5 Tempat di Rumah yang Paling Banyak Kuman

Florence Febriani Susanto | Beautynesia
Kamis, 06 Aug 2026 07:00 WIB
Kamar Mandi
Kamar Mandi/Foto: Magnific

Tempat di rumah yang paling banyak kuman sering kali bukan area yang terlihat kotor. Justru, beberapa benda yang disentuh setiap hari bisa menjadi tempat berkembangnya bakteri, virus, hingga jamur jika jarang dibersihkan.

Beauties, menjaga kebersihan rumah bukan hanya soal membuatnya terlihat rapi, tetapi juga melindungi kesehatan seluruh penghuni. Nah, supaya kamu tidak salah fokus saat bersih-bersih, berikut beberapa area yang wajib mendapat perhatian lebih dilansir dari Healthline!

Gagang Pintu, Sakelar, dan Pegangan Peralatan Dapur

Sakelar/Foto: Magnific

Kalau diminta menebak area paling kotor di rumah, banyak orang mungkin langsung menunjuk gagang pintu kamar mandi. Padahal, menurut National Sanitation Foundation (NSF), sakelar lampu kamar mandi, pegangan kulkas, knop kompor, hingga gagang microwave justru termasuk area dengan jumlah bakteri yang tinggi.

Karena sering disentuh oleh banyak tangan, kuman dapat berpindah dengan sangat mudah. Oleh sebab itu, bersihkan bagian-bagian tersebut setidaknya seminggu sekali menggunakan tisu disinfektan, dan gunakan tisu baru untuk setiap permukaan agar kuman tidak berpindah ke area lain.

Tas Makeup dan Alat Rias

Peralatan Make-up/Foto: Magnific

Siapa sangka, kuas makeup, spons, hingga bagian dalam tas kosmetik bisa menjadi tempat berkumpulnya berbagai kuman. Apalagi jika perlengkapan tersebut sering dibawa keluar rumah dan langsung digunakan kembali tanpa dibersihkan.

Kuman yang menempel pada alat makeup berisiko menyebabkan infeksi kulit maupun mata. Bahkan, virus juga dapat berpindah dari tangan ke aplikator, lalu masuk ke hidung, mulut, atau mata saat digunakan.

Supaya lebih aman, cuci kuas makeup setiap minggu menggunakan sabun dan air, atau semprotkan cairan berbahan alkohol. Selain itu, aplikator sebaiknya dibersihkan setiap hari atau sebelum dan sesudah digunakan, sementara produk kosmetik dianjurkan diganti setiap enam bulan.

Kamar Mandi

Kamar Mandi/Foto: Magnific

Lingkungan yang lembab setelah mandi menciptakan kondisi ideal bagi bakteri berkembang biak. Bukan hanya kloset, bak mandi, saluran pembuangan, keran, lantai sekitar toilet, handuk, hingga sikat gigi juga memerlukan perhatian khusus.

Beauties, kamu bisa membersihkan permukaan dan gagang yang sering disentuh setiap hari menggunakan disinfektan. Sementara itu, lakukan pembersihan menyeluruh setidaknya seminggu sekali agar kamar mandi tetap higienis.

Jangan lupa mengganti handuk mandi setiap minggu dan sikat gigi setiap tiga hingga empat bulan. Jika ada anggota keluarga yang baru sembuh dari infeksi, seluruh permukaan kamar mandi juga sebaiknya segera didisinfeksi.

Mesin Cuci dan Area Laundry

Area Laundry/Foto: Magnific

Banyak orang mengira pakaian otomatis bersih setelah dicuci. Padahal, pakaian yang dibiarkan terlalu lama di dalam mesin cuci setelah proses selesai justru dapat menjadi tempat berkembangnya kuman.

Karena itu, segera pindahkan pakaian ke mesin pengering atau jemuran setelah selesai dicuci. Jika pakaian sudah lebih dari 30 menit tertinggal di dalam mesin, sebaiknya ulangi proses pencucian.

Selain itu, bersihkan tabung mesin cuci secara berkala menggunakan tisu disinfektan, terutama jika memakai fasilitas laundry bersama. Menggunakan air hangat atau panas saat mencuci pakaian yang dipakai di luar rumah juga dinilai lebih efektif membantu membunuh bakteri dan virus dibandingkan air dingin.

Ruang Tamu dan Home Office

Home Office/Foto: Magnific

Remote TV, keyboard komputer, ponsel, tablet, hingga kontrol video game sering dipakai bergantian oleh anggota keluarga. Menurut NSF, beberapa benda tersebut ditemukan mengandung jamur, ragi, hingga bakteri Staphylococcus.

Tak hanya itu, beberapa virus juga diketahui mampu bertahan di permukaan plastik seperti remote dan keyboard hingga tiga hari. Karpet pun dapat menyimpan debu dan kotoran dalam jumlah besar jika tidak dibersihkan secara rutin.

Agar tetap higienis, bersihkan perangkat elektronik menggunakan tisu disinfektan atau sabun dan air sesuai jenis permukaannya. Jangan lupa mencuci tangan setelah beraktivitas di luar rumah sebelum menyentuh benda-benda tersebut agar penyebaran kuman bisa diminimalkan.

Beauties, mulai sekarang jangan hanya fokus membersihkan lantai atau kamar mandi saja. Dengan rutin membersihkan tempat di rumah yang paling banyak kuman, kamu bisa menciptakan lingkungan yang lebih sehat sekaligus membantu melindungi keluarga dari berbagai penyakit.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE