5 Rekomendasi Buku Literasi Keuangan untuk Pemula dengan Rating Tinggi

Nina T | Beautynesia
Jumat, 06 Feb 2026 15:30 WIB
1. The Psychology of Money - Morgan Housel
The Psychology of Money karya Morgan Housel/ Foto: goodreads.com

Beauties, kamu merasa bingung soal cara mengelola uang tapi nggak tahu harus mulai dari mana? Kamu nggak sendirian, kok! Literasi keuangan sayangnya jarang diajarkan di sekolah, jadi nggak jarang orang dewasa kesulitan mengatur keuangannya sendiri. Mulai dari nggak tahu cara menabung, investasi, atau bahkan membuat budget. Padahal, pemahaman dasar tentang uang termasuk kunci untuk hidup lebih tenang.

Kabar baiknya, ada banyak buku yang ditulis spesifik untuk pemula yang nggak punya background finance sekalipun. Buku-buku ini menjelaskan konsep keuangan dengan bahasa sederhana, nggak bertele-tele, dan langsung bisa diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Simak rekomendasinya berikut ini!

1. The Psychology of Money - Morgan Housel

The Psychology of Money karya Morgan Housel

The Psychology of Money karya Morgan Housel/ Foto: goodreads.com

Buku dengan rating 4.28 di Goodreads ini bukan tentang rumus matematika atau strategi investasi yang rumit, melainkan tentang bagaimana perilaku dan psikologi memengaruhi keputusan keuangan kita. Morgan Housel, seorang partner di The Collaborative Fund dan pemenang dua kali Best in Business Award, membagikan 19 cerita pendek yang mengeksplorasi cara berbeda orang berpikir tentang uang.

Housel berargumen bahwa kesuksesan finansial lebih bergantung pada perilaku daripada kecerdasan. Orang nggak membuat keputusan keuangan di spreadsheet, melainkan membuatnya di meja makan, dalam ruang rapat, di mana ego, kebanggaan, marketing, dan insentif bercampur jadi satu. Buku ini mengajarkan bahwa true wealth bukan tentang pamer harta, tapi tentang kebebasan mengontrol waktu kamu sendiri.

Salah satu pelajaran paling powerful adalah tentang kekuatan compounding. Warren Buffett mengumpulkan sebagian besar kekayaannya setelah usia 60 tahun bukan karena dia pintar berinvestasi, tapi karena dia mulai berinvestasi sejak sangat muda. Housel juga menekankan pentingnya "cukup", yakni tahu kapan harus berhenti mengejar lebih banyak uang untuk menghindari risiko yang nggak perlu. Buku ini sangat cocok untuk siapa saja yang ingin memahami hubungan emosional mereka dengan uang.

2. Rich Dad Poor Dad - Robert T. Kiyosaki

Rich Dad Poor Dad karya Robert T. Kiyosaki

Rich Dad Poor Dad karya Robert T. Kiyosaki/ Foto: goodreads.com

Novel personal finance paling laris sepanjang masa dengan rating 4.09 di Goodreads. Buku ini bercerita tentang Robert Kiyosaki yang tumbuh dengan dua figur ayah, yaitu ayahnya sendiri yang berpendidikan tinggi tapi kesulitan finansial dan ayah sahabatnya yang nggak lulus SMA, tapi menjadi salah satu orang terkaya di Hawaii. Dari dua perspektif yang kontras ini, Kiyosaki belajar tentang uang.

Pelajaran utama buku ini adalah perbedaan antara asset dan liability. Asset adalah sesuatu yang memasukkan uang ke kantongmu, sedangkan liability adalah sesuatu yang mengeluarkan uang dari kantongmu. Orang kaya membeli asset yang menghasilkan passive income seperti bisnis, saham, dan properti. Sementara orang miskin dan kelas menengah membeli liability yang mereka kira adalah asset, seperti rumah yang dibeli dengan mortgage yang menguras keuangan.

Kiyosaki juga memperkenalkan konsep Cash Flow Quadrant yang membagi orang menjadi empat kategori, yaitu Employee, Self-Employed, Business Owner, dan Investor. Buku ini menantang pembaca untuk keluar dari "Rat Race" atau siklus “get up, go to work, pay bills” yang nggak ada habisnya. Meskipun ada kritik bahwa beberapa nasihatnya terlalu menyederhanakan, buku ini tetap penting untuk mengubah pola pikir tentang uang dan pekerjaan.

3. I Will Teach You to Be Rich - Ramit Sethi

I Will Teach You to Be Rich karya Ramit Sethi

I Will Teach You to Be Rich karya Ramit Sethi/ Foto: goodreads.com

Buku dengan rating 4.20 di Goodreads ini cocok untuk millennial dan Gen Z yang materialistis tapi sulit mengatur keuangan. Ramit Sethi, yang dijuluki "wealth wizard" oleh Forbes dan "new guru on the block" oleh Fortune, menawarkan program 6 minggu untuk mengatur keuangan. Buku ini adalah menerangkan filosofi bahwa kamu boleh beli latte sebanyak yang kamu mau, asal kamu mengeluarkan uang pada hal yang kamu cintai dan mengurangi pengeluaran pada hal yang nggak kamu pedulikan.

Program 6 minggu ini mencakup semua aspek keuangan, mulai dari memilih credit card dan akun bank yang tepat, otomatisasi keuangan, investasi untuk pemula, sampai cara bernegosiasi. Sethi sangat fokus pada otomatisasi, yaitu atur sistem sekali, lalu biarkan uangmu mengalir ke tempat yang tepat tanpa harus mikir terus.

Salah satu konsep penting yang diperkenalkan adalah "Conscious Spending Plan" yang berbeda dari budgeting tradisional. Sethi nggak mau kamu hidup seperti pertapa, tapi dia mau kamu sadar ke mana uangmu pergi dan pastikan itu sesuai dengan values-mu. Buku ini juga mengajarkan bahwa ada limit berapa banyak yang bisa kamu tabung, tapi nggak ada limit berapa banyak yang bisa kamu hasilkan. Jadi selain mengurangi pengeluaran, fokus juga untuk meningkatkan pendapatan.

4. The Richest Man in Babylon - George S. Clason

The Richest Man in Babylon karya George S. Clason

The Richest Man in Babylon karya George S. Clason/ Foto: goodreads.com

Buku dengan rating 4.23 di Goodreads ini diterbitkan hampir seabad lalu dan masih relevan hingga sekarang karena prinsip-prinsip keuangannya yang timeless. Ditulis dalam bentuk dongeng yang berlatar di Babylonia kuno, buku ini mengikuti Arkad, seorang penulis miskin yang menjadi orang terkaya di Babylon melalui disiplin finansial dan kebijaksanaan.

Buku ini mengajarkan "Seven Cures for a Lean Purse" dan "Five Laws of Gold". Cure pertama dan paling terkenal adalah "A part of all you earn is yours to keep" yang artinya kamu harus menabung minimal 10% dari penghasilanmu sebelum membelanjakannya untuk hal apa pun. Cure kedua tentang mengontrol pengeluaran. Jangan biarkan pengeluaranmu naik seiring dengan pendapatan.

5. The Simple Path to Wealth - J.L. Collins

The Simple Path to Wealth karya J.L. Collins

The Simple Path to Wealth karya J.L. Collins/ Foto: goodreads.com

Buku yang awalnya adalah kumpulan surat untuk Outri Collins ini telah terjual lebih dari 400.000 kopi dan menjadi kitab bagi komunitas Financial Independence. Collins, yang dikenal sebagai "Godfather of FI," menawarkan pendekatan paling simple untuk membangun kekayaan, yaitu belanjakan kurang dari penghasilan, hindari utang, investasikan kelebihan dana di reksa dana indeks.

Dalam buku dengan rating 4.42 ini, Collins merekomendasikan Vanguard Total Stock Market Index Fund sebagai satu-satunya investasi yang kamu butuhkan saat tahapan mengakumulasi kekayaan. Nggak perlu stock picking, nggak perlu timing the market, nggak perlu financial advisor yang mahal. Secara historis, pasar saham selalu pulih dan selalu naik dalam jangka panjang. Yang kamu butuhkan adalah kesabaran untuk bertahan melewati krisis pasar.

Konsep kunci lainnya adalah "F-You Money", yaitu uang yang membuat kamu bebas untuk nggak tergantung pada siapa pun. Collins menargetkan portfolio 25 kali pengeluaran tahunanmu, yang berarti dengan 4% withdrawal rate, kamu bisa hidup dari imbal hasil investasi selamanya. Buku ini sangat US-centric, tapi prinsip-prinsipnya universal, yaitu tingkat tabungan tinggi (Collins menargetkan 50%), utang minimal, dan investasi jangka panjang. Collins menulis dengan gaya yang membuat konsep kompleks jadi jelas untuk pemula.

Nah itu dia lima buku literasi keuangan dengan rating tinggi di Goodreads yang cocok untuk pemula, Beauties. Dengan membaca buku-buku ini, kamu akan punya pondasi kuat untuk mengelola uang, berinvestasi, dan mencapai kebebasan finansial. Kamu tertarik mulai baca yang mana dulu nih?

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI! 

(dmh/dmh)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE