5 Stasiun Kereta Terindah di Dunia, Desainnya Unik bak Karya Seni

Florence Febriani Susanto | Beautynesia
Rabu, 28 Oct 2026 10:00 WIB
Monte Sant'Angelo Station, Napoli, Italia
Monte Sant'Angelo Station/Foto: Wikipedia

Stasiun kereta terindah di dunia membuktikan bahwa tempat transit juga bisa menjadi daya tarik arsitektur yang mengesankan. Mulai dari langit-langit berkubah hingga struktur bangunan yang terinspirasi peninggalan sejarah, setiap stasiun punya ciri khas yang membuatnya berbeda.

Nah, lima stasiun berikut masuk dalam daftar finalis Prix Versailles 2026. Kelimanya dinilai sebagai finalis yang setara, bukan peringkat dari posisi pertama hingga kelima. Tiga gelar tambahan, yaitu World Title, Prix Versailles Interior, atau Exterior, dijadwalkan diumumkan dalam seremoni pada Desember 2026 mendatang.

Yuk, kita simak apa saja stasiun kereta terindah di dunia versi Prix Versailles dilansir dari Independent!

Town Hall Station, Melbourne, Australia

Town Hall Station/Foto: Wikipedia

Town Hall Station di Melbourne punya desain yang mungkin membuat kamu lupa bahwa sedang berada di stasiun bawah tanah. Area concourse yang dibangun di bawah City Square dilengkapi delapan kolom besar menyerupai pohon. Selain menopang bagian atas ruangan, kolom-kolom tersebut menciptakan suasana megah layaknya berada di dalam katedral.

Keunikan lainnya terlihat pada langit-langit berkubah bernuansa tembaga yang berada sekitar 10 meter di atas peron. Ditambah area peron yang luas, ruang bawah tanah ini terasa lebih lapang dan terbuka. Perpaduan elemen arsitekturnya membuat perjalanan melewati stasiun terasa seperti sedang memasuki bangunan ikonik.

Lyon Part-Dieu Station, Lyon, Prancis

Lyon Part-Dieu Station/Foto: Wikipedia

Sebagai salah satu stasiun dengan aktivitas perpindahan penumpang yang tinggi di Eropa, Lyon Part-Dieu perlu mengakomodasi mobilitas yang terus berkembang. Stasiun ini kemudian mengalami perluasan hingga ukurannya menjadi dua kali lipat dari sebelumnya. Proyek yang dikerjakan firma arsitektur AREP dan L'AUC tersebut bukan sekadar menambah ruang, tetapi juga memperhatikan peran stasiun sebagai penghubung berbagai bagian kota.

Kini, Lyon Part-Dieu melayani perjalanan kereta regional, nasional, hingga internasional sekaligus menjadi pusat transportasi multimoda. Penambahan akses masuk dan jalur lintasan membantu penumpang berpindah dengan lebih mudah. Jadi, daya tarik stasiun ini bukan hanya terletak pada desain modernnya, tetapi juga bagaimana ruang tersebut mendukung aktivitas masyarakat sehari-hari.

Colosseo - Fori Imperiali Station, Roma, Italia

Colosseo/Foto: Wikipedia

Berada di kota yang kaya akan peninggalan sejarah, Colosseo - Fori Imperiali Station menghadirkan pengalaman yang berbeda dari stasiun pada umumnya. Desain area menuju peron dibuat seolah mengajak penumpang menyusuri lapisan sejarah Roma. Unsur arkeologi menjadi bagian penting dari interiornya, sehingga perjalanan menuju kereta terasa lebih menarik.

Salah satu detail yang mencuri perhatian adalah bukaan menyerupai jendela atau oculus yang memungkinkan penumpang melihat Colosseum dari area stasiun. Ada pula unsur sumur kuno serta permainan cahaya dan bayangan yang memperlihatkan lapisan batuan di bawah Kota Roma. Bagi kamu yang menyukai sejarah dan arsitektur, stasiun ini menawarkan perpaduan menarik antara fasilitas transportasi modern dan jejak masa lalu.

Monte Sant'Angelo Station, Napoli, Italia

Monte Sant'Angelo Station/Foto: Wikipedia

Monte Sant'Angelo Station di Napoli memiliki tampilan yang mencolok, bahkan sebelum penumpang memasuki area peronnya. Stasiun ini dirancang oleh seniman Anish Kapoor bersama Future Systems dan AL_A.

Konsep desainnya terinspirasi dari Inferno, bagian pertama Divine Comedy karya Dante Alighieri yang menggambarkan perjalanan menuju Neraka. Berada sekitar 48 meter di bawah tanah, stasiun ini memiliki dua bukaan monumental dari baja corten dan aluminium.

Saat memasuki bagian dalamnya, kamu akan menemukan dinding serta langit-langit bertekstur kasar yang memperkuat kesan dramatis. Bentuk tersebut terinspirasi dari Gunung Vesuvius, gua, dan legenda Cumaean Sibyl. Dengan luas sekitar 6.500 meter persegi, Monte Sant'Angelo menjadi stasiun aktif pertama di Jalur 7. Kehadirannya juga mendukung mobilitas masyarakat di wilayah barat Napoli, termasuk akses menuju kampus Monte Sant'Angelo milik Federico II University.

National Museum Station, Riyadh, Arab Saudi

National Museum Station/Foto: Wikipedia

National Museum Station di Riyadh dirancang oleh firma arsitektur Arup sebagai salah satu akses menuju National Museum dan kawasan bersejarah di pusat kota. Dari luar, bangunan ini terlihat unik berkat struktur beton berpola kisi-kisi yang terinspirasi dari topografi Gunung Tuwaiq, salah satu lanskap khas Arab Saudi. Bentuknya membuat stasiun tampak menyatu dengan karakter lingkungan setempat.

Coba perhatikan detail pada bagian fasadnya, Beauties. Sejumlah bukaan berbentuk segitiga mengambil inspirasi dari arsitektur tradisional Najdi. Melalui celah-celah tersebut, cahaya biru dari interior stasiun terlihat dan menciptakan kontras dengan permukaan beton di bagian luar. Perpaduan bentuk tradisional dan pendekatan modern inilah yang membuat National Museum Station memiliki identitas visual tersendiri.

Buat kamu yang senang mengamati bangunan unik saat bepergian, stasiun kereta juga layak masuk daftar tempat untuk dikunjungi. Dari Melbourne hingga Riyadh, masing-masing menawarkan pengalaman visual yang berbeda. Jadi, dari lima stasiun kereta terindah di dunia ini, mana yang paling ingin kamu lihat secara langsung?

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.