5 Rekomendasi Film Bioskop Indonesia yang Tayang di Hari Libur Lebaran 2026

Pratitis Nur Kanariyati | Beautynesia
Kamis, 19 Mar 2026 11:00 WIB
5 Rekomendasi Film Bioskop Indonesia yang Tayang di Hari Libur Lebaran 2026
Rekomendasi film bioskop Indonesia yang tayang Maret 2026/Foto: Instagram.com/tungguakusuksesnanti

Meta Desc: Film Indonesia yang tayang di bioskop rata-rata rilis perdana pada 18 Maret 2026. Ada film horor kelanjutan film Danur, hingga film keluarga yang menguras emosional.

Ngomongin film Indonesia tidak akan pernah ada habisnya. Setiap bulannya, para sineas Indonesia terus mengeluarkan karya-karya terbaiknya. Pada Maret ini, setidaknya ada lima film Indonesia yang dijadwalkan tayang perdana di bioskop bertepatan dengan libur Idulfitri, yaitu 18 Maret 2026.

Film-film itu menyasar penonton anak dan keluarga, dua film berasal dari genre horor dan sisanya drama keluarga. Penasaran apa saja film dan seperti apa sinopsisnya? Yuk kita intip bareng-bareng di sini.

1. Tunggu Aku Sukses Nanti

Official poster film Tunggu Aku Sukses Nanti/Foto: Instagram.com/tungguakusuksesnanti

Apakah kamu sosok yang sedang berjuang meraih mimpi dan membahagiakan keluarga? Namun lagi dan lagi, di tengah perjuanganmu itu, semua mata justru tertuju pada hal-hal yang belum dicapai: karir, jodoh, dan pencapaian sepupu-sepupu yang sudah sukses?

Film ini relatable banget untuk kamu. Film Tunggu Aku Sukses Nanti yang dinahkodai Naya Anindita menyoroti tekanan sosial yang dialami anak muda saat menghadapi ekspektasi keluarga besar.

Tokoh utama dalam film ini adalah Arga (Ardit Erwandha), seorang anak muda yang sedang meniti karier namun belum mencapai ‘standar sukses’ yang diakui keluarganya. Saat momen Lebaran tiba, ia sering jadi target cibiran keluarga besar.

Arga merasa terintimidasi oleh ritual Lebaran yang hanya ajang pamer pencapaian dan pertanyaan penghakiman, seperti “Kerja di mana sekarang?”, “Kamu kapan suksesnya?”

Di film ini, kamu akan melihat perjalanan emosional Arga dalam mendefinisikan ulang arti ‘kesuksesan’. Apakah sukses itu hanya sekadar tentang materi dan pengakuan dari orang lain atau tentang kedamaian hati dan kejujuran proses yang dilalui?

2. Senin Harga Naik

Official poster film Senin Harga Naik/Foto: Instagram.com/filmseninharganaik

Film Senin Harga Naik mengisahkan tentang dinamika keluarga yang kompleks, terutama hubungan antara Mutia (Nadya Arina) dengan ibunya, Retno (Meriam Bellina).

Mutia ingin mengejar mimpi dan ambisinya. Di saat itulah ia berharap support system terbesar adalah keluarga. Namun, perbedaan cara komunikasi antara ibu, kakak, dan adiknya membuat ia merasa sendirian di rumah.

Alhasil, Mutia memutuskan pergi dari rumah sampai tiga tahun tidak pulang. Suatu ketika, ada satu alasan yang akhirnya membuat Mutia harus kembali ke rumah.

Ada beberapa penggalan dari tokoh ibu Retno yang menyentuh hati. Salah satunya, “Kamu butuh mama. Mutia, kamu nggak akan jadi apa-apa kalau kamu keluar dari sini.

Bagi orang tua itu mungkin tunjuk sayangnya seorang ibu kepada anak. Namun, sering kali seorang anak juga ingin diberi ruang untuk memutuskan sesuatu sendiri.

Apakah kepulangan Mutia yang awalnya untuk membujuk ibunya melepas toko roti Mercusuar bisa menjadi titik balik hubungannya dengan sang ibu? Bagaimana Mutia bergulat dengan egonya, luka yang belum selesai, dan rasa bersalah yang tidak kunjung usai.

3. Pelangi di Mars

Official poster film Pelangi di Mars/Foto: Instagram.com/pelangidimars

Yap, buat yang bosen dengan drama horor atau konflik keluarga, coba sempatin nonton Pelangi di Mars. Film fiksi ilmiah (Sci-Fi) ini menyoroti perihal masalah air yang sangat parah di tahun 2100.

Melansir Instagram resminya, @pelangidimars, digambarkan dunia hampir kehilangan harapan pada tahun 2100. Pelangi (Messi Gusti) -anak Indonesia pertama yang lahir dan tumbuh di Mars- memimpin robot-robot dari berbagai penjuru dunia untuk mencari Zeolit Omega.

Zeolit Omega adalah mineral langka yang diyakini menjadi solusi atas krisis air yang ada di Bumi. Namun, petualangan Pelangi bersama sahabatnya, para robot, tidak berjalan mulus. Petualangan mereka diwarnai tantangan besar dari perusahaan raksasa Nerotex.

Nerotex berusaha memonopoli cadangan air bersih di Bumi dan berkuasa penuh atas sumber daya vital tersebut. Nerotex berusaha merebut Zeolit Omega demi menguasai sepenuhnya sumber daya air.

Bagaimana petualangan Pelangi dalam mencari Zeolit Omega. Mampukah ia mendapatkannya? Di sisi lain, bagaimana kedekatan antara Pelangi dan robot-robotnya yang unik serta setia itu?

4. Danur: The Last Chapter

Official poster film Danur: The Last Chapter/Foto: Instagram.com/danurmovie

Pecinta film Danur sini merapat. Danur: The Last Chapter yang tayang di momen libur Lebaran ini adalah penutup dari perjalanan rangkaian film Danur yang sudah ada: Danur I Can See Ghosts, Danur 2 Maddah, dan Danur 3 Sunyaruri.

Flashback ke film Danur ketiga, Risa memutuskan menutup mata batinnya dan berpisah dari Peter Cs demi menjalani kehidupan normal. Kini di Danur: The Last Chapter, latar waktu diambil bertahun-tahun setelah perpisahan Risa bersama Peter Cs.

Usaha Risa (Prilly Latuconsina) untuk tidak berkomunikasi dengan dunia gaib nyatanya tidak sepenuhnya berjalan baik. Hal berbau mistis kembali datang, tepatnya ketika adik Risa, Riri (Zee Asadel) dilamar di sebuah gedung pertunjukan tua dan mulai menunjukkan sikap aneh menjelang pernikahannya.

Di waktu yang sama, Risa turut mengalami kejadian aneh seolah merasakan kematian yang menyakitkan berkali-kali. Apa yang sebenarnya terjadi dengan Risa dan keluarganya. Sosok seperti apakah yang meneror mereka dan apa tujuan sebenarnya?

Lantas, bagaimana juga akhir persahabatan Risa dan Peter Cs? Simak akhir dari kisah Danur: The Last Chapter hanya di cinemas.

5. Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa

Official poster film Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa/Foto: Instagram.com/filmsuzzanna.official

Terakhir ada film horor legendaris yaitu Suzzanna. Tahun ini merujuk pada Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa. Film yang diproduksi Soraya Intercine Films ini tidak hanya mengangkat kisah horor yang identik dengan Suzzanna, tetapi juga isu sosial.

Isu di sini tentang dosa, kekuasaan, ketidakadilan, dan pilihan ekstrem yang diambil dalam situasi terdesak.

Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa menyoroti transformasi Suzzanna (Luna Maya) hingga menjadi sosok dukun yang memilih jalan santet sebagai bentuk perlawanan terhadap musuhnya. Keputusan itu nyatanya bukan lahir dari ruang kosong, melainkan konflik dan tekanan yang kompleks.

Penasaran konflik dan tekanan apa yang dialami Suzzanna hingga akhirnya ia menjadi dukun santet? Di tengah perjalanannya nanti, Suzzanna dipertemukan dengan Pramuja (Reza Rahadian). Kira-kira, bagaimana akhir dari pertemuan mereka?

Itulah lima rekomendasi film bioskop Indonesia yang serentak tayang perdana pada 18 Maret 2026. Gimana, tertarik nonton? Supaya makin seru nontonnya, jangan lupa ajak keluarga dan sahabat, ya!

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

 

(ria/ria)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE