5 Tanda Orang Menggantungkan Kebahagiaan pada Orang Lain

Rini Apriliani | Beautynesia
Minggu, 17 May 2026 22:00 WIB
5. Mengikuti Arus hingga ke Tempat yang Tidak Diinginkan
Ilustrasi sedih/Foto: pexels.com/olly

Rasa bahagia seharusnya sederhana dan datang dengan mudah. Sayangnya, tidak semua orang merasakan hal tersebut.

Ada orang-orang yang harus berusaha lebih keras untuk bahagia. Bahkan, tak jarang mereka terlalu mengandalkan orang lain hanya demi merasakan kebahagiaan.

Padahal, menggantungkan kebahagiaan pada orang lain dapat merugikan dan bikin lelah. Tidak hanya lelah untuk diri sendiri, tapi juga membebani orang yang diandalkan.

Tak banyak disadari, berikut adalah deretan tanda orang yang menggantungkan kebahagiaannya pada orang lain, melansir YourTango. Simak!

1. Memprioritaskan Orang Lain di Atas Segalanya

Orang yang menggantungkan kebahagiaan pada orang lain cenderung mengabaikan dirinya sendiri. Mereka lebih dulu menawarkan bantuan dan mengabaikan kebutuhan sendiri.

Ilustrasi membantu teman/Foto: pexels.com/thirdman

Membantu orang lain adalah perilaku terpuji. Namun, memikirkan tentang diri sendiri pun tidak kalah pentingnya.

Orang yang menggantungkan kebahagiaan pada orang lain cenderung mengabaikan dirinya sendiri. Mereka lebih dulu menawarkan bantuan dan mengabaikan kebutuhan sendiri. Hal ini sering kali membuat mereka jadi tidak punya waktu untuk diri sendiri, termasuk untu melakukan hal yang disukainya.

2. Sulit Mengatakan “Tidak”

Selain terlalu fokus membantu orang, mereka tentunya sulit untuk mengatakan “tidak”. Padahal, terkadang sebenarnya, mereka tidak ingin melakukannya.

Namun, karena orang yang suka menggantungkan kebahagiaan pada orang lain ini tidak ingin membuat kecewa, mereka lebih baik membuat dirinya sendiri merasa tidak nyaman. Akhirnya, tak jarang mereka merasa menderita karena kelakuannya sendiri.

3. Suka Memendam Perasaannya

Kebahagiaan yang tergantung pada orang lain membuat mereka hanya mengikuti arus.

Ilustrasi sedih/Foto: Freepik.com

Kebahagiaan yang tergantung pada orang lain membuat mereka hanya mengikuti arus. Mereka takut untuk sekadar mengungkapkan isi hatinya, karena takut dijauhi.

Hal ini terkadang membuat mereka jadi mentolerir hal-hal yang sebenarnya tidak mereka sukai. Ironisnya, orang lain tidak menyadari jika itu tidak disukai atau sebuah masalah, karena mereka tidak mengungkapkannya.

4. Kehilangan Jati Dirinya

Yap, karena selalu mengikuti dan memprioritaskan orang lain, mereka turut kehilangan jati dirinya. Baik itu dalam hubungan pertemanan atau hubungan.

Padahal, itu cara itu bukan membuat hubungan semakin erat, justru perlahan menghancurkan. Hubungan pertemanan atau cinta itu jadi tidak membahagiakan.

5. Mengikuti Arus hingga ke Tempat yang Tidak Diinginkan

tanda orang yang menggantungkan kebahagiaannya pada orang lain

Ilustrasi sedih/Foto: pexels.com/olly

Karena terlalu mengandalkan orang lain, mereka pun hidupnya cenderung mengikuti arus. Dampak buruk dari sikap “mengikuti arus” adalah bisa membawa mereka pada tempat yang tidak pernah mereka inginkan. Hal ini pun bisa membuat menyesal di kemudian hari.

Beauties, itu dia deretan tanda orang yang menggantungkan kebahagiaannya pada orang lain. Bagaimana, kamu termasuk orang yang melakukan hal tersebut?

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(ria/ria)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE