5 Tips Declutter Barang Kenangan Tanpa Rasa Bersalah

Adira P | Beautynesia
Selasa, 28 Apr 2026 18:00 WIB
Abadikan Kenangan secara Digital Sebelum Melepaskan
Tips Declutter Barang Kenangan Tanpa Rasa Bersalah/Foto: freepik.com/freepik

Punya lemari yang penuh sesak tapi rasanya berat untuk dibuka karena setiap benda di dalamnya punya cerita itu memang melelahkan. Rasanya seperti menyimpan seluruh masa lalu dalam satu kotak.

Ada baju lama, hadiah dari mantan yang sebenarnya sudah terlupakan, sampai pernak-pernik kecil yang entah kenapa terasa berat untuk dibuang. Kalau kamu sedang merasakan ini, tenang saja, perasaan terjebak itu sangat manusiawi kok.

Dilansir dari Reader's Digest, Matt Paxton, seorang pakar declutter sekaligus penulis buku Keep the Memories, Lose the Stuff, menjelaskan kalau yang sebenarnya kita cintai itu bukan bendanya, melainkan orang atau momen yang melekat di sana.

"Bukan kursinya yang kita cintai, melainkan kakek yang selalu duduk di kursi itu," katanya.

Kabar baiknya, kamu bisa tetap menyimpan kenangan indahnya tanpa harus membiarkan barang-barangnya memenuhi kamar kamu. Yuk, simak tipsnya!

Pahami Dulu Alasan Kamu Melakukan Declutter

Temukan Sumber Rasa Bersalah. kira-kira kenapa kamu berat decluttering barang-barang tersebut?/Foto: freepik.com/freepik

Tips Declutter Barang Kenangan Tanpa Rasa Bersalah/Foto: freepik.com/freepik

Sebelum mulai menyentuh satu pun kotak atau laci, tanyakan terlebih dahulu pada dirimu: mengapa kamu ingin declutter? Menurut Paxton, mengetahui tujuan utamamu adalah langkah pertama yang paling penting, karena jawaban itu akan membantumu memutuskan seberapa jauh kamu perlu melepaskan benda-benda yang ada.

Apakah kamu ingin menciptakan ruang yang lebih lapang untuk kehidupan sehari-hari? Atau mungkin ada perubahan besar dalam hidupmu yang membutuhkan awal yang segar? Semakin jelas tujuanmu, semakin mudah kamu membuat keputusan saat berhadapan langsung dengan benda-benda yang penuh kenangan.

Kamu tidak harus membuang semuanya sekaligus. Tujuan dari proses ini adalah menyisakan hal-hal yang benar-benar penting bagimu, bukan mengosongkan rumah sampai tidak tersisa apa pun.

Pisahkan Kenangan dari Bendanya

Satu hal yang paling membebaskan adalah menyadari kalau kenangan sesungguhnya tidak tinggal di dalam tumpukan barang. Joshua Fields Millburn dari The Minimalists pernah berbagi cerita menyentuh saat harus mengosongkan apartemen ibunya. Ia sadar kalau sang ibu tidak pernah perlu membuka kotak-kotak lama untuk mengingatnya.

"Beliau tidak butuh kertas dari 25 tahun lalu untuk mengingatku, sama seperti aku tidak butuh gudang penuh barang-barangnya untuk mengingatnya," tulisnya di laman The Minimalists.

Dilansir dari Reader’s Digest, seorang terapis bernama Sarah Seung-McFarland, Ph.D., menambahkan kalau membuang benda terasa sulit karena kita takut koneksi emosional dengan momen itu bakal ikut hilang. Padahal, cerita itu sudah jadi bagian dari dirimu, Beauties. Jadi, kalau kamu merasa bendanya sudah jadi beban tapi ceritanya masih manis, mungkin itu tandanya kamu sudah siap untuk melepaskan fisik barangnya saja.

Abadikan Kenangan secara Digital Sebelum Melepaskan

Tentukan metode terbaik untuk decluttering barang-barang. Kamu tahu metode terbaik yang dilakukan/Foto: freepik.com/freepik

Tips Declutter Barang Kenangan Tanpa Rasa Bersalah/Foto: freepik.com/freepik

Jika sulit melepaskan sebuah benda karena takut kehilangan kenangannya, coba abadikan dulu secara digital. Potret benda-benda yang ingin kamu kenang sebelum menyumbangkannya, dan scan foto-foto lama ke dalam format digital agar tidak rusak dimakan waktu dan tetap bisa dinikmati kapan saja.

Dengan cara ini, kamu tidak benar-benar kehilangan apapun. Kamu justru mengubah kenangan dari sesuatu yang memenuhi ruang fisikmu menjadi sesuatu yang lebih mudah dijaga dan dibagikan kepada orang-orang tersayang.

Buat Daftar Benda Kenangan Paling Berharga

Saat semua benda terasa penting, sulit untuk tahu mana yang benar-benar layak dipertahankan. Paxton menyarankan untuk membuat sebuah daftar pendek berisi lima benda sentimental yang paling bermakna dalam hidupmu. Benda-benda dalam daftar inilah yang memang pantas untuk dijaga, dan yang lainnya bisa lebih mudah kamu lepaskan.

Ia juga mendorong kita untuk berbagi cerita di balik benda-benda kenangan tersebut kepada orang-orang terdekat, entah dengan bercerita langsung atau menuliskannya.

"Kamu akan menemukan bahwa begitu kamu sudah berbagi cerita dan kenangannya, benda itu tidak lagi terasa sepenting sebelumnya karena kamu sudah merayakan orang itu," katanya.

Proses bercerita ini sering kali menjadi cara yang jauh lebih bermakna untuk menghormati seseorang dibandingkan menyimpan barang-barangnya di dalam kotak yang tidak pernah dibuka.

Mulai dari Langkah Kecil

Tips Decluttering Untuk Pemula, Bisa Mengurangi Stres/ Foto: freepik.com/freepik

Tips Declutter Barang Kenangan Tanpa Rasa Bersalah/Foto: freepik.com/freepik

Ada dua pendekatan dalam proses declutter: lompatan besar atau langkah kecil. Jika kamu tidak siap untuk memutuskan semuanya sekaligus, mulailah dengan langkah yang paling kecil, yaitu satu benda yang sudah lama ingin kamu lepaskan tapi belum pernah berani. Dari satu benda itu, bangun momentummu secara perlahan.

Tidak perlu terlalu keras pada dirimu sendiri selama proses ini berlangsung, ya. Melepaskan benda kenangan membutuhkan keberanian emosional, dan wajar jika kamu merasa sedih atau ragu di tengah jalan.

Beauties, yang terpenting bukan seberapa cepat kamu menyelesaikannya, melainkan bahwa setiap keputusan yang kamu buat terasa benar untukmu. Pelan-pelan pun tidak masalah.

Itulah lima tips yang bisa membantumu mulai declutter barang-barang sentimental tanpa harus merasa bersalah. Melepaskan sebuah benda bukan berarti kamu melupakan orang atau momen di baliknya. Justru sebaliknya, dengan menyisakan hanya yang benar-benar bermakna, kamu memberi ruang bagi kenangan terbaik untuk bersinar lebih terang.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE