tes yang berbeda./ Foto: Freepik.com/pvproductions

Tes TOEFL dan IELTS sama-sama menguji empat kemampuan bahasa Inggris, yaitu dari Listening (mendengar), Reading (membaca), Writing (menulis), dan Speaking (berbicara). Dilansir dari IDP IELTS, soal IELTS di Listening lebih bervariasi meliputi pilihan ganda, melengkapi kalimat, memberi label pada peta atau diagram, dan sebagainya, sedangkan TOEFL hanya pilihan ganda.

Untuk tes Reading, IELTS meminta peserta untuk melengkapi kalimat, memberi judul, mengisi tabel, dan beragam task lainnya sehingga jawabannya lebih beragam. Sedangkan tes Reading TOEFL terdiri 3-5 bacaan dengan soal pilihan ganda.

Tes Writing IELTS, peserta ujian diminta mengerjakan dua tugas menulis dengan batas minimal 250 kata, sedangkan tes Writing TOEFL meliputi dua tugas menulis dengan batas minimal 300 kata.

Tes Speaking IELTS terdiri dari 3 bagian yang berlangsung maksimal 14 menit. Tes biasanya akan dilaksanakan secara langsung dengan penguji, baik bertatap muka langsung atau video call.

Sedangkan tes Speaking TOEFL, terdiri dari 4 bagian selama 17 menit, di mana peserta mendengarkan rekaman lalu menjawab melalui mikrofon tanpa melibatkan interaksi langsung dengan penguji.

Sistem Penilaian TOEFL dan IELTS

Tes TOEFL iBT memiliki skor total 0-120 sedangkan IELTS skornya menggunakan band 0-9./ Foto: Freepik.com/katemangostar

Tes TOEFL iBT memiliki skor total 0-120 sedangkan IELTS skornya menggunakan band 0-9./ Foto: Freepik.com/katemangostar

Tes TOEFL iBT memiliki skor total 0-120, dan setiap bagian memiliki nilai 0-30, sedangkan IELTS skornya menggunakan band 0-9, dan nanti akan ada skor per bagian dan overall band score, misalnya 6.5, 7.0, dan 7.5.

Selain itu, skor IELTS bisa mencapai level C2 atau setara dengan penutur asli, sedangkan TOEFL hanya sampai level C1. Itu artinya, jika kamu merasa kemampuan bahasa Inggrismu sudah sangat tinggi, kamu bisa memilih IELTS untuk menunjukkan kemampuanmu.

Namun, pastikan sebelum memilih jenis tes, kamu harus mengecek persyaratan skor bahasa Inggris yang diperlukan di universitas atau institusi tujuanmu.

Aksen Bahasa Inggris yang Digunakan pada Tes TOEFL dan IELTS

TOEFL umumnya menggunakan bahasa Inggris Amerika atau American English, sedangkan IELTS menggunakan beberapa variasi aksen dalam sesi ujian Listening terutama British atau aksen Eropa lainnya./ Foto: Freepik.com

TOEFL umumnya menggunakan bahasa Inggris Amerika atau American English, sedangkan IELTS menggunakan beberapa variasi aksen dalam sesi ujian Listening terutama British atau aksen Eropa lainnya./ Foto: Freepik.com

Seperti yang kamu tahu, tes TOEFL dimiliki oleh lembaga asal Amerika, jadi tes TOEFL pada umumnya menggunakan aksen bahasa Inggris Amerika atau American English.

Sedangkan IELTS menggunakan beberapa variasi aksen dalam sesi ujian Listening terutama British atau aksen Eropa lainnya. IELTS menerima berbagai variasi bahasa Inggris standar, seperti British English, Canadian English, Australian English, dan American English.

Itu tadi Beauties, beberapa perbedaan dari tes TOEFL dan IELTS yang sering digunakan sebagai bukti kemampuan bahasa Inggris sebelum mendaftar kuliah di luar negeri atau bekerja di luar negeri. 

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI! 

(dmh/dmh)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE