5 Tanda Pria yang Nggak Paham Batasan

Dewi Maharani Astutik | Beautynesia
Senin, 23 Feb 2026 19:30 WIB
Menatap Terlalu Lama Tanpa Alasan Jelas
Tanda pria tidak menghargai batasan dapat terlihat dari kebiasaan menatap terlalu lama tanpa alasan jelas/Foto: Freepik

Memahami batasan pribadi dalam hubungan dan interaksi sosial merupakan hal yang sangat penting untuk menjaga kenyamanan dan rasa aman. Sayangnya, tidak semua pria menyadari atau menghormati batasan orang lain sehingga interaksi bisa menjadi tidak nyaman atau bahkan merugikan.

Artikel yang dilansir dari Fodmap Everyday ini hadir untuk membantu kamu mengenali tanda-tanda pria egois dan tidak paham batasan sehingga kamu dapat melindungi diri sendiri dan memastikan hubungan tetap sehat. Baca terus untuk mengetahui cara mengenali perilaku apa saja yang dimaksud!

Menginvasi Ruang Pribadi Tanpa Merasa Bersalah

Tanda pria tidak menghargai batasan tampak ketika ia mengabaikan sinyal sosial dari orang lain yang menunjukkan ketidaknyamanan. Tindakan tersebut bukan hanya menimbulkan rasa canggung, tetapi juga dapat menimbulkan rasa terancam secara psikologis. Hubungan yang sehat seharusnya dibangun atas rasa hormat terhadap ruang personal masing-masing.
Tanda pria tidak menghargai batasan terlihat jelas saat ia merasa berhak memasuki ruang pribadi orang lain tanpa izin/Foto: Freepik/lookstudio

Konselor hubungan menekankan bahwa tanda pria egois dan tidak paham batasan paling jelas adalah ketidakmampuan untuk menghormati ruang pribadi. Penelitian yang diterbitkan dalam Indian Journal of Applied Research pada 2014 menunjukkan bahwa perempuan membutuhkan jarak aman yang lebih luas saat berinteraksi dengan lawan jenis.

Ketika seorang pria terus-menerus memasuki ruang pribadi mereka meskipun ada sinyal sosial yang jelas, perempuan akan merasa tidak nyaman. Perilaku ini menandakan kontrol berlebihan dan kurangnya rasa hormat terhadap kenyamanan orang lain.

Menatap Terlalu Lama Tanpa Alasan Jelas

Tanda pria tidak menghargai batasan dapat terlihat dari kebiasaan menatap terlalu lama tanpa alasan jelas/Foto: Freepik

Menatap seseorang terlalu lama tanpa alasan dapat berubah dari sesuatu yang menyenangkan menjadi menakutkan dengan cepat. Banyak perempuan akan merasa tidak nyaman jika ditatap lebih dari lima detik dalam pertemuan sosial.

Psikolog Frank McAndrew menjelaskan bahwa tindakan ini memicu sistem alarm dalam otak, yang mencoba membaca niat di balik durasi tatapan yang panjang itu. Ia juga menambahkan bahwa kontak mata dapat menimbulkan rasa tidak nyaman karena memberi sinyal bahwa orang yang menatap berniat melakukan sesuatu yang melibatkan kita. Ketika niat tersebut tidak jelas, rasa canggung dan terganggu pun muncul.

Memaksa untuk Mendapatkan Informasi Pribadi Terlalu Cepat

Tanda pria tidak menghargai batasan terlihat dari kebiasaan memaksa mengetahui hal pribadi terlalu cepat/Foto: Freepik/katemangostar

Ketika seorang pria langsung menanyakan pertanyaan yang sangat pribadi di awal pertemuan atau interaksi, wajar jika perempuan yang menjadi lawan bicaranya merasa kurang bisa menerima. Faktanya, banyak perempuan memang merasa bahwa pertanyaan semacam ini tidak pantas karena melampaui batasan yang wajar dalam tahap awal perkenalan. Selain itu, sikap ini dapat menimbulkan rasa tidak nyaman dan kecurigaan karena seolah-olah ada maksud tersembunyi atau kurang menghormati privasi dari pelakunya.

Oleh karena itu, penting bagi seorang pria untuk memahami bahwa membangun kepercayaan dan kedekatan membutuhkan waktu, dan menunggu momen yang tepat untuk membahas hal-hal pribadi akan jauh lebih sopan. Sikap sabar dan menghormati batasan orang lain menunjukkan kedewasaan dan kesungguhan dalam berinteraksi.

Memberikan Pujian yang Membuat Tidak Nyaman

Tanda pria tidak menghargai batasan dapat terlihat dari caranya memberi pujian yang terasa tidak pantas atau membuat risih/Foto: Freepik/pressfoto

Tidak semua pujian memiliki dampak yang sama. Pujian yang tulus seperti “Kamu terlihat cantik” biasanya dapat diterima, tetapi beberapa pria justru memberikan komentar yang menyeramkan dengan menyinggung bagian tubuh atau membuat pernyataan sugestif.

Banyak perempuan merasa terganggu oleh pujian yang samar dan bernuansa sugestif, karena hal ini bisa menjadi bentuk pelecehan terselubung. Komentar semacam ini melampaui batas martabat pribadi dan mengubah interaksi yang awalnya bersahabat menjadi canggung.

Selain itu, pujian yang bersifat seksual memperkuat stereotip negatif dan dapat memicu ketidakpuasan terhadap tubuh, sekaligus menimbulkan rasa dijadikan objek dan kecemasan. Komentar yang tidak diminta seperti ini kerap membuat perempuan meragukan nilai diri dan rasa percaya diri mereka, alih-alih merasa dihargai.

Datang Tanpa Diundang ke Ruang Sosial Seseorang

Tanda pria tidak menghargai batasan dapat terlihat ketika ia datang ke ruang sosial seseorang tanpa undangan/Foto: Freepik

Muncul secara tiba-tiba di ruang sosial orang lain tanpa diundang sering menimbulkan rasa waswas. Sebagian besar perempuan akan merasa diawasi atau diintai ketika seorang pria datang ke pusat kebugaran, kedai kopi, atau pertemuan tanpa undangan. Pelanggaran privasi semacam ini menimbulkan ketidaknyamanan dan menurunkan rasa percaya.

Orang manipulatif sering memanfaatkan cara ini untuk mendapatkan kontrol atas lingkungan orang lain. Dampaknya bisa serius, karena korban menjadi merasa tidak aman, mengubah rutinitas sehari-hari, dan membatasi kebebasannya demi menghindari Si Penyusup ini.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.