5 Tanda Kamu Punya Pikiran yang Toksik

Budi Rahmah Panjaitan | Beautynesia
Senin, 31 Oct 2022 16:00 WIB
5 tanda kamu punya pikiran yang toksik/ Foto: Freepik.com/benzoix

Beauties, ternyata gak cuma circle aja lho yang  bisa toksik, melainkan juga pikiran diri sendiri. Hah, kok bisa? Ya, tentu bukan sebuah rahasia lagi jika cara kita memandang sesuatu adalah buah hasil dari pemikiran. Ada kalanya, pikiran dipenuhi dengan hal-hal negatif yang sejatinya tidak membawamu berkembang.

Jika sudah berada di fase ini, maka jelas kamu sudah terkontaminasi dengan pikiran toksik. Selain itu, untuk mengenalinya secara lebih dekat sebagaimana dikutip dari laman Psych, ada beberapa tanda yang bisa diperhatikan. Simak selengkapnya di bawah ini.

Pemikiran yang Stagnan


Ilustrasi termenung/ Foto: Freepik.com/tirachardz

Tanda pertama bahwa kamu memiliki pikiran toksik adalah pemikiran yang stagnan. Pemikiran ini merupakan kebalikan dari mindset bertumbuh atau biasa disebut growth mindset. Cara mengenali pemikiran seperti ini juga tidak begitu sulit.

Coba perhatikan cara kamu memandang kemampuan diri. Untuk setiap kekurangan yang dimiliki, apakah kamu merasa itu sesuatu yang harus disesali dan dijadikan alasan untuk tidak bisa meraih sesuatu? Jika ya, maka ini menjadi pertanda pemikiranmu stagnan dan mengarah pada pikiran toksik.

Pesimis


Ilustrasi pesimis/ Foto: Freepik.com/drobotdean

Apa sih pesimis itu? Secara sederhana, pesimis merupakan kondisi dimana kamu memandang segala sesuatunya dari sisi terburuk. Tentu Beauties bisa membayangkan, apa yang terjadi jika segala sesuatunya dilihat dari sisi terburuknya.

Jelas bahwa tidak akan ada ruang untuk berpikir lebih jernih dan mencoba meraih sesuatu. Semakin banyak waktu yang dihabiskan untuk menjadi pesimis, maka semakin bergulat kamu dengan pemikiran toksik. Cobalah ubah dengan pemikiran lebih optimis agar kepercayaan diri meningkat dan kamu lebih baik.

Tidak Mindful


Ilustrasi menjaga pikiran/Foto: Freepik.com/cookie_studio

Mindful atau sadar penting untuk membentuk fokus pada dirimu, Beauties. Bagaimana caranya kamu menikmati sesuatu jika kamu tidak sadar bahwa itu adalah sesuatu yang berharga. Sesimpel kamu bisa menyadari betapa berharganya bisa bertemu dengan kerabat dekat di akhir pekan.

Jika kamu tidak sadar akan momen-momen berhaga dalam hidup kamu, maka itu bisa menjadi suatu pemikiran yang toksik. Cobalah perlahan menikmati dan menyadari setiap proses dalam hidupmu.

Tidak Mampu Melihat Potensi Diri


Ilustrasi magang/ Foto: Freepik.com/tirachardz

Setiap orang memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Demikian pula dengan diri kamu, Beauties. Sayangnya, jika kamu memiliki pemikiran toksik, maka kamu tidak akan mampu mengenali potensi dalam dirimu. Baik itu dalam bentuk kelebihan maupun kelemahan. Jika sudah terbelenggu dengan ketidakmampuan ini, maka akan banyak peluang yang terlewatkan. Oleh karenanya, mulailah mengenali diri dan manfaatkan potensi yang ada.

Tidak Bersyukur


Ilustrasi badmood/ Foto: Freepik.com/jet-po

Salah satu sumber kebahagiaan adalah rasa syukur. Dengan ‘syukur’ kamu bisa melihat kecukupan dari apa yang kamu miliki. Oleh karenanya, saat rasa syukur ini hilang, maka kamu akan selalu merasa kurang dan tidak bisa menikmati apa yang kamu miliki. Semakin pemikiran ini membelenggu dalam dirimu, maka akan semakin toksik. Untuk itu, biasakan diri untuk selalu bersyukur agar kamu bisa menemukan sisi-sisi kebahagiaan dalam setiap keadaan.

---

Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!

(raf/raf)
Loading ...
Tonton video di bawah ini ya, Beauties!
List Ketakutan Gen Z Pas Kerja