5 Tanda Hubungan Toksik yang Tidak Perlu Dipertahankan

Patricia Astrid Nadia | Beautynesia
Kamis, 24 Sep 2026 11:00 WIB
5. Hanya Mengikuti Standar Media Sosial
Standar media sosial terkadang membuat kamu jadi dibandingkan dengan pasangan orang lain. Kamu dianggap tidak cukup layak untuk dihargai dalam suatu hubungan dan hal ini tentu melelahkan secara mental/Foto: Freepik.com/Freepik

Hubungan yang layak dipertahankan tentu hubungan yang berlangsung dua arah, membawa kebahagiaan, tanpa membebani salah satu pihak. Bayangkan kamu tengah menjalankan relasi atau hubungan percintaan dengan pasanganmu, tapi kamu selalu merasa cemas, ketakutan, dan tidak bahagia. Tentu hal ini bisa jadi pertanda toxic relationship.

Masih ada tanda-tanda hubungan toksik lainnya yang perlu kamu kenali agar tidak terjebak. Dikutip dari buku berjudul Love Is a Story: A New Theory of Relationships, dari psikolog Robert Sternberg, simak tanda-tanda hubungan toxic yang perlu kamu akhiri, Beauties!

1. Selalu Dibuat Merasa Bersalah

Dukungan dan rasa aman sangat dibutuhkan dalam menjalin suatu hubungan. Namun ketika kamu merasa tidak aman dan terus-menerus merasa bersalah, itu pertanda kamu sebaiknya mengakhiri hubungan itu.

Contohnya seperti saat pasanganmu mengeluh kalau kamu tak punya waktu luang untuknya karena kamu bekerja. Padahal, mungkin ada tuntutan dari kantor yang mengharuskanmu masuk meskipun di akhir pekan. Kamu beberapa kali juga telah menunjukkan usaha untuk mencari tempat kerja baru demi mendapatkan work life balance, tapi belum berhasil. Kamu hanya terus disalahkan oleh pasangan. Namun, ketika kamu memberi kritik untuk pasanganmu, ia tidak terima dan terus menyalahkanmu.

Akhirnya kamu pun jadi merasa tak berdaya dan ikut menyalahkan dirimu sebagai pihak yang bersalah, hanya karena belum dapat memiliki waktu yang cukup untuk bertemu pasangan dengan lebih sering. Tidak adanya diskusi dua arah yang terbuka pasti akan membuat kamu merasa disudutkan, Beauties.

2. Sering Diremehkan oleh Pasangan

Diremehkan pasangan akan membuat diri kamu merasa minder, bahkan kalau kamu sampai dibandingkan dengan orang lain. Pasangan yang tidak mendukungmu akan merusak kondisi mentalmu/Foto: Freepik.com/Freepik

Ketika kamu punya suatu target yang ingin kamu capai, tapi pasanganmu meremehkan keinginanmu, hal ini bisa jadi tanda kalau hubunganmu itu tidak sehat, Beauties. Jika kamu ingin punya sebuah bisnis kecil atau pindah ke tempat kerja yang baru dengan harapan kamu bisa lebih berkembang dengan baik, sesuai dengan potensi dan goals yang ingin kamu kejar, tapi kamu sering diremehkan oleh pasangan, tentu kamu akan menjadi terpuruk dan merasa minder.

Pasangan yang semula kamu nilai akan mendukungmu, ternyata jadi orang pertama yang meragukan kemampuanmu. Ia menganggap apa yang kamu kejar seolah mustahil, sulit dicapai, belum lagi kalau kamu dibandingkan dengan orang lain. Tentu kalau hubungan ini dipertahankan terus-menerus akan berujung pada mental kamu yang akan kelelahan, Beauties!

3. Terlihat Manis di Awal Hubungan Saja

Memberi harapan dan tampak manis dengan kata-kata romantis di awal hubungan tentu menandakan pasangan tak memiliki usaha untuk menjalani hubungan. Foto/Freepik.com/Freepik

Diberikan perhatian seperti kata-kata romantis tentu membuat pasangan merasa bahagia. Apalagi kalau diberikan 'princess treatment', seolah perhatian itu selalu datang, bertepatan sesuai dengan kebutuhan kamu, Beauties.

Mungkin kamu juga sering mendapatkan hadiah-hadiah kecil, benda yang kamu sukai, tak hanya saat hari ulang tahun atau anniversary kamu dengan pasangan, tapi perhatian kecil itu sangat mudah kamu dapatkan. Pasti kamu merasa aman, bahagia, dan merasa ini adalah hubungan yang sangat ideal. 

Namun perlahan, ketika hubungan sudah mulai berjalan cukup lama, perhatian itu bahkan hal-hal kecil yang membuat kamu tersenyum sudah tak pernah kamu dapatkan lagi. Setiap kali pergi kencan, kamu cenderung merasa sedih, tidak pernah mendengarkan kata-kata pujian, dan lebih sering mendengarkan hal yang membuat kamu merasa kecewa. Bisa jadi pasangan juga lupa tentang hari spesial kamu hingga kamu merasa benar-benar diabaikan.

Hubungan terasa tidak serius dan hanya diperjuangkan di awal. Hal ini patut jadi perhatian khusus agar kamu tidak terjebak terlalu lama dalam hubungan yang tak patut kamu pertahankan, Beauties.

4. Memaksamu untuk Jadi Orang Lain

Pasangan yang baik tentu bangga saat kamu menjadi dirimu sendiri, tapi ketika kamu dipaksa untuk menjadi orang lain tentu itu hanya paksaan bukan berlandaskan cinta/ Foto: Freepik.com/Freepik

Beauties, ketika pasangan tak lagi membanggakan kamu dengan setiap sifat baik, potensi dan kelebihan yang kamu punya, maka kamu perlu waspada. Terkadang bisa jadi pasangan seolah ingin mendukungmu dan memaksa kamu untuk pindah tempat kerja, memperbaiki penampilan, tapi bukan untuk membuatmu jadi terlihat lebih baik.

Hal ini kadang hanya menjebakmu agar kamu tampil sesuai dengan keinginan pasangan, membuat kamu tak lagi jadi diri kamu sendiri dan harus memenuhi semua keinginan pasangan dengan paksaan dan tekanan.

Sebaiknya kamu menyadari apakah hal itu terjadi dalam hubunganmu saat ini. Jika kamu merasa kamu harus berubah jadi orang lain dan membuatmu sangat tidak nyaman, jangan takut untuk menyelesaikan hubungan yang tidak sehat ini, Beauties.

5. Hanya Mengikuti Standar Media Sosial

Standar media sosial terkadang membuat kamu jadi dibandingkan dengan pasangan orang lain. Kamu dianggap tidak cukup layak untuk dihargai dalam suatu hubungan dan hal ini tentu melelahkan secara mental/Foto: Freepik.com/Freepik

Menjadikan media sosial sebagai salah satu referensi untuk mencari contoh dari public figure yang punya hubungan sehat tentu sah-sah saja. Tapi kalau kamu bergantung dan berpatokan pada media sosial semata, tentu Beauties akan kewalahan dalam mengikuti standar media sosial untuk mempertahankan hubunganmu.

Pasti melelahkan dan menjengkelkan rasanya ketika pasanganmu membandingkan kamu dengan pasangan lain yang dianggap ideal dan jadi trend di media sosial itu. Kamu seakan dipaksa untuk mengimbangi dan mengejar standar ideal yang ada di media sosial.

Padahal setiap hubungan punya keunikan masing-masing dari setiap pasangan dan cara menjalaninya tentu sangat berbeda dan tak dapat disamakan untuk setiap hubungan, karena standar tersebut harusnya datang dari kesepakatan dan dialog dengan pasangan masing-masing, bukan mengikuti standar dari orang lain.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(dmh/dmh)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE